Hidangan nasi dan ayam goreng dapat banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Seperti Yogyakarta sebagai kota pelajar dengan beragam rumah makan yang menawarkan nasi dan ayam goreng dengan harga sesuai kantong mahasiswa. Salah satunya adalah warung kaki lima Nasi Ayam Cak Yunus yang berhasil menjual puluhan kilogram ayam setiap harinya sejak tahun 1999-an. 

Banyak warung makan di Yogyakarta yang menyajikan hidangan nasi dan ayam goreng tepung sebagai hidangan utama mereka, seperti R*cket Chicken, Oliv*, Pop*ye, dan sebagainya. Setiap rumah makan nasi dan ayam goreng ini mempunyai ciri khasnya masing-masing.

Tak terkecuali, Nasi Ayam Cak Yunus yang berlokasi di Jalan Sultan Agung (Pakualaman), Kota Yogyakarta. Sesuai dengan namanya, usaha nasi dan ayam goreng tepung legendaris ini dimiliki oleh Pak Yunus dengan bantuan keluarga dan tambahan karyawan. 

Nasi Ayam Cak Yunus dapat ditemukan di samping McDonald Sultan Agung atau di belakang Halte TransJogja. Sering juga disebut sebagai Lesehan Biru Ayam Goreng, Nasi Ayam Cak Yunus membuka usahanya pada bahu jalan di bawah tenda berwarna biru.

Lokasi Nasi Ayam Cak Yunus yang berada di pinggir jalan ini memberikan lahan yang cukup kecil. Ruang yang tersedia hanya dapat menampung sekitar 20-30 orang dalam waktu yang bersamaan. Lahan parkir motor juga cukup terbatas, tetapi tukang parkir selalu siap sedia berusaha mengatur kendaraan yang akan parkir di daerah sekitar sana. 

Umumnya, para penikmat Nasi Ayam Cak Yunus ini akan ramai berdatangan pada jam makan siang. Kelezatan dalam seporsi nasi dan ayam goreng tepung sudah dapat kamu rasakan dengan biaya sekitar Rp8.500,00 hingga Rp14.000,00.

 Setiap porsi Nasi Ayam Cak Yunus berisi satu mangkok nasi hangat, satu potong ayam dengan ukuran yang besar, sambal tomat, beserta lalapan yang terdiri dari beberapa potongan kol dan dua potong timun segar tanpa kulit.

Satu porsi nasi dan ayam goreng tepung Cak Yunus ini dinilai memiliki cita rasa Jawa banget dengan aroma bawang yang cukup tajam. Sebagai tambahan, Nasi Ayam Cak Yunus juga menyajikan minuman layak warung makan umumnya, yaitu air putih, teh/es teh, dan nutrisari rasa jeruk. 

Nasi yang disajikan merupakan nasi pada umumnya yang dimasak menggunakan penanak nasi dan disajikan selagi hangat.

Sementara itu, kelezatan dari seporsi Nasi Ayam Cak Yunus terletak pada ayam goreng tepung dan sambal tomat yang disajikan. Kamu dapat memilih bagian potongan daging ayam, mulai dari sayap, paha bawah, paha atas, dan dada ayam. Bagian potongan ayam mana pun yang kamu pilih, kamu akan mendapat potongan ayam besar yang segar, lembut, juicy, dan berbumbu meresap sampai ke bagian daging terdalam. Tidak lupa, balutan telur dan tepung khas yang tebal menambah kenikmatan dan kerenyahan tersendiri di Nasi Ayam Cak Yunus. 

Kenikmatan bumbu Jawa yang terasa dalam potongan ayam ini merupakan hasil ungkepan yang dilakukan selama satu jam. Setelah itu, potongan ayam tersebut tentunya dibalur telur dan tepung rahasia milik Pak Yunus beserta keluarga.

Tanpa menunggu lama, potongan ayam langsung mengikuti proses penggorengan sebanyak tiga kali. Penggorengan pertama dilakukan untuk menghilang tepung berlebih.

Selanjutnya, proses penggorengan kedua dilakukan untuk menguatkan rasa dan balutan tepung pada ayam hingga penggorengan ketiga atau terakhir untuk mematangkan daging ayam. Tak heran, proses pemasakan daging ayam yang cukup kompleks ini menghasilkan hidangan dengan potongan ayam yang renyah dan kaya rasa. 

Komponen paling penting dalam kenikmatan hidangan Cak Yunus terletak pada pelengkapnya, yaitu sambal tomat yang telah menjadi ciri khas hidangan yang dipertahankan sejak awal usaha Nasi Ayam Cak Yunus.

Sambal tomat ini memiliki rasa khas yang manis dan tidak terlalu pedas. Bagi penghindar rasa pedas, sambal tomat ini wajib untuk dicoba tanpa perlu rasa takut. Proses pemasakan sambal tomat Nasi Ayam Cak Yunus dibuka dengan mengulek cabai dan rempah lainnya.

Setelah itu, semua bahan sambal tomat dicampur dan dimasak hingga matang, lalu dihidangkan pada bagian pinggir piring. Tidak perlu hemat menggunakan sambalnya, kamu boleh langsung meminta tambahan sambal tomat di tempat selama kamu belum menghabiskan hidangan yang ada di piringmu. 

Salah satu hal lainnya yang menjadikan Nasi Ayam Cak Yunus sebagai salah satu kuliner kesukaan masyarakat bahkan wisatawan di Yogyakarta adalah hidangan yang disajikan tidak memiliki minyak berlebih. Namun, potongan ayam yang disajikan tetap kaya rasa dan tidak terasa kering di dalam mulut.

Tak perlu khawatir, kenikmatan seporsi Nasi Ayam Cak Yunus dapat diperoleh pada jam berapa pun karena mereka buka 24 jam setiap hari kecuali ketika potongan ayam masih pada proses pemasakan dan hari libur.