Jika dilihat secara bahasa, kata investasi merupakan kata yang berasal dari kata "investire", yang memiliki makna atau artian memakai atau menggunakan. 

Di lain pengertian secara bahasa itu, dilihat secara istilah investasi memiliki pengertian, memberikan sesuatu kepada orang lain untuk dikembangkan dan hasilnya tersebut dari sesuatu yang dikembangkan tersebut akan dibagi sesuai yang diperjanjikan.

Atau dengan kata lain investasi merupakan suatu kegiatan menanam modal, yang diharapkan modal yang ditanamkan oleh pemiliknya tersebut itu dapat digunakan di kemudian hari dengan jumlah yang berlipat.

Sedangkan jika menurut  Kamus Besar Bahasa Indonesia, investasi berarti penanaman uang atau modal pada suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan

Dan tujuan dari investasi ini pun beragam. Ada investasi hari tua atau investasi dana pensiun, investasi individu dan lain sebagainya.

Namun yang dibahas oleh penulis di sini ialah lebih menguntungkan mana investasi emas dibandingkan investasi uang.

Emas merupakan alat tukar yang sudah lama ada bahkan sebelum adanya alat tukar uang. Dan harga emas juga selalu mengikuti kenaikan harga dolar.

Dari berbagai jenis produk investasi, tabungan emas atau investasi menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menabung jangka panjang.

Kenapa penulis lebih mengatakan lebih untung investasi emas dibandingkan investasi uang.

Dan diharapkan dari tulisan ini memberikan manfaat kepada orang-orang yang hendak berinvestasi.

Kini masyarakat mulai menyadari bahwa investasi ini sangat berguna untuk para generasi milenial saat ini.

Investasi yang sifat keuntungannya jangka panjang, sangat diperlukan untuk generasi millenial saat ini. 

Karena dengan adanya investasi sejak dini, para anak muda ini dapat menghindari masalah-masalah yang akan terjadi di masa depan.

Seperti yang kita ketahui bahwa seiring berjalannya waktu dan tahun, maka makin meningkat juga biaya konsumsi hidup.

Bahkan Menkeu Sri Mulyani mengatakan bahwa, anak muda zaman sekarang akan sulit membeli rumah di masa depan.

Hal itu terjadi karena adanya kenaikan harga properti setiap tahunnya. 

Selain dari adanya masalah kenaikan harga properti ini, sebenarnya masih banyak lagi masalah yang akan dihadapi oleh generasi millenial seperti saat ini.

Investasi emas merupakan salah satu solusi untuk berinvestasi yang menguntungkan. 

Emas hingga kini masih menjadi favorit oleh sebagian besar kalangan masyarakat Indonesia sebagai alat untuk berinvestasi. 

Mengapa emas? Bukan uang?. Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya bahwa harga emas ditentukan oleh dollar.

Selain itu ada alasan lain mengapa penulis, lebih menganjurkan investasi emas dibandingkan investasi uang, berikut alasannya.

1. Keuntungan investasi emas.

Yang pertama mudah dicairkan, karena tingkat likuiditas emas yang tinggi atau sifatnya yang mudah untuk dicairkan. 

Atau dengan kata lain artinya emas mudah untuk ditukarkan ke dalam bentuk uang tunai, jika sewaktu-waktu  membutuhkan uang tunai untuk keperluan tertentu. 

Yang kedua karena harga emas yang harganya stabil, bahkan tiap tahunnya mengalami kenaikan harga.

Sehingga jika suatu hari negara mengalami inflasi besar-besaran atau krisis ekonomi, kita tidak ikut mengalami kerugian.

Karena pada saat adanya inflasi dan masalah ekonomi, maka nilai tukar mata uang terhadap dollar akan melemah juga.

Dan hal inilah perbedaan jika kita menyimpan emas dibandingkan menyimpan uang tunai.

Namun investasi emas ini sangat dianjurkan apabila keuntungannya dipergunakan dalam jangka waktu yang panjang.  

Kemudian yang ketiga ialah, investasi emas lebih murah dibandingkan investasi properti seperti tanah, rumah, atau barang-barang lainnya, yang cenderung harganya tidak stabil. 

Bahkan untuk para pelajar atau mahasiswa yang belum memiliki penghasilan tetap, bisa menyisihkan untuk membeli emas.

Dan pastikan emas yang dibeli memiliki sertifikat dan surat resmi, sehingga memiliki harga yang stabil bahkan mengalami kenaikan setiap tahunnya. 

Apa beda emas sertifikat dan tidak?. 

Emas saat ini bahkan memiliki barcode yang bisa di scan, sehingga kita dapat mengetahui dengan mudah harga, tingkat karat dan tentang kualitas logam mulia tersebut.

Sedangkan emas yang hanya sekedar emas tanpa adanya surat, bisa dikatakan emas batangan.

 Ketika hendak dijual emas tersebut bukannya mengalami keuntungan, yang ada malah mengalami kerugian karena harga emas batangan tersebut harganya mengalami penurunan.

Kemudian jika menyimpan uang tunai sebagai tabungan di bank, kita akan dikenai potongan dan bunga setiap tahunnya.

Selain itu emas merupakan logam mulia yang nilai tukarnya diakui keabsahan oleh seluruh negara di dunia.

2. Kerugian Investasi Emas.

Selain itu investasi emas ini memiliki kekurangan atau kerugiannya tersendiri, yakni sebagai berikut:

Pertama, sistem tabungan emas akan dikenakan biaya tambahan seperti biaya penyimpanan kurang lebih sebesar Rp 30 ribu/tahun. 

Dan biaya cetak emas batang 24 karat yang ditentukan berdasarkan dengan besaran gram.

Karena tentunya kita sendiri tidak akan menyimpan atau menabung emas tersebut untuk menghindari adanya kehilangan, pencurian, atau yang semacamnya. 

Kemudian yang kedua ialah. Ketika kita hendak mencairkan saldo emas yang ingin dikonversikan tidak berlaku secara real-time.

Melainkan nasabah tabungan emas ini memerlukan waktu untuk proses pencairan emas tersebut.  

Atau dengan kata lain nasabah harus menunggu terlebih dahulu sampai beberapa hari hingga emas batangan fisik bisa diambil di kantor cabang pembukaan.

Investasi memang selalu tidak akan selalu ada keuntungan, dan pastinya ada akan selalu ada celah untuk mengalami kerugian.

Meskipun begitu emas merupakan salah satu bentuk investasi yang menguntungkan. 

Jika investasi emas ini di peruntukan dalam jangka panjang bukan jangka pendek. 

Itulah informasi yang penulis berikan terkait investasi emas. 

Tulisan ini dibuat agar menyadarkan generasi muda supaya memiliki investasi atau tabungan untuk menghadapi tantangan yang akan terjadi di masa depan.