Jakarta, Cristiano Ronaldo menjadi viral dari pandangan media sosial maupun warganet. Sebab saat melakukan konfrensi pers Euro tahun 2021, menyingkirkan dua botol Coca-cola yang berada diatas meja ke sebelah kiri badannya, selasa (15/6/201).

Dengan menyingkirkan dua botol Coca-Cola, lalu Cristiano Ronaldo mengangkat botol air mineral. Hal ini terjadi saat "menjelang pertandingan dimulai antara Portugal VS Hungaria". Seperti kita ketahui bahwa Coca-cola menjadi sponsor terbesar (Euro 2021).

Dari laman liputan6.com "bahwa Cristiano Ronaldo mengatakan minumlah Air bukan Coca-cola. Dari video yang viral ini tindakannya mengundang respon negatif terutama dari yang memberikan sponsor Euro 2021 tersebut.

Tayangan video yang viral ini diputar sekitar 1.25 (1 Menit 25 Detik) "liputan6.com". Dua botol Coca-cola tersebut seakan-akan disingkirkan beberapa kali seperti diulang-ulang, meskipun air mineral itu belum sempat diminum oleh Criatiano Ronaldo.

Menelusuri berita viral ini, bahwa pihak Coca-cola mengalami "kerugian sebesar (Rp.14.300/US$) atau 57,2 triliun rupiah dari 1,6 % saham, atas dasar klaim dari Marca" Rabu (16/6/2021) bisnis.com. "Pihaknya menyampaikan bahwa terkait kejadian ini saham produk Coca-cola menurun drastis. Bukan menjadi permasalahan serius, karena kita menganalisa dari perilaku konsumen".  
***
Tidak bisa dihindari juga bahwa konsumen mempunyai hobi yang berbeda-beda, tentunya memilih minuman sesuai dengan kesukaan individu konsumen itu sendiri baik minuman Coca-cola, air mineral, maupun brand lainnya. Situasi seperti ini perlu dilakukan motigation plan terhadap resiko bisnis baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Lantas, apa penyebabnya bintang dunia ini, menyingkirkan minuman bersoda itu. Karena akan menganggu ketahanan fisik dan kesehatan tubuh sang penyerang legendaris yang berasal dari Portugal tersebut. Logikanya menjadi nalar mengapa tidak mau menikmati minuman Coca-cola tersebut.

Kehebatan Sang Bintang di Media Sosial :

Sosok Cristiano Ronaldo, siapa yang tidak kenal? Dalam mengocak bola sudah tidak diragukan lagi. Yang menjadi kehebatan mega bintang ini adalah hanya menyingkirkan atau mengeserkan saja dua botol Coca-cola tersebut. Menjadi viral sangat luar biasa dan menghebohkan seluruh dunia baik nasional maupun internasional.

Ini hanya terlihat dari video dengan kata "Menyingkirkan". Bagaimana bila Cristiano Ronaldo menyampai kata-kata yang kalimat agak panjang, pasti lebih viral dari kejadian Coca-cola saat ini yang mengalami kerugian lebih besar dari 1,6 % atau sebesar 57,2 triliun rupiah.

Ini lah ajaibnya, dari pengamatan media sosial mendorong perilaku dan pikiran warganet untuk berkomentar sesuai dengan apa yang mereka lihat. Secara tidak langsung akan mengikuti apa yang dilakukan oleh sosok Cristiano Ronaldo, walaupun komunikasi secara visual itupun melalui video dan berkat "minum aqua".

Pandangan Kekuatan Sang Bintang :

Fenomena diatas mengajak kita untuk membangun personal branding baik itu bintang sepak bola, pemain film layar lebar, pemain sinetron, musisi,  komedian, youtuber, selegram, pejabat, orang biasa mendadak viral, atau sosok lainnya.

Kenapa harus dibangun personal branding. Karena pada dasarnya lebih mudah dikenal, diikuti, disukai oleh konsumen terutama dari sisi bisnis baik milik sendiri, kerja sama, sebagai investasi, menjadi endors suatu iklan dan promosi produk tertentu.

Selanjutnya, bila kita bandingkan sosok Cristiano Ronaldo "siapapun yang ingin bekerja sama untuk dijadikan bintang iklan, promosi produk, pengenalan produk terbaru, dan lain sebagainya". Ini lebih cepat memikat para konsumen seperti terkena hipnotis dan energi magnetnya lebih positif untuk memiliki atau membeli produk yang diiklankannya.

Analisa sederhananya tidak harus Cristiano Ronaldo untuk menurunkan harga jual produck lainnya, bisa saja sosok terkenal lain baik artis bollywood atau dari profesi apapun yang terkenal sampai pelosok dunia. Tentunnya pasti menjadi sorotan apapun yang dilakukan, tindakan, atau hal yang dipantau media sosial.

Sengaja atau tidak sengaja terkadang perbuatan dan tindakan menjadi penilaian yang berbeda dari warganet atau netizen baik Indonesia maupun mancanegara. Menjadi bertolak belakang juga "tujuan baik bisa dinilai negatif apalagi pandangan dalam kegiatan negatif pasti jadi viral dan dan dinilai kurang baik juga".

Komentar Lain Persepsi Netizen :

Pernah juga menjadi viral bahwa sosok Cristiano Ronaldo "didalam tontonan videonya tidak mau bersalaman tangan dengan pejabat Negara yaitu Presiden Israel".
***
Padahal itu berita hoaxs, berbeda dengan berita aslinya, setelah ditelusuri dari kompas.com (12/05/2021) "bahwa menurut artikel yang diterbitkan pada 22 Desember 2014, setelah berjabat tangan dengan Sepp Blatter dari FIFA, Christiano Ronaldo langsung berjalan melewati Platini, yang tengah memberikan ucapan selamat kepada Manajer Madrid Carlo Ancelotti.

Kejadian ini disinyalir karena Ronaldo kecewa dengan ucapan Michel Platini yang lebih mendukung Manuel Neuer sebagai peraih trofi FIFA Ballon d’Or 2014.

Ini sebagai perbandingan antara kebenaran apa yang ditonton warganet maupun kejadian sebenarnya "sempat berpendapat dari sahabat dan para netizen yang berkomentar dimedia sosial, bahwa Cristiano Ronaldo anti israel dan lain sebaganlinya. Jangan sampai menjadi konsumsi publik, jika tidak benar jangan berkomentar atau berasumsi negatif.

Akhirnya, apapun yang terjadi di media sosial baik yang menjadi idola kita, siapapun mereka jangan berlebihan berpendapat, jangan berkomentar panjang bila belum tahu kebenarannya, mempengaruhi ke arah yang negatif, dan lain sebagainya.