Kemalasan diartikan sebagai keengganan untuk menggunakan tenaga ketika melakukan suatu aktivitas. Pada umumnya, kemalasan berbentuk pada sikap suka menunda – nunda pekerjaan hingga berkembang menjadi ketidakmauan mengerjakannya.

Perasaan ’malas’ umum dialami oleh setiap orang. Rasa 'malas' yang berlebihan sangatlah merugikan terutama dalam kehidupan dan  pencapaian tujuan.

Mengenal dampak dari kemalasan

sesungguhnya pemalas sangat rajin menggagalkan dirinya sendiri, dan bergembira melakukan hal – hal yang tidak berguna’ – Mario Teguh

Mario Teguh, seorang motivator, beranggapan bahwa kegagalan adalah dampak dari sikap bermalas – malasan dan melakukan sesuatu yang tidak berguna.

Menuruti ego dapat memicu sifat 'malas'. Orang yang terbiasa melakukan sesuatu berdasarkan ego cenderung sulit memaksa diri dalam menjawab tantangan dan keluar dari zona zaman.

jika kamu malas dan hanya membuang – buang waktu, kamu tak akan tahu bagaimana cara merengkuh peluang bahkan ketika peluang itu tepat di hadapan kamu’ – Li Ka – Shing

Kutipan itu mengisyaratkan bahwa menghilangkan rasa 'malas' dapat meningkatkan peluang berhasil dalam pencapaian. Waktu yang biasanya digunakan bermalas – malasan dapat dipakai untuk mengembangkan kemampuan agar memberikan peluang keberhasilan di masa depan.

Kemalasan sering kali membuat seseorang tidak mau memiliki kesibukan atau fokus pada hal yang lain. Hal ini akan membuat seseorang lebih banyak bergosip atau gemar berbicara negatif seperti menjelek – jelekan atau membandingkan keadaan orang lain.

Ketika kemalasan berpuncak, segala pekerjaan akan terkesan ‘terpaksa’ untuk dikerjakan. Seseorang yang pemalas menyelesaikan tugas tanpa tujuan jelas dan sebatas mengerjakan tugas yang menjadi tanggungannya tanpa memikirkan kualitas.

Ketika orang bermalas – malasan, produksi hormon endorfin akan berkurang. Hormon yang membantu mengatur stress dan suasana hati seseorang.

Dari segi kesehatan, kemalasan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit otot sampai osteoporosis. Bentuk kemalasan seperti kebiasaan malas gerak akan membuat orang kehilangan massa otot dan kehilangan kepadatan tulang. Jika dibiarkan, penyakit sederhana seperti pegal linu sampai osteoporosis dapat terpicu.

Tips mengatasi rasa malas

Nahjika mau sukses dan terhindar dari berbagai dampak buruk, tidak ada salahnya bagi kita untuk melawan kemalasan. Melawan perasaan malas dengan benar memang sulit dilakukan. Namun bukan tidak mungkin tidak ada cara untuk melakukannya.

Untuk mengatasi perasaan malas, kita wajib menghilangkan kebiasaan menunda – nunda pekerjaan. Ketika kita menunda – nunda pekerjaan, biasanya kita berpikir untuk menyegarkan pikiran dengan mencari hiburan, tapi malah keblabasan sampai tidak menyelesaikan pekerjaan kita.

kita harus Membuat goals dan target yang harus dicapai karena ini penting dilakukan. Ketika sudah ada target beserta goals yang harus dikerjakan, mau tidak mau akan memaksa dan mendorong diri kita untuk lebih bekerja extra dan secara tidak langsung, perlahan – lahan akan mengurangi sifat malas.

Menyusun dan memilah - milah jadwal pekerjaan harian dari yang paling penting dan kurang penting wajib dilakukan. Oleh karena adanya jadwal, kita bisa lebih efektif dalam membuat prioritas kegiatan dari yang penting dan kurang penting. Sehingga kelelahan dan perasaan malas dapat ditekan. 

Menyelipkan aktivitas fisik seperti olahraga pada sela – sela kegiatan, dinilai bisa membuat pikiran lebih fokus. Ketika orang sulit fokus, rasa malas bisa timbul kapan saja. Dengan sedikit aktivitas fisik bisa membuat kita menjadi lebih semangat dan rasa malas perlahan menghilang. 

Selain aktivitas fisik, menyisipkan kegiatan kita dengan hobi, membuat kita merasa lebih bahagia, termotivasi, dan menikmati hidup. Rasa 'malas' ditambah jenuh bisa disebabkan karena melakukan aktivitas yang sama terus – menerus. Cara ini ampuh dalam mengatasi rasa malas.

Melakukan meditasi dalam waktu tertentu secara rutin pada sela – sela waktu senggang, dapat membuat kita lebih mudah berkonsentrasi. Selain meningkatkan konsentrasi berbagai macam perasaan seperti: Ketenangan, pengelolaan perasaan yang baik dan rasa malas yang hilang dapat kita rasakan.

Selain dengan bermeditasi, tidur dan istirahat dengan cukup dapat mengurangi rasa letih, rasa malas dan sulit fokus. Tubuh kita perlu asupan tenaga lagi di sela-sela kegiatan dari makanan juga istirahat agar kelelahan dan rasa malas untuk beraktivitas tidak dirasakan lagi.

Terhubung dengan orang yang lebih ahli atau dipercaya menjadi cara menghilangkan rasa malas karena meningkatkan semangat beraktivitas. Contoh nya, Ketika mendapatkan masalah pada pekerjaan, meminta bantuan berupa saran dapat meningkatkan peluang kita untuk berhasil dan membantu kita terhubung dengan orang lain yang dapat mendorong dan memotivasi. 

Jadi, bagaimana?

Berbicara tentang kemalasan, paling tergantung pada diri kita sendiri dalam menyikapinya. Kesadaran dari dalam diri sendirilah yang paling berpengaruh dalam mengatasi kemalasan. Selain itu, berpikir jauh ke depan dan tidak berpasrah diri menjadi sudut pandang yang tepat untuk memahami dan mengatasi efek dari kemalasan di masa depan dan masa sekarang.