Investasi merupakan penanaman modal dalam aktivitas ekonomi dengan tujuan mendapatkan keuntugan di masa depan yang dilakukan antar negara oleh negara asal menuju negara penerima.

Dalam tingkat Internasional dapat terjadi investasi asing untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dari suatu negara. Negara memiliki kepentingan untuk menjamin kesejahteraan bagi warga negaranya sehingga diperlukan modal pembangunan yang dapat diperoleh dari investasi asing.

Negara memiliki kondisi daya tarik yang berbeda-beda dalam menarik minat asing untuk menanamkan modalnya yang diperuntukkan dalam bentuk investasi. Indonesia sebagai negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik tentunya memiliki daya tarik tersendiri bagi negara lain untuk menanamkan modalnya.

Investasi dari negara asing sangatlah berpengaruh bagi Indonesia yang notabenya merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia. Banyak pengaruh positif yang Indonesia dapat dari pendapatan penanaman modal asing yang masuk ke negara, salah satunya adalah menanggulangi kemiskinan yang semakin meningkat. 

Ada banyak pendapat tokoh mengenai investasi atau penanaman modal ini salah satunya adalah Soliha dan Taswan (2007) mereka menjelaskan bahwa investasi merupakan aktivitas ekonomi yang dapat dilakukan oleh individu maupun badan usaha termasuk lembaga perbankan yang memiliki kelebihan dana. investasi tidak hanya dilakukan dalam bentuk pasar uang melainkan dapat dilakukan di pasar modal dan kredit untuk membantu masyarakat.

Cara untuk melakukan investasi dapat dilakukan dalam bentuk saham, emas, properti dan apapun yang dapat menghasilkan keuntungan di masa depan. Keuntungan yang besar menjadi daya tarik bagi pelaku bisnis untuk melakukan investasi di berbagai bidang usaha. Dalam perkembangannya investasi menjadi kegiatan ekonom yang secara intens dilakukan dalam kerja sama hubungan luar negeri antar negara. Investasi memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di suatu negara

Pertanyaannya, apa yang menjadi daya tarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia? Terdapat 3 faktor pendorong bagi perusahaan atau investor asing untuk berinvestasi di Indonesia. 3 Faktor tersebut adalah: 

1. Ketersediaan Faktor Produksi

Dalam proses produksi dikenal adanya faktor produksi. ada 4 faktor produksi, yaitu alam, tenaga kerja, modal, dan pengusaha. Dari keempat faktor produksi tersebut, Indonesia memiliki dua faktor yang melimpah yaitu alam dan tenaga kerja. Alam Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan yang ada di atas permukaan maupun di dalam bumi.

Kekayaan alam menjadi bahan baku produksi, faktor inilah yang menjadi daya tarik investor asing. Kemudian tenaga kerja sebagai faktor produksi yang melimpah di Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 didunia. Dengan demikian, negara kita menyediakan tenaga kerja yang banyak jumlahnya. Jumlah penduduk yang melimpah juga memudahkan produsen untuk menjual barang. Banyaknya penduduk memudahkan investor untuk menciptakan pasar didalam negeri.

2. Wilayah yang Luas dan Strategis

Wilayah indonesia terbentang dari Sabang sampai Merauke, terdapat ribuan pulau di Indonesia. Luasnya wilayah memberikan keuntungan bagi investor asing untung mengembangkan berbagai jenis usaha, wilyah yang luas juga menyediakan areal yang luas untuk mendirikan pabrik sebagai tempat produksi. Setiap Investor dapat menciptakan usaha sesuai dengan ketersediaaan tenaga kerja, sumber daya alam, dan keadaan wilayah.

Dengan adanya jaminan tenaga kerja, sumber daya alam, dan wilayah berarti Indonesia memiliki letak yang strategis sebagai tempat pengembangan usaha. Letak yang strategis memudahkan aktivitas ekonomi yang dilakukan. Perjalanan bahan baku ke tempat produksi dan hasil produksi ke konsumen menjadi lebih mudah karna letak yang strategis. Sarana transnprotasi pun dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan, demikian pula dengan jaringan distribusi, Investor dapat memilihnya sesuai dengan karakteristik produk. 

3. Jaminan Keamanan dan Kemudahan Izin Usaha

Faktor lain penanaman modal di Indonesia adalah adanya jaminan keamanan dan kemudahan izin usaha. sebaik dan sesetrategis suatu wilayah jika tidak didukung dengan keamanan yang baik dapat menghambat usaha menarik investor asing. Kemudahan perizinan yang diperlukan sebagai daya tarik bagi investor. Izin yang berbelit-belit dan mahal tidak disukai investor asing.

Namun, perizinan yang terlalu mudah juga dapat membahayakan kepentingan nasional. Untuk itulah perlu disediakan aturan perundang-undangan yang dapat menciptakan penanaman modal asing yang dapat mendatangkan keuntungan bagi bangsa dan negara Indonesia. 

Dari segi hukumnya Peraturan Pemerintah yang menarik minat investor adalah adanya insentif fiskal dalam PP 52 Tahun 2011 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal Bidang Usaha Tertentu Dan/Atau Daerah tertentu.

Lima faktor tersebut menjelaskan bahwa kondisi dalam negeri Indonesia pada tahun 2012 merupakan kondisi yang baik, kondusif dan mendukung untuk masuknya investasi asing.

Kondisi dalam negeri Indonesia tersebut dipengaruhi oleh peran pemerintah dan masyarakat Indonesia itu sendiri di mana pemerintah Indonesia berusaha untuk menyediakan peraturan-peraturan yang mendukung masuknya investasi asing serta menjaga stabilitas perekonomian, sedangkan peran masyarakat adalah dengan memperbaiki kuatlitas atau taraf hidupnya sehingga investor asing melihat daya beli masyarakat Indonesia tinggi dan berpotensi untuk membuka usaha di Indonesia.