39374_74697.jpg
https://pixabay.com/
Puisi · 1 menit baca

Jalang yang Independen

Hari ini ia berulang tahun
Menandakan ia sudah genap untuk menyambut kedewasaan
Doa dan pujian melantun
Wajahnya tampak riang seakan dunia sedang merayakan

Ia tertegun
Merenungi pahitnya hidup dalam kesendirian
Berbagai masalah datang beruntun
Melengkapi noda yang beracun

Pelanggan datang
Mengetuk pintu rumah yang hina
Menyadarkan ia dari lamunan panjang
Dengan segera ia menyapa

Ia tegar
Merintih demi penghidupan
Sejak remaja ia tak gentar
Melewati hari demi hari sebagai jalang dengan aman

Makassar