Mahasiswa
2 tahun lalu · 205 view · 1 menit baca · Politik rr.jpg
sumber foto: google

Jadilah Pemilih Rasional dan Merdeka

Kita harus berprasangka baik, bahwa pada dasarnya semua pasangan calon kepala daerah yang ikut dalam kontestasi Pilkada 2017 memiliki niat baik dan tekad kuat untuk bekerja dalam menuntun masyarakat ke arah yang lebih baik.

Namun demikian, para pemilih (voters) tentulah harus menjadi sosok yang rasional dan merdeka dalam menentukan pilihannya. Jangan sampai, apa yang dipilih nanti berdasarkan arahan dan/atau intimidasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Memilih, dalam konteks Pemilu –khususnya Pilkada 2017 kali ini— harus berdasar atas penilaian dan pertimbangan yang matang. Jika salah menilai dan menimbang maka putusannya pun akan tidak tepat, dan berujung pada konsekuensi bahwa kepala daerah yang terpilih tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan.

Mengobjektivikasi masing-masing pasangan calon kepala daerah merupakan langkah pertama yang harus dilakukan oleh kita untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan yang cukup terkait kualitas-kualitas personal yang melekat pada diri mereka.

Pengetahuan tentang hal itu dapat memalui; mata melihat apa yang telah mereka kerjakan serta telinga mendengar tentang apa yang mereka ujarkan. Kemudian kita menimbang-nimbang sampai ditemukan titik perbedaannya yang mendasar di antara kesemuanya.

Lantas kemudian pilihlah pasangan calon kepala daerah tersebut atas dasar rasionalitas dan kehendak bebas, bukan selain dari pada keduanya.

Di antara kita jua, janganlah menjadi ‘kipas’ bagi kompor bersumbu pendek yang mudah meledak. Ciptakanlah suasana pilkada kali ini yang jujur, adil, kondusif, aman, dan damai supaya sistem demokrasi kita semakin matang dan dewasa.

Dalam arus demokrasi ini, jadilah manusia rasional dan merdeka!