Arsiparis
2 tahun lalu · 91 view · 1 menit baca · Puisi cahaya.jpg
Gambar: pixabay.com

Ketika Aku Berjanji di Hadapanmu

Ketika aku berjanji di hadapanmu
Aku mengaku
Kamu adalah tuanku
Dan aku selamanya hambamu

Bukankah kau sang maha punya
Bahkan diriku pun punyamu
Karena kau bagikan sedikit cintamu
Yang kau hembus untukku

Ketika semua mengaku abdimu
Mengapa kau terbitkan cara
Memanggilmu dengan nama berbeda
Dan kita saling berprasangka
Bukankah sebuah niscaya
Menjadikan kita satu
Namun kau biarkan kita mengada
Dan berusaha saling mengenali

Terlalu congkakkah pikiran antara kita
Kalau dengan saling mengenal
Kita bisa berjalan bersama
Mengapa harus merasa paling dicinta

Bunuhlah egoisme
Leburlah prasangka
Kita memang berbeda
Itu adalah catatan takdir kita

Artikel Terkait