Islam pernah menduduki wilayah Spanyol sekitar abad ke-8. Penakklukan islam di Spanyol dipelopori oleh Tharif Ibnu Malik yang merupakan orang pertama yang melakukan penyelidikan di Spanyol, dan setelah berhasil ia dan pasukannya kembali ke Afrika Utara dengan membawa harta rampasan perang.

Setalah Tharif melakukan ekspedisi ke Spanyol dan berhasil akhirnya di susul oleh Thariq Ibnu Ziyad dengan membawa pasukan yang lebih besar. Serta peran Musa Ibnu Nushair sebagi seorang Gubernur Afrika Utara dalam membantu dan memperkuat ekspedisi Thariq  untuk menguasi wilayah Spanyol.

Untuk mempermudah kekuasaan kota-kota yang berada di Spanyol, Thariq membagi beberapa pasukannya dan bertugas menakklukan kota-kota yang ada di Spanyol.

Kejayaan Islam di Spanyol dapat dilihat dengan berbagai kemajuan yang ada. Dibidang keilmuan mengalami kemajuan yang begitu pesat. Dengan banyaknya ilmuwan hebat yang melakukan penelitian dan menghasilkan karya-karya baru dan buku-buku yang sangat berguna,

 Dalam ilmu pengetahuan juga mengalami kemajuan seperti ilmu matematika, kedoteran, fisika, astronomi dan masih banyak lainnya. Perempuan-perempuan sangat di anjurkan untuk belajar dan mencari ilmu sehingga pada saat itu banyak dokter-dokter perempuan yang mudah di jumpai di daerah Kordova yang pada saat itu pusat pemerintahan Emirat Ummayah di Spanyol.

Ilmuwan atau tokoh-tokoh yang terkenal yaitu al-Farabi, Ibn Sina, Ibn Rusyd, Ibn Hayyan, Ibn Hazin, Ibn Tufail, al-Qali, Zaryab, Ibn Maimun, Abbas Ibn Farmas dan masih banyak lagi ilmuan yang terkenal pada masa Islam Spanyol.

Dari segi arsitekstur beberapa masih bisa dinikmati hingga saat ini salah satunya taman Generalife taman ini memiliki air terjun dan sungai kecil yang menghiasi taman tersebut. Taman Generalife terkenal karena memiliki tempat berteduh yang luas.

Pemimpin Spanyol-Islam Abdurrahman III membangun istana yang begitu megah, karena kemegahan dan kemewahan istana tersebut hingga tidak memiliki tandingan di seluruh Eropa. Kemegahan dan kemewahan  istana tersebut  karena dilapisi oleh marmer yang didatangkan langsung dari Numidia dan Kartoga dan dihiasi patung emas yang didapat dari Konstatinopel. 

Istana tersebut dibangun bertahun-tahun dan menggunakan banyak pekerja. Didalam istana tersebut terdapat ruangan khusus untuk duta negara asing dan terdapat 400 kamar dan barisan rumah yang dapat menampung budak dan pelayan.

Kota Kordova yang dijadikan pusat pemerintahan Emirat Umayyah yang memiliki masjid-masjid megah, jembatan besar,  istanah mewah, banyaknya toko buku, 73 perpustakaan dan memiliki 300 tempat pemandian umum sehingga menjadikan Kota Kordova mendapat pujian dunia internasioanal karena popularitasnya.

Kota Kordova di hubungkan dengan ribuan kilometer jalan yang dihiasi oleh lampu-lampu dari kedua sisi jalan dari rumah-rumah yang berada di samping kanan kiri jalan. Masjid Kordova yang dibangun oleh Abdurrahman ad-Dakhil yang memiliki arsitekstur yang begitu megah menjadi bukti paling fenomenal karena hingga saat ini masjid itu masih ada tetapi beralih fungsi menjadi katedral .

Kemajuan islam di Spanyol meberi pengaruh besar untuk Eropa. Banyak orang Eropa yang datang ke Andalusia untuk menuntut ilmu di universitas-unverstias islam di Spanyol. Dan juga menerjemahkan buku-buku karya umat islam kedalam bahasa latin, sehingga mereka yang tidak bisa berbahasa Arab dapat belajar dengan mudah dan membaca karya-karya ilmuan muslim.

Sehingga membuat bangsa Eropa bangkit dari zaman kegelapan yang sebelumnya bodoh dan percaya tahayul  hingga akhirnya menjadi bangsa yang maju. Zaman kegelapan di Eropa dapat ditinggalkan dengan menggunakan pemikiran dan penemuan ilmuwan dari Islam Spanyol

Proses awal penerjemahan buku-buku dan karya-karya ilmuwan  ke dalam bahasa latin dilakukan pada tahun 950 M dan berpusat di kota Sisilia dan pada tahun 1085 berpindah ke kota  Toledo.

Faktor-faktor yang pendukung kemajuan islam di Spanyol yaitu di pimpin oleh penguasa yang kuat dan memiliki kecapakan dalam memimpin seperti Abd al Rahman al Dakhil, Abd al Rahman al Wasith dan Abd al Rahman al Nasir. Toleransi beragama yang ditegakkan terhadap penganut Kristen dan Yahudi.

Masyarakat Spanyol yang majemuk yang terdiri dari beberapa komunitas dan beragam agama tetapi dengan kemajemukan itu dapat bekerja sama dan menyumbangkan kelebihan masing-masing sehingga perselisihan dapat ditekan dan mereka dapat hidup berdampingan.

Banyak faktor yang menyebabkan islam Spanyol mengalami kehancuran yaitu khalifah yang lemah atau tidak memiliki kecakapan dalam memimpin, konflik berkepanjangan islam dengan Kristen, kesulitan dalam bidang ekonomi, peralihan sistem kekuasaan yang tidak jelas.

Dan kota-kota dipimpin oleh raja-raja yang berbeda sehingga kekuatan lemah kerena tidak terpusat oleh satu penguasa sehingga memudahkan penguasa Kristen untuk merebut kekuasaannya kembali.

Spanyol adalah negara yang heterogen ketika Islam Spanyol jatuh, masyarakat Islam yang berada di Granada diberikan beberapa pilihan diantaranya yaitu meninggalkan tempat tinggalnya atau berpindah keyakinan menjadi pemeluk Kristen.