Kita tentu tahu bahwa alam itu sangat erat kaitannya dengan makhluk hidup baik itu manusia, hewan, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya. Karena lingkungan itu adalah sumber kehidupan bagi makhluk hidup yang ada di sekitarnya.

Dari zaman dahulu sebelum adanya teknologi dan pertumbuhan penduduk yang pesat seperti sekarang kerusakan alam itu terjadi karena fenomena alam itu sendiri, seperti gunung meletus, tsunami dan lain sebagainya. Jarang terjadi kerusakan yang disebabkan oleh manusia ataupun makhluk hidup lainnya.

Seiring berjalannya waktu semakin bertambahnya jumlah angka kelahiran manusia di dunia. Maka pastilah akan semakin berkembang pula cara berpikir manusia untuk mengolah alam dan lingkungan sekitar dengan tujuan untuk hidup.

Sekarang tidak jarang kita mendengar fenomena-fenomena dan bencana-bencana alam yang bisa merenggut banyak nyawa yang bukan hanya terjadi karena alam itu sendiri, bahkan terjadinya bencana alam itu di sebabkan oleh tangan-tangan manusia yang hanya mementingkan tujuannya sendiri.

Dapat kita lihat bahwa sekarang sering terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Semua itu bisa disebabkan oleh tangan manusia yang tidak bertanggung jawab untuk menjaga alam sekitar. 

Seperti sekarang ini sudah banyak hutan-hutan yang gundul dan sungai-sungai yang kotor akibat limbah dari manusia itu sendiri. Sehingga terganggunya ekosistem yang mengakibatkan bencana dan kerusakan alam dimana-mana.

Rusaknya ekosistem bisa mengakibatkan dampak yang buruk bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Semakin banyaknya pembangunan-pembangunan yang dilakukan manusia seperti pabrik dan sebagainya yang bisa merusak lingkungan dan alam sekitar.

Semakin bertambahnya polusi dan pencemaran limbah pabrik disungai akan berdampak sangat buruk. Dan makan-makan yang dikonsumsi oleh manusia yang menyebabkan banyaknya sampah yang dibuang sembarangan.

Kerusakan Alam Yang Bisa Merugikan Manusia

Semakin rusaknya alam dan ekosistem maka itu akan sangat merugikan manusia dan makhluk hidup lainnya. Mengapa hal demikian terjadi? Ya, tentu saja karena manusia dan makhluk hidup sangat berkaitan dan bergantung pada alam.

Dampak kerusakan alam akibat banjir dikarenakan ulah tangan manusia yang kurang peduli terhadap  lingkungan. Banjir tidak hanya menyebabkan terendamnya satu tempat saja, tapi banjir juga bisa menyebabkan banyak nyawa melayang karena arus yang deras.

Banjir biasanya disebabkan oleh sampah menggunung di sungai yang menjadikan aliran sungai tidak lancar. Banyaknya pemukiman di sekitar sungai yang menjadikan aliran sungai terhambat.

Begitupun dengan bencana tanah longsor, adanya bencana tanah longsor ini dikarenakan dampak kerusakan ulah tangan manusia. Adanya penebangan pohon liar tanpa adanya reboisasi menjadikan adanya erosi.

Ada juga bencana alam yang disebut Global warming. Global warming atau pemanasan global sering dikaitkan dengan adanya efek rumah kaca. Hal ini memang benar adanya suhu bumi yang semakin lama semakin naik. Adanya konsentrasi gas-gas tertentu yang menjadikan suhu semakin panas.

Upaya Pencegahan Kerusakan Alam Oleh Manusia

Mencegah kerusakan alam adalah tanggung jawab kita semua. Alam yang indah ini perlu kita cintai, karena alam merupakan ciptaan Tuhan yang tiada bandingannya dan tidak ada gantinya.

Menjaga alam dengan baik dan tidak semena-mena adalah perilaku yang mulia sekali. Alam perlu dijaga dan jangan sampai merusaknya, merusak alam merupakan tindakan yang tercela karena akan mengakibatkan dampak yang buruk dikemudian hari.

Mencintai alam dengan sepenuh hati merupakan satu tugas yang sangat penting. Tuhan menciptakan alam semesta ini yang begitu untuk makhluk di bumi ini. Dengan mencintai alam maka kita akan peduli dengan lingkungan alam sekitar kita.

Sekarang banyak sekali cara mencegah kerusakan alam dan lingkungan akibat ulah manusia. Sampai upaya pemerintah menanggulangi kerusakan alam telah di atur dalam perundang-undangan perlindungan alam.

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi dan mencegah adanya bencana adanya bencana alam sekitar kita. Hanya dengan hal kecil sekalipun kita akan berhasil memerangi bencana alam yang di sebabkan oleh manusia. Dengan cara mencegah kerusakan ekosistem laut dan darat merupakan bentuk rasa cinta kita kepada alam.

Tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Dengan membuang sampah di tempat sampah akan menciptakan lingkungan yang bersih dan rapi dipandang. Tidak hanya itu, tapi juga dengan membuang sampah di tempatnya akan menolong kita dari bahaya banjir.

Menanam kembali hutan yang gundul atau reboisasi di tanah yang harus ditanami pohon kembali. Tidak membuang limbah pabrik di sungai atau laut. Sebaiknya sebuah pabrik mengetahui bagaimana cara pembuangan sampai pemanfaatan limbah pabrik mereka.

Melakukan terasering. Terasering merupakan upaya untuk penanggulangan erosi tanah supaya tanah tidak terkikis dari akibat aliran air serta selalu menghargai dan mencintai alam.

Dengan cara mengatasi eksploitasi alam yang berlebihan ini, manusia akan menyadari bahwa alam merupakan rumah yang paling penting. Yaitu rumah yang paling bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup didunia.