1 bulan lalu · 41 view · 6 min baca menit baca · Lingkungan 81843_33934.jpg

Kehidupan dalam Pemanfaatan dan Daur Ulang Tepat

Sebagai mahkluk hidup manusia berada pada derajat tertinggi dalam kehidupan di dunia. Peran kita sebagai pengelola kehidupan yang berakal budi dengan sifat rasional, juga bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial berkaitan erat, mempengaruhi kehidupan lain dengan alam, fauna dan flaora. 

Berdampak pada apa yang akan terjadi, baik maupun buruk dalam keberlangsungan kehidupan. Hubungan manusia dengan alam merupakan potensial terbesar dalam perkembangan dalam pemenuhan kebutuhan yang semakin banyak. 

Salah satu potensial alam terbesar bagi manuisa berasal dari alam flora, seperti halnya hutan hijau dengan manfaat sebagai biosfer Bumi dalam menampung karbon dioksida, pepohonan, fauna dan tumbuhan potensial lainnya. Pepohonan sebagai penghasil kayu yang dikelola manusia untuk kebutuhan perabot maupun bahan utama pembuatan kertas.

Kertas adalah lembaran putih maupun berwarna yang identik dengan garis line lurus di setiap baris isi maupun lembaran kertas putih polos. Kertas yang berbahan dasar utama dari kayu menjadi pulp (hasil pemisahan serat dari bahan baku berserat, kayu maupun non kayu) dengan selulosa dan humiselulosa kualitas baik berasal dari pohon pinus,  jati, papyrus, mulberry, bambu dan kulit binatang sumber fauna. 

Manfaat kertas sejak dulu di fungsikan sebagai media tulis maupun gambar sampai sekarang, tidak bisa dipisahkan dengan aktivitas kita sehari-hari. Bentuk kertas banyak di tampilkan dalam fungsi yang berbeda-beda, seperti pembedaan kertas untuk pembuatan Kitab Suci dan buku-buku perdata lainnya. 


Untuk kalangan pelajar, kertas sangat banyak difungsikan dalam proses pembelajaran, baik media buku cetak paket maupun tulis dan gambar. Jenis kertas beragam yang fungsinya dan ukuran berbeda memiliki daya tarik masing-masing untuk kegunaan pemakaian : kertas HVS, kertas karton, kertas minyak, Double folio, origami, kertas foto , Tissue dan lain sebagainya.

Tingkat produksi mencapai 17 juta ton per tahun pada 2017 diperkirakan meningkat menjadi 490 juta ton pada 2020. Bahan kertas sebagai penunjang aktivitas untuk kalangan umum yang terbuat dari kertas misalnya saja, kegunaan uang kertas yang simple dan mudah di bawa kemana saja dengan porsi penyimpanan yang kecil, dan sebagai pembungkus makanan siap saji dan lainnya. 

Milliennial saat ini tampak sebagian besar penggunaan kertas yang minim, baik di kalangan masyarakat dan pelajar karena besarnya peralihan ke dunia tekhnologi. Kita sebagai mahkluk sosial dengan rasa ingin tahu besar dan Up to date, mencoba hal baru untuk mengikuti perkembangan zaman setiap waktunya. Untuk itu banyak kegiatan manual yang kita abaikan, sama halnya dengan pemanfaatan kertas yang terganti dengan media elektronik. 

Berdasarkan data industri domestik pertumbuhan kebutuhan kertas di negara-negara berkembang termasuk Indonesi yang sekitar 4,1% per tahun atau lebih tinggi dari pertumbuhan rata-rata yang sebesar 2,1% dan jauh lebih pesat dibanding di negara maju yang hanya 0,5% menjadikan peluang untuk meningkatkan ekspor terutama ke negara-negara sekawasan pun meningkat. 

Indonesia berpeluang menjadi tiga besar pemain disektor industri pulp dan kertas dunia seiring meningkatnya daya saing industri di dalam negeri. Dilihat dari sisi positif dan negatif dampak peralihan kertas ini sangat terlihat untuk pemenuhan fungsi dan pendukung  aktivitas manusia dan lingkungan sekitar.

Sisi positif untuk peralihan kertas ini terlihat dari penggunaan yang juga dibutuhkan dalam pengeluaran media cetak soft file data maupun gambar melalui printer. Misalnya saja tulisan tangan yang berganti dengan ukuran dan tipe huruf ketik yang rapi juga teratur tercetak dalam kertas HVS, biasannya banyak membantu kegiatan kantoran dan pelajar untuk pembuatan dokumen, makalah maupun penyusunan skripsi. 

Kehebatan tekhnologi yang juga membantu penggunaan kertas untuk hasil yang bagus dan berharga salah satunya dalam pembuatan sertifikat penghargaan maupun akte kelahiran dan dokumen berharga lainnya yang membutuhkan tulisan word. Sedangkan dari sisi negatifnya peralihan kertas dapat kita rasakan dari penggunaan Tablet note sebagai media simple mengambar dan mengetik. 


