Plastik adalah benda yang tipis dan ringan. Plastik juga sudah digunakan hampir di seluruh perindustrian, karena bahanya mudah didapatkan. Plastik dicetuskan oleh Alexander Porkes di London, Inggris pada tahun 1862. Dibuat dari bahan organik. 

Pada masa ini harga plastik sangatlah menjulang mahal. Dan dunia plastikpun berkembang sampa saat ini dari yang harganya mahal menjadi terjangkau bahkan murah.

Yang tak kalah pentingnya, Kertas juga terbuat dari bahan yang mudah didapatkan, dan saat ini kertas dan plastik menjadi masalah kusus di kekehidupan. Karena pembuatan kertas membludak mengakibatkan banyak pohon yang ditebangi baik secara legal ataupun illegal, dan hal ini mengakibatkan hutan gundul, atau masalah polusi udara dan masalah lainnya.

Kertas juga tidak kalah tipisnya dengan plastik, terbuat dari bahan pulp. Dengan adanya kertas ini juga memudah kan kekehidupan di generasi saat ini. namun pada jaman dahulu menggunakan lempung yang dibakar.

Ada banyak versi mengenai sejarah tentang kertas, menurut sejarah Indonesia, kertas dibuat pertama kali di Ponorogo abad ke 7 yang terbuat dari kulit kayu. Pada masa ini ponorogo menggunakan media kertas untuk melukis wayang beber.

Di era revolusi seperti sekarang ini, banyak masalah yang terjadi baik dari yang terkecil ataupun yang terbesar, terkusus masalah yang ringan seperti plastik dan juga kertas juga menjadi masalah.

Plastik dan kertas sudah menjadi bahan pokok kekehidupan. Yang pertama plastik. Plastik memang menjadi produk yang serba guna, selain relatif ringan, tipis, plastik juga mudah di bawa. Tanpa disadari produk yang serba guna ini dibuat dari bahan yang sulit untuk di uraikan dan mengakibatkan pencemaran lingkungan.

Dampak dari plastik ini menyebabkan banyak hal, seperti bisa mengganggu kesehatan manusia, membunuh hewan, merusak tumbuhan, bahkan mencemari lingkungan yang sistematis. 

Platik memang memiliki peran utama di negara ini. bahkan indonesia mendapat penghargaan sebagai pemroduk sampah plastik terbanyak setelah tiongkok-Cina. Jika ditotal diseluruh kota di dunia sampah plastik yang dihasilkan bisa lebih dari 1,4 miliar ton setiap tahun. Bahkan diramalkan akan menaik setiap tahunya.

Karena produk plastik yang tahan lama dan sulit diuraikan, maka pemakaian produk in semakin meningkat. Banyak orang barat yang mulai mengurangi penggunaan dari produk plastik ini.

Belum lagi sampah plastik yang berada di laut. Di perkirakan 15 ton sampah plastik mencemari lautan setiap tahunya. Seperti di kota Jakarta mencapai 6000 ton per hari nya. Sementara hal yang lebih mengejutkan lagi di Bali yang dikenal dengan pulau Dewata bisa menghasilkan produk sampah plastik sebanyak 10.725 ton per hari nya.

Banyak sampah plastik yang dibuang begitu saja.bahkan sudah dilangsir bahwa kedalam air laut samudera pasifik sudah mencapai hampir 102 neter dari permukaan laut. Memang betul pencemaran laut itu 70 persen dikarenakan masalah “sampah plastik”.

Untuk penanggulangan sampah plasti ini, sebagai masyarakat yang baik, mencintai tanah air- Indonesia, dan mencintai lingkungan. Janganlah dan tidaklah hanya mau dan menikmati apa yang alam berikan saja, tetapi juga mau merawat alam, melalui penguran plastik, menaikkan harga plastik, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran dalam penggunaan plastik.

Jika penanggulangan plastik berjalan dengan baik, pasti kita juga bisa menanggulangi masalah lain seperti kertas. Banyak dan bahkan bisa diciptakan jutaan buk melalui bahan kertas ini, tanpa disadari kertas pun juga sama penting nya dengan plastik. Seperti buku tulis, majalah, novel, koran dan sebagainya. Kertas juga digunakan sebagai media menulis atau menggambar.

