Takdir

Takdir tidak datang padamu setiap saat
Penggunaan kata takdir, sering kali haruslah
Melalui momen dramatis yang dibawa kebetulan
Itulah yang disebut “Takdir”
Itu sebabnya kata lain dari Takdir adalah “Timing”

Timing

Jika saja, aku yang lebih dahulu dekat denganmu
Jika saja, aku yang lebih dahulu bersamamu
Maka aku tidak akan menyalahkan Timing
Cinta pertamaku selalu saja tertahan oleh Timing
Timing sialan!

Ragu

Keraguan selalu datang saat aku ingin melangkah maju
Gejolak dalam hati berkata “kau tidak memilih ku”
Apa daya aku yang masih melirik kamu diam-diam
Ketertarikanku padamu hanya sebatas pengagum rahasia
Pintu hatimu tidak pernah menerimaku

Pahit

Hidupku seperti kopi hitam
Jika aku memilih untuk menikmatinya
Berarti sudah berani menerima risiko
Seharusnya tidak perlu ada penyesalan
Tidak perlu ada air mata
Tidak perlu patah hati
Karena ini adalah takdir yang aku pilih
Tidak bisa diapa-apakan

Pertemuan 

Jika ini bukan takdir, seharusnya Tuhan tidak mempertemukan kita
Jika ini bukan takdir, seharusnya Tuhan tau posisiku saat ini
Sekarang, aku berada di posisi bimbang
Berjuang atau melupakan
Bertemu dengan mu membuat keputusan melupakan
Sulit aku jalani

Kamu

Ada aku yang selalu mendambamu
Ada aku disini menantimu
Jangan sampai sakit hati atau bersedih
Carilah kebahagiaan di mana pun itu
Aku akan membawa namamu
Sebagai seseorang yang pernah mampir ke hatiku

Waktu

Terasa cepat bagi yang bahagia
Terasa lambat bagi yang tersiksa
Terasa sesak bagi yang gulana
Terasa lama bagiku yang menantimu

Kehilangan 

Semua hal bisa aku lewati
Semua masalah bisa aku tangani
Hanya saja jangan sampai
Aku kehilangan kamu
Mungkin ini sulit aku tangani

Berdua 

Berdua itu ada aku ada kamu
Berdua itu sama-sama mencari pemecahan masalah
Berdua itu sama-sama bahagia
Berdua itu makin erat dimanapun berada
Berdua itu sepertinya bukan untuk kita

Menemukan

Aku sudah yakin kepada hati
Aku sudah mencoba berharap pasti
Aku sudah menemukanmu
Menemukan..
Tapi, tak ditakdirkan

Mimpi 

Di mana lagi aku harus mencarimu?
Setiap sudut sudah aku telusuri
Senyummu yang jarang, dan mata yang saling tak pandang
Membuat aku tak berani
Oh iya benar, aku hanya berani menemuimu
Dalam mimpi yang panjang

Bayangan 

Terkadang aku iri dengan bayanganmu
Dia selalu berada di sisimu kapan pun itu
Dia mengikutimu suka dan duka
Dia mengikutimu ke mana pun kamu pergi
Walaupun kamu tidak pernah menganggap ada
Walau sekalipun tidak pernah kamu tengok
Dia tetap setia di sisimu
Aku harap, aku bisa seperti bayanganmu

Sudahi

Segenap rasa mengakhiri kisah
Segenap sendu menyudahi rindu
Segenap hati mencoba bertahan
Keputusanku untuk melupakan
Semoga di akhir kita bahagia
Bersama orang yang telah disiapkan Tuhan

Peluk

Pelukku seperti pilu
Menjamin semuanya semu
Ah, aku yang hanya mencintaimu sedangkan kamu tidak
Aku sayang kamu meskipun kamu tidak sayang aku
Aku mencintaimu meskipun kamu tidak mencintaiku
Iya benar sedalam itu,
Tapi ya sudahlah, adanya kamu di hatiku itu pilihanku

Ikhlas

Tidak ada yang lebih sempurna dari mengikhlaskan
Tuhan lebih tahu karaktermu bisa dicocokan dengan siapa
Tuhan lebih tahu apa yang dibutuhkan umatnya
Tuhan lebih tahu bahwa aku sedang berusaha mengikhlaskan

Senyuman 

Lesung pipi terlihat jelas di wajahmu
Pasti kamu sedang bahagia
Menatap gawai yang ada di genggamanmu
Berlama-lama sampai lupa waktu
Entah siapa yang sedang kamu senyumi
Entah dia, yang lain, atau aku
Sebentar..
Apa aku bisa menjadi objek senyummu?

Rahasia 

Sebenarnya aku ingin bilang rahasia terbesarku ini
Sebenarnya aku ingin berteriak di hadapanmu tentang ini
Tapi apa daya
Keberanianku hanya sebatas Insta Story
Yang menjadikanmu pelihat utama

Malam

Sudah tidak ada terang ketika malam datang
Bulan menggantikan matahari
Bintang gemerlap dari kejauhan
Aku menatap dari bumi
Dan mengagumi tanpa henti
Jauh dan tak bisa kugapai
Malam yang indah dan menyakitkan

Harapan 

Seringnya aku berharap agar ditakdirkan denganmu
Selalu aku berharap kamu juga memimpikan aku
Harapanku selalu positif tentang mu
Aku juga berharap, Tuhan mendengarkannya
Di mana pun, kapan pun
Walau semua harapan itu ada nama kamu

Obsesi

Apa aku benar-benar membutuhkanmu?
Apa aku mencintai mu selama ini?
Atau ini hanyalah obsesi untuk mendapatkanmu?
Bukan cinta yang selama ini aku cari
Bukan kasih yang terbaik untuk kehidupanku
Aku bingung …
Ini obsesi atau cinta

Gundah

Ini selalu aku rasakan
Ini selalu menjadi penghalang utama
Sayang ..
Sekali lagi aku bertanya
Apa aku harus mempertahankanmu?
Atau kamu ingin aku pergi menjauh?
Mengakhiri semua cerita
Dan menemukan sosok penggantimu
Agar kau bahagia
Aku pun mencoba bahagia walau gagal di sampingmu