Ada sebuah adegan yang cukup membuat hati ngilu ketika melihat film “My ID is Gangnam Beauty” tahun 2018. Adegan tersebut adalah ketika Kang Mi Rae dihina oleh Hyun Soo A dalam drama korea yang ditayangkan di stasiun televisi JTBC Korea Selatan.

Saya ingat dalam suatu adegan, Hyun Soo A mengeluarkan kalimat yang menghina fisik Kang Mi Rae. Hyun Soo A merupakan perempuan dengan fisik dan perilaku yang sempurna. 

Tetapi, tujuan dia ingin selalu menjadi perempuan paling sempurna adalah karena ia ingin semua orang menganggap dirinya ada dan istimewa dibandingkan yang lainnya. Ini semua dilakukannya agar dirinya tidak diejek atau di-bully karena ia hanya orang sederhana.

Hyun Soo A menjadi terobsesi untuk terus menjadi yang paling top di kalangan para perempuan. Puncak obsesinya tersebut ditunjukkan ketika dia mendatangi Kang Mi Rae. “Kamu sebenarnya cantik hanya berkat operasi plastiknya dan hanya aku saja yang cantiknya natural tidak seperti dirimu yang cantik karena buatan”. Kalimat itu yang diucapkan Hyun Soo A kepada Kang Mi Rae.

Walaupun Kang Mi Rae sudah melakukan hal yang terbaik untuk dirinya, tapi itu tidak membantu. Ia masih sering merasa tidak percaya diri apalagi dengan pandangan atau komentar orang lain. Ia takut di-bully lagi seperti saat sebelum ia memasuki perguruan tinggi negeri.

********

Saya teringat adegan tersebut dengan kejadian yang pada saat itu terjadi atau malah sampai sekarang masih sering terjadi. Kejadian tersebut adalah maraknya bullying dan rasa tidak percaya diri pada diri perempuan.

Fyi, banyak para perempuan mengalami hal tersebut pada zaman sekarang. Hal ini bisa dipicu adanya lingkaran pertemanan yang tidak baik atau bahasanya saat ini toxic

Saya juga sering mengalami dan sering mendapati teman-teman sekitar mencurahkan isi hatinya. Mereka berkata bahwa tidak percaya pada dirinya sendiri untuk melakukan sesuatu karena ada seseorang yang lebih sempurna daripada mereka sendiri.

Yang terlintas di pikiran mereka mungkin seperti ini, “Ah, aku hanya butiran debu tidak seperti si B yang glowing tanpa jerawat”. Mereka merasa dirinya tidak sama seperti yang lainnya. Seolah-olah ada pembeda yang tak kasat mata, seperti adanya golongan bawah dan golongan atas. 

Golongan bawah diperuntukkan bagi mereka yang wajahnya kurang cantik atau tampan. Sedangkan golongan atas diperuntukkan bagi mereka yang mempunyai kulit mulus, putih, tidak ada bekas jerawat, dan glowing seperti muka para artis atau selebgram.

Saya pernah menemukan postingan foto yang berisi wajah dan body goals. Postingan tersebut berisi caption yang cukup membuat kesal seperti, “Aduh pipi kok tambah membesar ya?” padahal pipinya tirus. 

Postingan tersebut bisa menyebabkan seseorang bisa memiliki rasa tidak percaya diri terhadap dirinya sendiri. Seseorang yang merasa kurang rasa percaya diri tidak menampik bahwa bisa saja kedepannya ia mengalami bullying.

Selain itu, peristiwa bullying masih sering terjadi di masyarakat, terutama remaja. Seseorang yang punya bekas luka akan dicaci maki oleh teman sebayanya bisa secara terang-terangan ataupun hanya berupa sindiran. “Itu muka apa jajan kok lapisannya ratusan?”. Wah, netizen di negara ini dalam menyinyiri orang lain sangat hebat.

Korban bullying pasti mempunyai trauma atau kondisi mentalnya yang terganggu. Mereka menjadi sering menyendiri dan tidak ingin berbicara dengan siapa pun.

Rasa percaya diri dapat dilakukan dari hal yang paling dasar, yaitu mencintai diri sendiri. Tuhan telah memberikan yang terbaik dan wajib untuk mensyukurinya. Niat dan yakin dalam hati bahwa, “Aku ini pemilik dari tubuhku sendiri dan aku mempunyai hak atas diriku!” Dengan begitu, rasa percaya diri akan tumbuh dan menyadari bahwa diri ini pantas untuk dihargai.

********

Tren seperti itu tidak baik. Tren-tren tersebut dibuang saja karena tidak baik. Mencintai diri sendiri dapat dimulai dari hal yang paling dasar dengan niat dan yakin dalam hati dengan sungguh-sungguh. Tuhan telah memberikan semua yang ada diri dalam diri ini. Sehingga, kita sudah sepantasnya menerima, mencintai, dan mensyukuri atas apa yang telah diberikan.

Komentar netizen dibiarkan saja. Mereka yang akan capek sendiri. Tetapi, netizen di negara ini sepertinya tidak akan capek untuk menyinyiri orang lain.

Mencintai diri sendiri dapat mendatangkan banyak manfaat. Manfaat tersebut bisa dirasakan seperti bisa dengan ikhlas apapun yang telah terjadi, meningkatkan kesehatan tubuh dan jiwa, dan dapat mengurangi stres.

Selain itu, tanpa kita sadari juga mendapatkan manfaat lain, yaitu dapat memberikan penghargaan terhadap diri sendiri, dapat menjalin hubungan atau relasi yang baik dengan orang lain, dan masih banyak lainnya.

Jadi, cintailah dirimu dan ingatlah selalu bahwa diri sendiri merupakan pemilik dari diri ini. Kamu adalah ratu dalam dirimu sendiri, Girls!