Jamu masuk ke dalam salah satu nominasi warisan budaya tak benda UNESCO pada tanggal 3 Maret 2022. Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di wilayah Provinsi Jawa Tengah. 

Dengan salah satu sumber daya alam berupa hasil bumi, salah satunya rempah-rempah. Kabupaten Sukoharjo memiliki julukan sebagai Kota Jamu. 

Budaya minum jamu yang terus digalakkan serta dukungan pemerintah setempat. Dengan dikeluarkannya peraturan SK Bupati Nomor: 500/1452/V/2021 yang berisi tentang Gerakan Minum Jamu.

Masyarakat Jawa Kuno mempercayai jamu sebagai obat yang sangat berguna dalam bidang kesehatan. Jamu merupakan peninggalan budaya yang harus terus dilestarikan. 

Dalam kelestariannya yang sampai saat ini masih terkenal di kalangan masyarakat. Tidak sedikit orang yang sekarang menjadikan jamu sebagai penjaga imun.

Masyarakat yang mempercayai hal tersebut sangatlah menjunjung tinggi citra jamu dalam kehidupan. Jamu yang diturunkan secara turun temurun dan berkala sesuai dengan pengetahuan masyarakat.

Masyarakat Indonesia meyakini eksistensi jamu untuk pengobatan. Sama halnya dengan kepercayaan masyarakat kepada pengobatan medis atau modern.

Dalam studi penelitian yang dilakukan oleh Balai Besar Litbang Tanaman obat dan Obat Tradisional menghasilkan pernyataan bahwa lebih dari 30.000 jenis ramuan terbukti menjaga kesehatan.

Dengan lebih dari 2.000 jenis tumbuhan racikan di dalamnya. Dalam studi yang sama dihasilkan pula 12 formula yang dijadikan obat tradisional untuk penyembuhan berbagai penyakit.

Meredakan asam urat, tekanan darah tinggi, radang, sendi, kolesterol. Beberapa penyakit tersebut merupakan beberapa penyakit yang dapat diredakan dengan menggunakan formula dari berbagai jamu tersebut. 

Eksistensi jamu tak hanya sampai di situ. Masyarakat meyakini jamu tidak hanya untuk meningkatkan imun, mengobati penyakit, serta meningkatkan stamina saja, tetapi merambah pada hal kecantikan. 

Ada ramuan jamu juga yang dipercaya berguna untuk menurunkan berat badan. Beberapa inovasi juga menjadikan komponen jamu masuk dalam hal kecantikan.

Jamu sebagai obat tradisional memiliki banyak khasiat yang terkandung di dalamnya. Mulai dari untuk meningkatkan sistem imun serta mengobati beberapa penyakit. 

Masih banyak manfaat jamu yang tentunya tidak bisa dipandang sebelah mata. Segudang manfaat juga dapat dibuktikan dari sisi pengetahuan.

Lalu dengan banyaknya khasiat yang terkandung, mengapa orang lebih memilih menggunakan obat modern? Jamu dianggap sebagai obat tradisional dengan skala penyembuhan yang cenderung berkala.

 Dibandingkan dengan obat modern yang dianggap instan. Perbedaan obat tradisional dan modern juga dapat dilihat dari berbagai kaca mata masyarakat. 

Paradigma masyarakat yang menganggap obat modern dan pemeriksaan akurat dan dapat dibuktikan. 

Banyak penyakit yang dulunya tidak bisa disembuhkan, dan sekarang telah ada obat untuk menyembuhkannya.

Pengobatan modern sendiri memiliki prosedur atau tata cara sesuai dengan perkembangan teknologi. 

Teknologi pengobatan yang kian canggih dan didukung dengan tersedianya alat-alat kesehatan guna menunjang prosedur tersebut. 

Dominasi ketersediaan obat modern yang mudah didapatkan di mana saja, penggunaan yang instan, serta telah teruji klinis. 

Beberapa hal tersebut menjadi alasan orang memilih menggunakan obat modern daripada tradisional. Pembuktian secara ilmiah juga menjadi faktor pendorongnya.

Rendahnya ketersediaan jamu di wilayah tempat tinggal juga menjadi salah satu penyebab pemilihan obat modern. 

Kalangan anak muda yang kurang mengenal jamu karena kurangnya pembiasaan minum jamu sejak kecil. 

Rasa jamu yang cenderung pahit dan bentuknya tidak menarik menjadikan anak kecil tidak suka mengkonsumsinya. 

Pendapat segelintir orang yang mengatakan bahwa jamu identik dengan obat membuat eksistensi jamu menurun di kalangan anak muda. 

Rendahnya tren minum jamu anak muda dan remaja yang dituturkan oleh pakar kesehatan herbal FMIPA UI. 

Perlu adanya berbagai inovasi yang terus mendongkrak eksistensi jamu di kalangan masyarakat. 

Inovasi yang diciptakan haruslah sebuah inovasi yang benar-benar mendobrak tren minum jamu. Pembiasaan budaya minum jamu setiap hari juga perlu digalakkan.

Penelitian akan terus dikembangkan mengingat jamu merupakan aset bangsa. Perkembangan industri herbal yang kini telah merambah dan menciptakan banyak produk jamu. 

Jamu dikemas dalam kemasan siap minum dan dengan penyajian yang cenderung mudah. Hal tersebut membuktikan bahwa jamu juga bisa bersaing dengan obat modern sekalipun.

Dibuktikan dengan banyak pabrik jamu modern yang terus dikembangkan. Pabrik-pabrik memproduksi jamu dalam racikan dan ramuan yang mudah diterima oleh banyak orang. 

Misalnya jamu untuk masuk angin, tentunya semua orang tau produk apakah itu. Jamu yang dikemas dalam bentuk yang praktis memudahkan seseorang untuk meminumnya.

Dari semua perbedaan dan pendapat masyarakat, pada intinya antara pengobatan modern dengan tradisional sama sama bertujuan untuk kesehatan. 

Untuk hal kepercayaan bisa diserahkan kepada setiap masing-masing individu. Seseorang bisa memilih apakah ingin meminum jamu atau obat modern sesuai resep dokter.

Dalam menjaga kelestarian jamu di kalangan masyarakat. Perlu peningkatan kesadaran anak muda akan pentingnya minum jamu.