Ke sekian yang kupunya,
memagut sejenak mengenangmu
Apa kabarmu dengan hidupmu
Sehelai daun jatuh menebar aroma kenangan
Ketika hanya pelangi yang memayungi
Ketika harum rumput yang menebari
Aku mengenangmu lagi..
Dan lagi Dan lagi
Tak ada bosan tak ada perih
Cukuplah kenangan yang kupunya dan ku memujanya