Peran Koran maupun tabloid Sebagai Media kertas yang seharusnya berfungsi dalam penyampaain media informasi cetak kini juga banyak diabaikan dan hanya sebagai pajangan saja, tergantikan dengan surel dan kecangihan aplikasi smartphone. Hal lain untuk pemakain kertas habis pakai, baik tulisan maupun cetak dapat di imbangi dengan perhatian dan keterampilan kita, sehingga hal negatif ini banyak memberikan kenyataan dengan beban yang terlihat, setumpuk kertas yang tidak terpakai agar tidak menjadi sumber polusi.

Rasa peduli tinggi terhadap lingkungan sekitar adalah faktor pendorong kita untuk sadar akan potensi kertas yang terabaikan bisa merugikan alam hijau, pengurangan pepohonan yang ditebang untuk bahan utama kertas, tanpa adanya reboisasi. Ketakutan akan global warming sebagai tanda nyata kerusakan lingkungan hidup juga dapat kita cegah dengan membantu penggunaan kertas semaksimal mungkin. 

Untuk itu peran kertas dapat beralih fungsi dengan penggunaan kertas yang berorientasi pada sifat rasional kita. Dalam pemenuhan aktivitas kita sebagai manusia yang kreatif, dapat mengolah kembali kertas yang sudah tidak terpakai maupun kertas baru menjadi hal menarik juga bermanfaat. 

Dengan kemajuan tekhnologi dan jangkauan internet saat ini kita dapat melihat penggunaan dan daur ulang kertas. Penggunaan kertas untuk kerajinan seperti origami, madding, kartu ucapan selamat, bunga kertas, dan lainnya.

Daur ulang dengan penghancuran kertas maupun perendaman kertas sehingga menjadi bubur, dilakukan untuk pembuatan daur kertas baru dan kerajinan tangan yang cantik. Misalnya saja kerajinan tangan dari daur ulang kertas padat maupun berbahan kertas bubur yaitu, seni lukis timbul, peta timbul, pop up card, paper craft dan masih banyak variasi bentuk kegunaan lainnya.

Kebutuhan kertas yang juga  seimbang dengan pemenuhan kita sehari-hari adalah plastik. Plastik adalah polimer berbahan shellac mengikat atom dari polimer karbon saja atau dengan oksigen, nitrogen, chlorine atau belerang di tulang belakang (rantai di jalur utama yang menghubungkan unit monomer/bahan dasar menjadi kesatuan). 

Biji-biji plastik terolah dicampur dengan bahan kimia lain dan melalui proses pemanasan yang akhirnya berbentuk seperti silinder memanjang cair, kemudian dibuat menjadi keras kemudian  dipotong-potong sesuai ukuran yang dikehendaki untuk di bentuk menjadi fungsi guna. 

Macam-macam biji plastik yaitu; Biji Plastik Asli adalah Biji plastik yang berasal dari styrin monomer yang telah melalui proses, biasanya masih diimpor dari luar negeri sehingga harganya masih relatif tinggi, dan Biji Plastik Daur Ulang (Recycle) Merupakan biji plastik yang berasal dari sampah plastik yang dihancurkan dengan mesin pencacah sehingga menjadi butiran-butiran kecil plastik yang siap diolah kembali. 

Dengan konsumsi kenaikan pertahun1% samapi 2019 mencapai 5,5 - 6 juta ton sampai kenaikan 5,3-6%  mempengaruhi aktivitas manusia. Plastik dalam kehidupan sehari-hari banyak memiliki peran yang membantu kita, baik dari segi positif dan dampak negatif. 

Dilihat dari pemanfaatan posifit plastik sangat terlihat besar, tanpa kita sadari dengan aksesoris yang ada pada diri kita, barang penunjang yang berbahan sama dan juga bahan utama yang memerlukan campuran plastik. Hal positif membantu sebagai wadah, kemasan, pelindung diri ( mantel hujan, clemek, pemegang pisau, d.l.l), cover pembentuk kebanyakan barang ( perabotan rumah tangga, barang elektronik, aksesoris), dan sejenis barang plastik lainnya yang kita ketahui.  


Penanganan plastik memerlukan tindakan kita sebagai pengelola untuk mengurangi dampak yang mengkhawatirkan, tanpa pandang status kehidupan. Mengarah pada keberlangsungan masa depan. Kesetaraan banyaknya kebutuhan konsumsi plastik sesuai dengan limbah yang sama di ending akhir. 

Penumpukan limbah plastik terkadang sulit kita daur ulang dapat menimbulkan kerusakan ekosistem kehidupan. Sebab itu kita dapat melakukan upaya dari yang terkecil, seperti pemilahan sampah plastik daur ulang menjadi biji plastik daur ulang (Recycle) maupun untuk estetika produk daur ulang plastik. 

Dengan tidak membiarkan sampah plastik yang tergolong sulit di uraikan sekitar 450-1000 tahun dan kertas 2-5 bulan tidak teralu sulit membusuk dan terurai secara alami di dalam tanah. Potensi besar untuk kita adalah tidak mengacuhkan lingkungan sekitar kita, timbal balik dari kebutuhan kita adalah tanggung jawab kita selanjutnya. Sebagai bentuk pelaksanaan mejaga keindahan dan kestabilan ekosistem masa depan bumi.

Artikel Terkait