Di tumpukan kain kotor rumahku

bau pesing menghambur seruangan

dan kotoran berserakan di sudut sudutnya

memuakkan


Ia yang bercericit memekik riuh

selalu ada di setiap sudut gelap

dan lubang lubang yang ia buat sendiri

memakan selalu yang kotor


Saat kehadirannya mulai dianggap mengganggu

ia makin tak peduli dan semakin asyik 

berlari ke sana dan ke mari

bahkan terlalu berisik saat kawin


Meski terjerat dan terperangkap berkali kali

tak habis bahkan makin menjadi jadi

ia makan bahkan yang tak lagi kotor 

kini ia malah memilih yang belum dijamah orang


Meski kini ia makin bersih 

makin lucu dan imut 

bahkan tak lagi menjijikkan

namun ia masih sedih menjadi tikus


Saat mulai ia besar

besar besar dan makin membesar

mereka mulai memilih milih ingin jadi apa

saat ia bisa menyalak mereke serentak mengaku sebagai Anjing.