Daerah Kabupaten Sumedang belum lama ini ditetapkan sebagai daerah pariwisata oleh Bupati Sumedang. Alasanya daerah ini mempunyai potensi daerah yang luar biasa untuk dapat menarik wisatawan atau masyarakat luar agar dapat berkunjung ke kota tahu ini.

Sumedang memang mempunyai banyak potensi pariwisata dengan keindahan alamnya dan juga kulinernya. Untuk sisi letak geografis Sumedang memang cukup strategis karena diapit oleh Kota besar seperti Kota Bandung dan juga Kota Cirebon, hal tersebut dapat menjadi keuntungan bagi Sumedang khususnya pemerintahnya agar dapat berpikir secara kritis untuk dapat membangun lebih baik lagi dalam aspek pariwisata.

Keberadaan Waduk Jatigede yang dibangun belum lama ini digunakan untuk PLTA tetapi dimanfaatkan oleh pemerintah Sumedang sebagai destinasi pariwisata unggulan di kota tahu ini. Menurut Bupati Sumedang, Bapak Doni Ahmad, Waduk Jatigede digunakan sebagai maskot pariwisata Sumedang yang diharapkan mampu untuk dapat menarik perhatian wisatawan agar dapat berkunjung ke daerah tersebut.

Apabila dilihat dari sisi keuntungan memang Kabupaten Sumedang memiliki potensi di bidang pariwisata sehingga dapat menimbulkan pendapatan daerah. Atas dasar ini pemerintah Sumedang menerapkan bahwa daerah ini merupakan Kabupaten Pariwisata.

Akan tetapi hal tersebut dirasa terlalu cepat untuk dikatakan sebagai daerah pariwisata kenapa? Karena dengan menjunjung tinggi nilai pariwisata daerah tentu harus mempunyai berbagai bidang yang mendukung dunia pariwisata, baik itu dalam bidang akomodasi, destinasi, sarana prasarana dan pendidikan sebagai penunjang keberhasilan pariwisata. Keberadaan Hotel, destinasi wisata dan fasilitas wisata lainya dirasa belum cukup siap untuk dapat diterapkan sebagai daerah pariwisata di Kabupaten Sumedang.

Untuk saat ini daerah Sumedang memang sangat kurang terhadap pengelolaan sebuah destinasi wisata maupun industri kreatif yang menjunjung tinggi nilai ciri khas Sumedang. Hal tersebut menjadi PR tersendiri bagi pemerintah untuk dapat mengelola daerah Sumedang agar lebih baik dalam hal pariwisata.

Menerapkan solusi-solusi terhadap pengelolaan dapat dilakukan dengan menarik para investor untuk dapat berinvestasi di daerah Sumedang. Hal itu dapat dilakukan untuk mengembangan destinasi pariwisata di daerah. Saat terjadi perkembangan destinasi pariwisata tentu akan menguntungkan bagi pemerintah maupun pihak investor yang nantinya juga bakal menyerap tenaga kerja masyarakat sumedang untuk ikut andil dalam kegiatan pariwisata entah sebagai karyawan atau yang lainnya.

Apabila melihat Kabupaten lain yang berada di Jawa Barat seperti Kota Garut daerah tersebut memiliki penghasilan dari sektor pariwisata. Menurut praktisi dosen Bapak Ayi Suherman, Garut memiliki penghasilan dari pariwisata yakni 60%, angka yang cukup baik dari pendapatan daerah Garut dalam bidang pariwisata, memang cukup layak karena Garut memiliki potensi wisata yang melimpah.

Hal tersebut dapat dijadikan sebagai titik ukur bagi Kabupaten Sumedang khususnya pemerintahnya untuk dapat mengembangkan potensi wisata agar memiliki keuntungan yang melimpah.

Pemerintah Kabupaten Sumedang patut untuk lebih belajar mengenai mengelola sebuah pariwisata dari wilayah – wilayah luar Jawa Barat, Pulau Bali dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran untuk dapat diterapkan bagaimana Bali bisa mendapatkan sumber penghasilannya dari pariwisata.

Apabila dilihat bahwa Bali mempunyai pariwisata dari berbagai bidang dan masyarakatnya turut andil dalam mengembangkan potensi wilayahnya sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung.

Kualitas Sumber daya manusia juga patut untuk diperhatikan, kenapa? Karena apabila pola pikir masyarakat sumedang mengarah ke bisnis pariwisata maka akan ada peningkatan kualitas ekonomi atau dalam kata lain kesejahteraan masyarakat. Tentu pemerintah harus turun tangan terhadap kualitas SDM agar unggul dalam bidang pariwisata.

Pemerintah patut juga agar mendorong sektor pendidikan khususnya sekolah pariwisata (SMK PARIWISATA) untuk memberikan suntikan pembelajaran kepada guru atau tenaga pendidik sekolah agar dapat menciptakan kualitas sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidang pariwisata.

Untuk saat ini memang ada sekolah SMK PARIWISATA yang ada di Sumedang, salah satunya ialah SMK YPPS yang berada di daerah anggrek. Keberadaan sekolah tersebut dirasa kurang perhatian dari pemerintah daerah, karena apabila ingin Sumedang menjadi Kabupaten Pariwisata patut untuk memperhatikan sekolah pariwisata.

Lulusan dari sekolah tersebut diharapkan handal dalam bidang pariwisata dan dapat untuk membangun klaster pariwisata di Sumedang. Sehingga apabila adanya perhatian maka akan timbul kolaborasi antara pemerintah dan peserta didik atau pendidik setempat yang handal akan pariwisata maka akan menimbulkan potensi-potensi pariwisata seperti membangun desa wisata, destinasi wisata, atau event-event kreatif lainya agar dapat mengundang wisatawan datang ke Kabupaten Sumedang.

Tidak hanya dalam dunia pendidikan saja, keberadaan masyarakat patut di manfaatkan dan di dorong oleh pemerintah agar dapat berjibaku dalam industri pariwisata. Keberadaan kuliner Sumedang seperti Tahu dan Ubi Cilembu dapat terus di kembangkan atau bahkan memberikan inovasi kuliner tambahan agar daerah Sumedang kaya akan wisata kuliner. Keberadaan potensi alam yang hijau di Sumedang dapat dijadikan sebagai ekowisata sehingga dapat menarik perhatian wisatawan