Pernahkah kalian membayangkan bagaimana perjuangan orangtua kalian  untuk membesarkan kalian hingga saat ini? Saya kira kalian tidak pernah tidak pernah membayangkannya. Di saat usia kalian masih mudah ini, kalian hanya memikirkan apa yang membuat kalian senang dan merasa terhibur.

Misalnya kalian minta ini dan itu kepada orang tua kalian, pasti orang tua kalian akan mengabulkan permintaan kalian tersebut. Mana ada orang tua yang tidak ingin membahagiakan anaknya, sudah pasti orang tua akan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk sang buah hatinya.

Orang tua adalah dua sosok manusia yang sangat berharga, tanpa mereka mungkin kalian tidak pernah terlahir ke dunia ini. Pada waktu kalian di dalam kandungan, ibulah yang memiliki peran penting. Ibu yang menjaga bayi yang ada di dalam kandungan agar tetap nyaman.

Sosok seorang ayah juga memiliki peran sangat penting, karena ayahlah yang selalu mendampingi istrinya ketika mengandung, yang rela kerja keras banting tulang untuk mencari nafkah demi memberikan asupan nutrisi yang baik dan halal kepada bayi yang ada di dalam kandungan ibu agar kelak anak yang ada di dalam kandungan itu menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Pada saat proses persalinan, ibu yang rela berjuang mati-matian dan mempertaruhkan nyawanya demi kelahiran bayinya. Ayah yang selalu ada mendampingi istrinya pada saat proses persalinan tersebut.

Pada saat bayinya sudah berumur 1 tahun, dia yang paling cerewet. Siang dan malam selalu menangis, tetapi ada ibu yang selalu sabar dalam menghadapinya. Bahkan dia rela tidak tidur demi menjaga kenyamanan seorang anak. Ayah juga selalu membantu istrinya ketika merawat bayi mereka.

ketika anaknya sudah sekolah TK, ibu yang selalu antar jemput anaknya dan menunggu anaknya sampai selesai sekolah TK bahkan ketika berada di bangku Sekolah Dasar pun masih seperti itu. Ketika kalian sudah berada di bangku SMP atau SMA, kedua orang tua semakin kerja keras untuk membiayai kalian sekolah.

Bahkan ketika kalian sudah berada di bangku kuliah, orang tua kalian lebih ekstra kerja keras untuk membiayai agar kalian bisa mendapat gelar Sarjana dan bisa menjadi orang yang sukses. Mungkin karena usaha dan doa merekalah yang selalu bersamamu hingga kalian berhasil seperti saat ini.

Oleh karena itu, sayangi mereka berdua sebagaimana mereka menyayangi kalian diwaktu kecil. Hormati dan berbuat baiklah kepada mereka berdua yang telah berjuang keras untuk merawat dan membesarkan kalian hingga kalian menjadi orang yang sukses. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala yang artinya:

 “Dan Tuhanmu telah memerintahkan kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra: 23).

Kita lihat dari ayat di atas, sudah jelas bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala sangat memuliakan orang tua. Kita sebagai seorang anak dilarang mengatakan perkataan “ah” atau semacamnya kepada mereka. Kalau dilihat perkataan itu sangat ringan untuk diucapkan, namun dengan perkataan tersebut kita bisa menyakiti hati mereka.

Ada kata-kata “Surga berada di bawah telapak kaki ibu”, maksudnya adalah kita itu harus mentaati dan berbakti kepada ibu, mendahulukan kepentingan beliau dari pada kepentingan diri kita sendiri. Dan ada juga kata-kata yang lain “Ridho Allah adalah ridho orang tua”, maksudnya adalah ketika kita mengambil keputusan dan disetujui oleh orang tua berarti Allah juga meridhoi keputusan kita.

Seandainya kalian ingin membalas jasa mereka, kalian tidak akan pernah mampu untuk membalasnya. Walaupun kalian memberangkatkan mereka ke tanah suci berkali-kali, kalian tetap tidak akan mampu membalas jasa mereka.  

Janganlah kalian durhaka kepada mereka, jangan lupakan jasa mereka terhadap kalian hingga kalian menjadi orang yang sukses. Ketika mereka sudah berusia lanjut, rawatlah mereka dengan sabar dan penuh perhatian. Tetapi ketika mereka sudah meninggal dunia, doakanlah mereka agar tenang di alam sana. Mungkin dengan cara itulah kalian berbakti kepada orang tua.