di masa digital yang semakin pesat ini manusia dimanjakan oleh berbagai kecangihan teknologi yang sangat membantu kegiatan sehari hari contohnya gadget, dari alat itulah seseorang dapat terhubung satu sama lainya.

Penggunaan gadget sangat diperlukan dari hal terkecil sampai kebutuhan mendesak seperti pekerjaan. Banyak lowongan pekerjaan saat ini yang menggunakan gadget, bahkan keuntungannya lebih besar.

Di era millenial ini, pemandangan lalu lalang orang menggunakan gadget bukanlah suatu hal yang aneh lagi, Mulai dari anak sekolah hingga orang lanjut usia pasti sudah memiliki gadget. 

Banyak hal yang diuntungkan dengan adanya revolusi besar ini dalam kehidupan, Namun tak jarang efek negatif juga seringkali timbul dengan adanya gadget.

keberadaan gadget yg kita tahu setiap orang  mengunakan gadget dalam berintraksi satu sama lainnya apalagi oleh para milenial saat ini yg tak mungkin lepas dari keberaadaanya yamg 

bahkan gadget itulah bisa dikatakan sebagai kebutuhan seseorang dalam berintraksi di dalam dunia maya yang begitu kompleks hingga digemari para remaja saat ini.

Dalam segi kesehatan penggunaan gadget yang berlebihan akan rentan terkena pancaran siar dari layar gadget sangat membahayakan kesehatan perkembangan sistem syaraf. 

Penggunaan gadget juga akan berpengaruh timbulnya minus pada mata yang seharusnya tak terjadi di usia remaja karna pengunaan gadget yang berlebih.

bahkan otak sangat rentan terhadap radiasi elektromagnetik, Selain kemudahan yang ditawarkan gawai dalam kehidupan kita, kita juga harus menyadari efek penggunaan berlebihan yaitu kecanduan gawai.

Fenomena kecanduan gawai telah menjadi perhatian global karena dapat berkontribusi pada kesehatan mental dan prilaku remaja yang buruk.

Kecanduan gawai juga telah dikategorikan sebagai kecanduan perilaku karena ketidakmampuan pengguna untuk mengontrol penggunaannya, akan memberikan efek negatif pada fisik dan psikis.

Orang yang berjam-jam menggunakan gawai tanpa pergerakkan badan yang berarti akan membuat badannya menjadi kaku, Kecanduan gawai juga dapat memberikan efek negatif pada psikologis seseorang. 

Pasalnya orang yang sudah kecanduan gawai akan merasa gelisah dan tidak tenang ketika ia tidak bisa membuka gawai walaupun hanya sebentar saja. 

Remaja merupakan kelompok berisiko tinggi untuk kecanduan gawai, karena remaja sangat melekat pada gawai, mereka para Remaja berada dalam fase perubahan fisik dan psikologis.

Di satu sisi, remaja bergantung pada orang tua dengan mengacu pada kehidupan dan identitas mereka. di sisi lain, remaja berusaha untuk mandiri dari orang tua untuk membangun identitas diri mereka sendiri.

Selama fase transisi ini, gawai menjadi sangat diperlukan bagi remaja Dari keberadaanya  itulah timbul masalah yang signifikan terhadap prilaku pengunanya saat ini.

contohnya dalam hal sosial banyak anak anak muda zaman sekarang engan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar karna digantikan keberadaanya oleh gadget.

tapi disisi lain akan menjauhkan intraksi dengan lingkungan disekitarnya hingga yang terparah timbulnya kaum individualis dan introvert yang begitu sibuknya dengan gadget.

dan tanpa kita sadari budaya gotong royong yang semakin terkikis dari masyarakat yang tak lepas dari pengaruh keberadaan gadget yang telah mengantikan intraksi sosial didalamnya.

kita sebagai kaum milenial bagaimana pengaruh gawai yang semakin mengkikis budaya gotong royong  yang menjadi identitas bangsa indonesia terus berjalan hingga dapat di teruskan ke generasi selanjutnya.

salah satu caranya dengan mensosialisasikan dampak dari pengunaan gawai yang berlebihan hingga mengantikan intraksi yang seharusnya berjalan dengan semestinya di dalam masyarakat.

Kita bisa mengenalkan gadget kepada remaja awam dari hal positif terlebih dahulu, kita jelaskan bahwa didalam internet dapat memberikan informasi dan pengetahuan yang mereka butuhkan.

seperti ilmu pengetahuan tentang geografi, fisika, matematika dan seterusnya , dari cara tersebut bisa menghambat dampak negatif dari pengunaan gadget yang sia sia.

dan bisa juga melakukan banyak aktivitas fisik di luar rumah yang akan mendorong ke hal hal positif terhadap prilakunya.

Kita juga bisa ciptakan ruang keluarga yang dekat dan harus menjadi contoh kepada keluarga terlebih dahulu pentingnya mengatur waktu antara gadget dan dan tangung jawab sosianya.

Selain itu yang paling penting adalah adanya peran negara yang harus serius dan konsisten untuk mengawasi serta memblokir situs-situs yang mengarah pada pornografi dan hal hal negatif lainnya.

serta mengedukasi generasi Z untuk bijak dalam menggunkan gadget agar menghambat dampak negatif yang di timbulkan gadget supaya generasi milenial dapat berintraksi secara normal dengan masyarakatnya.

The American Academy of Pediatrics menyarankan agar orangtua menunda pengenalan gadget hingga anak berusia minimal 2 tahun. Kemudian kita kenalkan gadget dengan aplikasi yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan mereka.

dengan langkah langkah tersebut dapat memimalisir dampak negatif gadget yang mengerus prilaku remaja saat ini semakin individualis yang semakin jauh dari masyarakatnya.

Terlebih lagi peran negara yang sangat vital terhadap prilaku dan tumbuh kembang remaja agar menjadi pribadi produktif yang berguna bagi bangsa dan negara.