Rejenu merupakan satu diantara obyek wisata di Kabupaten Kudus yang mempunyai keunikan.

Rejenu yang terletak di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus ini menjadi pilihan destinasi wisata bagi warga dari Kudus dan juga dari luar kota Kudus.

Untuk bisa ke lokasi, dari pusat kota Kudus wisatawan bisa mengambil arah ke Colo, Muria. Kemudian, dari Colo silakan mengambil arah ke Desa Japan. Tak perlu khawatir karena papan arah telah tersedia di banyak titik.


Tempatnya yang sunyi di kelilingi pohon di daerah pegunungan menjadi pilihan yang cocok bagi mereka yang mencari ketenangan dari hiruk pikuk kehidupan duniawi.

Dengan sugesti ketenangan jiwa dengan mendekatkan diri kepada yang maha kuasa, sering kali wisatawan mendapatkan motivasi hidup dari proses tersebut.

Ditambah dengan suasananya yang sunyi dan sulitnya mendapat sinyal, tempat inipun semakin memanjakan para wisatawan.

Rejenu merupakan komplek wisata. Dimana disana terdapat makam aulia syaikh Hasan Sadzali, Air tiga rasa, Air terjun rejenu, air lima rasa, makam syekh andong sampai adanya jalur pendakian argo piloso

Makam Syekh Hasan Sadzali

 Kabupaten Kudus dikenal dengan potensi wisata Religi. Mulai dari wisata Sunan Kudus, Sunan Muria hingga tempat bersejarah lainnya termasuk makam syekh Hasan Sadzali.

Lalu siapakah beliau? Tidak ada habisnya memang jika kita berdiskusi tentang sejarah di lereng muria. Banyak cerita dan misteri yang berkembang didalamnya.

Syekh Hasan Sadzali merupakan seorang ulama yang hidup sebelum era Walisongo. Dia berasal dari Baghdad, Irak. 

Syekh Hasan Sadzali sengaja menyiarkan Islam di kawasan Japan dengan sembunyi-sembunyi. Sebab, pada masa itu, masyarakat setempat masih menganut agama Hindu, Buddha, dan kepercayaan kejawen lama.

Terlepas dari berbagai  versi cerita yang berkembang, makam waliyullah syekh hasan sadzali terkenal akan mustajabnya doa ketika kita meminta kepada Allah SWT dengan perantara beliau.

Air Tiga Rasa

Dalam kompleks Rejenu ada satu tempat yang menjadi faforitnya para wisatawan. Tidak lain tidak bukan yaitu air tiga rasa.

Banyak wisatawan yang merasakan khasiat dari air mata tersebut. Menurut warga sekitar Air tiga rasa yang menjadi salah satu karomah Syekh Hasan Sadzali tersebut mempunyau tiga rasa yaitu asam,pahit, tawar.

Menurut sutaryo, juru kunci Rejenu mempunyai tiga khasiat utama. Yang paling kanan mempunyai khasiat kesehatan. Kemudian yang ada di tengah berhubungan dengan lancarnya usaha. Kemudian yang paling ujung memepunyai khasiat untuk kecerdasan otak.

Beliau juga menambahkan " Tetapi semua itu dikembalikan lagi ke wisatawan karena sebaiknya tempat berharap adalah Allah Swt."

Air Terjun Rejenu

Banyak orang yang belum mengetahui tempat ini. Banyak  yang lebih mengenal   air terjun montel dan kedung gender yang jika berkunjung di muria.

Padahal masih banyak tempat yang belum diketahui banyak orang, salah satunya adlah air terjun Rejenu 

Lokasi air terju  ini terletak di sebelah timur makam syekh hasan sadazali. Medan yang cukup menantang menjadikan daya tarik tersendiri bagi pecinta alam.

Wisatawan cukup mengikutu jalan setapak yang berada di belakang kamar mandi. Sampai di pinggir sungai, mereka tinggal menyusuri sungai tersebut kira kira 5 menit maka akan sampai.

Rasa lelah karena perjalanan akan terbayar tuntas ketika kita telah samapai. Tempatnya yang belum terjamah menjadikan daya tarik karena kealamian tempatnya.

Tempat yang  sangat cocok untuk sekedar menenangkan diri. Apalagi karena depresi tentang masalah kerja, teman hingga pacar.

Air Lima Rasa

Tidak hanya air tiga rasa yang sudah terkenal lebih dahulu,Tempat selanjutnya adalah Air Lima Rasa. Mata air yang terletak dibagian barat kompleks Rejenu ini menawarkan sumber air mineral di 5 tempat yang saling berdekatan.

Untuk sampai kesana kira hanya perlu menelusuri jalan pendakian yang berada di sebelah barat air tiga rasa.

Sekitar 5 menit menjelajahi jalan pendakian tersebut kita akan menemukan banyak sekali pemandangan dan situasi yang tak terlupakan.

Jika kita beruntung, kita akan disambut koloni lutung yang saling melompat dari pohon kepohon. Mungkin dal hati mereka begitu senang karwna ada tamu yang datang ke tempat mereka.

Selain sambutan dari penduduk asli hutan Rejenu, kita pun akan di suguhkan lukisan sang maha pencipta dari sini.

Sepanjang salan nantinya kita akan menemui beberapa spot pemandangan pemukiman perkotaan dari atas gunung Muria. 

Mungkin itulah yang menambah sugesti unyuk kita semakin rileks dan tak hentinya bersyukur kepada sang pencipta karena sudah diberikan nikmat hidup untuk bisa hidup sampai sekarang.

Ketenangan jiwa merupakan hal terpenting dalam kesehatan mental kita. Jangan sampai jiwa kita terus terganggu karena berbagai tekanan yang ada.

Nikmatilah kehidupanmu, gunakanlah waktumu sebaik mungkin. Karena kita hiduo di dunia ini hanya satu kali. Teruslah bersyukur dan mendekatlah padaNya. Niscaya ketenangan jiwa kita akan terus terjaga.