Perkenalkan nama saya Rizal Lutfi Hendi Yulianto, saya akan bercerita sedikit mengenai  saya yang ingin masuk di Fakultas Teknik. Sejak Sekolah Dasar saya sudah mulai merasa kelemahan saya yaitu di bagian hafalan. Lalu saya berpikir kalau saya merasa lemah pada materi hafalan, bagaimana saya kalau sudah besar nanti, lalu saya mencari info tentang perkuliahan yang dalam mata kuliah kebanyakan dalam menghitung. Lalu saya mencari info dari google dan menemukan banyak sekali jurusan kuliah yang kebanyakan menghitung, setelah itu saya berpikir ingin masuk di Fakultas Teknik UNS.

Dalam benak hati saya ingin masuk jurusan Teknik kimia, karena saya ingin memajukan industri minyak dan gas. Menurut saya, industri minyak dan gas sangat penting. Indonesia mempunyai banyak sumber daya alam minyak dan gas, tetapi mengapa Indonesia masih impor minyak dan gas dari luar negeri? Karena, Indonesia belum punya alat untuk mengolah minyak dan gas.

Sebenarnya luar negeri ada sumber daya alam minyak dan gas, tetapi untuk sumber daya alam minyak dan gas sedikit tidak sebanyak seperti Indonesia, tetapi Indonesia sebaliknya mengekspor minyak dan gas di luar negeri. Akibatnya, minyak dan gas di Indonesia menjadi mahal. Jadi, Indonesia mengirimkan sumber daya alam minyak dan gas di luar negeri  hanya untuk mengolahnya saja. Seharusnya Indonesia mempunyai alat untuk mengolah minyak dan gas. Untuk membuat alatnya dibutuhkan orang-orang dari lulusan Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik elektro di sinilah jurusan-jurusan tersebut sangat penting bagian industri.

Dalam dunia industri minyak dan gas sangat penting untuk kebutuhan manusia, misal minyak sebagai bahan bakar kendaraan sepeda motor, dan gas digunakan untuk kebutuhan masak sehari hari. Di Indonesia ada pabrik yang mengolah oil dan gas yaitu bernama PT Badak NGL terletak di Bontang, Kalimantan Timur.

Pabrik tersebut terdapat mesin kilang yaitu berfungsi sebagai mengolah minyak mentah menjadi produk proleum yang bisa digunakan maupun produk-produk lain yang menjadi bahan baku bagi industri petrokimia. Ada tahap-tahapan dalam proses pembuatan minyak yaitu proses distilasi, proses konversi, proses pengolahan, formulasi. Setelah melalui proses tersebut akan menghasil minyak bensin, minyak tanah, LPG, Minyak distilatat, minyak residu, aspal, bahan baku petrokimia.

Di dalam industri oil dan gas tidak hanya terdapat mesin kilang saja tetapi terdapat Instrumentasi kilang. Dalam dunia oil dan gas instrumentasi kilang berfungsi sebagai  alat ukur (measurement), alat kontrol (control), alat pengaman (safety),  dan alat analisis (analyze).

Peran minyak dan gas untuk kehidupan sehari-hari sangat penting misal, untuk melajukan kendaraan bermotor. Dalam hal ini, minyak bumi digunakan sebagai bahan pembuatan oli yang berfungsi sebagai pelumas kendaraan supaya dapat melaju atau bekerja secara optimal. Manfaat minyak bumi bagi kehidupan selanjutnya tidak lain berkaitan dengan bidang konstruksi. Seperti diketahui bahwa minyak bumi menjadi salah satu bahan utama yang digunakan untuk membuat cat, pipa, atap, hingga aspal.

Dalam hal ini, para pekerja konstruksi yang berkenaan langsung dengan bahan-bahan tersebut, biasanya selalu dilengkapi dengan berbagai peralatan untuk menjaga keselamatan kerja, seperti helm, kacamata, dan alat pelindung lainnya. Bukan hanya untuk kehidupan sehari-hari melainkan juga untuk kebutuhan yang lebih besar misal, sebagai pembangkit energi juga banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan sarana dan prasarana transportasi.

Untuk jalur udara, avtur digunakan sebagai bahan bakar pesawat dengan mesin turbin, dan avigas untuk bahan bakar pesawat bermesin propeler. Di darat, aspal merupakan hasil yang sangat krusial untuk pembuatan jalur yang mulus dan kokoh. Di atas jalan tersebut, berlalu-lalang kendaraan bermotor yang bergerak dengan energi dari bensin yang diolah dari naptha sebagai bahan intermediate-nya.

Perlu diketahui bahwa Indonesia sedang mengalami kerugian besar karena meledaknya kilang minyak di Indramayu. Meledaknya kilang minyak Balongan di Indramayu disebabkan oleh adanya kebocoran pipa. Kebocoran pipa disebabkan oleh adanya gas pengasaman seperti CO2, H2S, dan itu tergantung dari sumurnya sendiri, terdapat kandungan apa di dalam minyak/gasnya. Untuk solusinya menurut saya pemilihan material yang tahan korosi seperti stainless steel, atau juga bisa dicegah dengan perlindungan katode, semisal dalam pipa tersebut korosifnya sudah parah mau tidak mau harus diganti ataupun di welding.

Dengan demikian, Industri minyak dan gas sangat penting bagi rakyat Indonesia agar bisa memenuhi kebutuhan yang ia cukupi dan semoga industri di Indonesia dapat mengembangkan mesin kilang, dan instrumentasi kilang menjadi lebih baik agar industri di Indonesia membuat produk minyak dan gas tanpa meminta produk minyak dan gas dari luar negeri.

Dikarenakan Indonesia masih mempunyai sumber daya alam yang masih banyak tanpa harus membeli kepada negara-negara asing, apabila Indonesia sering membeli dari luar negeri akan berdampak kepada rakyat Indonesia saat akan membeli suatu produk dalam harga yang tidak murah.

Produk tersebut mahal karena biaya ongkos kirim saat melakukan pengiriman. Sedangkan dalam industri minyak dan gas negara asing membeli  dengan harga murah lalu di produksi menjadi berbagai macam tetapi Indonesia membeli produk tersebut dengan harga mahal hanya dikarenakan Indonesia belum bisa membuat produk tersebut.

Dan itulah mengapa saya ingin menjadi ahli teknik pengolahan migas agar Indonesia dapat membuat produk sendiri tanpa harus membeli produk dari luar negeri. Saya merasa kasihan terhadap rakyat Indonesia dikarenakan harga produk yang semakin mahal di kalangan orang kaya ataupun kalangan orang yang tidak mampu.