Kalian pasti sudah tidak asing dengan k-drama. K-drama atau biasa disebut Korean drama atau drakor (drama Korea) yang mengacu pada drama televisi di Korea dalam sebuah format miniseri yang diproduksi dalam bahasa Korea. K-drama pada satu miniserinya terdapat biasanya 16 hingga 32 episode dengan waktu 30 menit sampai 1 jam. 

Lalu apa hubungannya dengan self healing sih? Self healing merupakan upaya yang dilakukan oleh masing-masing pribadi untuk menyembuhkan luka secara mandiri. Self healing dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dengan me time atau meluangkan waktu dan lebih fokus untuk diri sendiri, berolahraga hingga puas, menulis ekspresif, berjalan-jalan, dan lain-lain.

Untuk saya sendiri salah satu opsi self healing saya adalah me time dengan meluangkan waktu untuk menonton k-drama atau drakor, kenapa? Pada awalnya saya menonton k-drama dari televisi. Judulnya yaitu Boys Over Flower lalu saya jadi ingin tahu mengenai k-drama tersebut dan mencari tahu. Lalu saya mencoba menontonnya.

Setelah saya selesai menonton muncul perasaan senang karena aktornya yang rupawan dengan kemampuan akting yang memukau dan alur cerita yang menarik. Dengan aktor yang rupawan dan menariknya alur cerita membuat saya menjadi lebih ingin tahu dan menjadi kecanduan menonton k-drama

Puncak kecanduan menonton k-drama adalah pada saat saya duduk di bangku sekolah menengah pertama, apalagi saat itu ada teman saya yang sama-sama suka nonton k-drama. Pada saat sudah di bangku sekolah menengah atas, saya sudah jarang dan bahkan tidak menonton k-drama karena sudah tidak terlalu minat, ditambah mayoritas teman yang tidak menyukai k-drama

Setelah memasuki fase kuliah, yang mana terdapat banyak deadline tugas dan laporan praktikum. Dengan banyaknya deadline tugas dan laporan praktikum membuat saya mulai merasa stres dan menjadi tertekan. Lalu saya berpikir bahwa apabila saya terlalu larut dalam stres atau tertekan saya, hanya akan membuat saya menunda tugas karena saking stres dan tertekannya. 

Bahkan saya mencoba cara lain seperti bermain game atau melihat TikTok di handphone, dan Itu pun tidak bisa menghilangkan rasa stres dan tertekan saya. Kebetulan saat itu sedang ada k-drama yang sedang hangat diperbincangkan, lalu saya mencoba menontonnya. 

Setelah menonton perasaan saya menjadi sangat senang dan bahagia. Saking senangnya hingga saya sudah merasa baikan dan tidak lagi merasa stress ataupun tertekan. Dengan perasaan senang tersebut saya menjadi bisa bersemangat dalam mengerjakan tugas-tugas saya. 

Walau menonton k-drama bisa membuat perasaan saya senang, tetapi adakalanya di saat k-drama yang sudah saya tonton tamat, saya merasa seperti ada yang hilang. Pernah suatu saat saya sedang merasa stress atau tertekan dan k-drama yang saya tonton sudah tamat, dan tidak ada lagi stok k-drama

Lalu dalam hati saya mengatakan apa yang harus saya lakukan? Padahal tidak ada stok k-drama. Tiba-tiba terbesit pemikiran untuk memikirkan ulang mengenai cuplikan k-drama yang sudah saya tonton. Dengan mengingat salah cuplikannya bisa membuat saya menjadi teralihkan pikiran dari stres maupun tertekan. 

Waktu itu kebetulan juga saya sedang menonton k-drama yang membahas mengenai cerita pembunuhan sebuah keluarga. Dengan mengingat cuplikan dari salah satu episode membuat saya ikut berpikir mengapa pelaku tersebut membunuh atau apa motif pelaku pembunuh tersebut. 

Sehingga dengan berpikir dan mengingat cuplikan tersebut membuat saya sedikit teralihkan dari rasa stres dan tertekan saya. Walau hanya pengalihan sementara, tetapi setidaknya tidak membuat saya menjadi larut dalam rasa stres dan tertekan.

Dari menonton k-drama menurut saya kita juga bisa mendapat sebuah pengetahuan, seperti halnya saya pernah menonton k-drama yang bercerita mengenai drama medis dan drama mengenai kehidupan sebuah keluarga. 

Dengan menonton k-drama bertema medis, pada setiap episodenya terdapat penjelasan mengenai penyakit yang terjadi dan bahkan dalam episodenya terdapat proses operasi di ruang operasinya langsung. Lalu dengan menonton k-drama mengenai kehidupan sebuah keluarga. 

Karena itu saya menjadi tahu mengenai permasalahan sepele tetapi menjadi serius yang ada dalam keluarga tersebut dan bagaimana cara menanggapinya, dengan hal tersebut saya jadi bisa belajar banyak hal yang bisa saja suatu saat akan muncul di kehidupan saya kelak.

K-drama bisa saja menjadi pembuangan waktu apabila menonton dengan menghabiskan 1 miniserinya atau biasa disebut maraton k-drama berjam-jam hingga lupa waktu. Padahal dalam satu episodenya saja sudah menghabiskan waktu sekitar 1 jam. 

Tetapi k-drama tidak hanya sekedar pembuangan waktu, karena bagi beberapa orang k-drama bisa dijadikan salah satu opsi self healing. Apalagi untuk orang yang introvert dan pribadi yang senang berdiam diri di rumah, self healing dengan menonton k-drama sangat cocok untuk mereka.