Hal ini mengakibatkan perindustrian kertas membuat maslaah lingkungan. Untuk melakukan penebangan pohon secara brutal. Unutk membuat kertas dibperlukan pula bahan kimia, air, dan energi dalam jumlah yang besar. Diperlukan 1 batang pohon yang usianya mencapai 5 tahun untuk memproduksi 1 rim kertas. 

Jika kertas membutuhkan bahan yan banyak berarti limbah yang dibuang juga banyak. Dan ini lah pokok permasalahanya limabh ini juga mencemari lingkungan tidak jauh beda dengan plastik.

Kertas merupakah sampah non organik karena sampah kertas juga sama susahnya untuk diuraikan. Bahkan penguraian kertas dibutuhkan waktu selama puluhan tahun. Di Indonesia pabrik kertas juga sudah menjulang banyak. Seperti Pabrik kertas di Pematang siantar di Sumatera Utara, pabrik kertas di Padalarang, Jawa Barat. Pabrik kertas di Notog, Purwoerto, Jawa tengah. Dan pabrik kertas di Blabak, Magelang, Jawa tengah.

Menurut Mongabay, sekitar 10 juta hektar kawasan hutan di Indonesia telah di manfaatkan sebagai Indrustri Hutan Tanaman Industri (HTI). Atau izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan Tanaman (IUPHHK-HT) sampai tahun 2013. Belum lagi penembanagan hutan yang dilakukan secara Illegal. Berapa hetar lahan yang di teang dan di gunakan untuk membuat kertas?

Padahal pada era sekarang, kertas sudah menjadi pokok kekehidupan. Dan pembuatan kertas masih bergantung pada pohon yang jika dibutuhkan juga banyak.

Pembangunan HTI juga menimbulakan permasalahan dnegan masyarakat yang berada di sekitar hutan. Bahwa ada 156 desa di 8 kabupaten di Jambi konflik dengan perusahaan ini. berarti dengan tidak terkendalinya penebangan hutan ini akan menyebabkan penyusutan hutan tropis secara besar- besaran.

Dalam hal ini sebagai masyarakat yang cerdas dan bijak. Di perlukan adanya penghematan dalam penggunaan kertas. Hal yang bisa dilakukan adalah tidak mudah untuk memakai kertas jika tidak penting, lalu memaksimalkan penggunaan kertas jadi tidak hanya digunakan satu sisi saja, lalu dengan kertas yang tidak dipakai bisa di kumpulkan lalu di berikan kepada sekolah- sekolah yang membutuhkan kertas, jika kertas sudah menjadi bentuk buku, majalah maka sumbangkanlah ke pada orang yang ingin belajar membaca, sepeti sekolah- sekolah. 

Jika kertas itu berbentuk kalender bisa digunakan untuk membungkus, pemakaian kertas lainya yang tidak terpakai bisa digunakan dengan cara di daur ulang atau membuat karya melaui kertas.

Jika kita terus dan terus dalam membabat hutan maka keseimbangan alam akan kacau dan menyebabkan global warming, masalah hutangundul, polusi udara dan sebagianya. Dan sampai saat ini di Indonesia sudah kehilangan sekitar 73 persen hutan dan semakin hari semakin naik persenan nya.

Alangkah baiknya, jika ada penghematan dan penguran penebangan hutan secara illegal terhilang kan dan bahkan musah dari peradaban. Semakin banyak kita menyelamatakn pohon maka persenan bencana banjir, dan tanah longsur juga berkurang, jika kita semakin menghemat minyak yang dibuat untuk membuat kertas maka sumber daya bumi juga akan tertampung lebih banyak dari sekarang, selain itu kita juga harus bisa menghemat air, agar kita bisa menyelamatkan orang- orang yang membutuhkan air bersih, dan juga terutama dalam pemakaian listrik untuk membuat kertas di butuhkan listrim yang besar, jika kita menghemat listrik maka tidak akan adanya orang yang kekurangan listrik.

Ciptakan lingkuangan yang bersih dan kreatif, jadialah pencipta lingkungan yang di beri dan memberi. Apa yang kamu lakuakn terhadap alam mu seperti itulah cara mu merawat dirimu sendiri. Because, This Is Only Home We Have.