Integrasi Nasional merupakan upaya dalam mempersatukan kemajemukan, serta menyatukan keanekaragaman. Bangsa Indonesia memiliki keberagaman baik itu budaya, bahasa, suku dan agama. Keberagaman tersebut seharusnya menjadikan kekuatan, bukan malah menghancurkan. Maka integrasi nasional diperlukan sebagai usaha dalam menyelaraskan perbedaan.

Dalam melaksanakan usaha penyelarasan tersebut tentu ada ancaman yang akan menganggu. Ancaman yang menghalangi proses integrasi nasional tidak dapat dibiarkan begitu saja. Sebab Integrasi nasional terjadi ialah saat bangsa mulai bersatu memperjuangan negara ini, sehingga masyarakat dapat saling terhubung dan saling membantu.

Pada prosesnya integrasi nasional memiliki dua jenis ancaman, yakni ancaman militer dan non militer. Ancaman militer berkaitan dengan bidang pertahanan dan keamanan. Ancaman militer merupakan ancaman berbahaya bagi kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa.

Contoh dari ancaman militer yaitu agresi, teroris, ancaman laut dan udara. Sedangkan ancaman non militer merupakan ancaman selain dari bidang militer seperti ancaman berbentuk ideologi, bencana alam, kemajuan ilmu pengetahuan, kemiskinan, dan ancaman politik.


Saat ini integrasi nasional begitu diperlukan oleh bangsa ini. Sebab toleransi antar suku, agama, budaya mulai berkurang akibat pemberitaan media yang seringkali menyoroti hal-hal negatif. Padahal toleransi dan kebersamaan yang positif banyak terjadi di tengah masyarakat. Seperti agama Islam yang menghormati perayaan natal, dan agama Kristen yang menghormati shalat Jum’at merupakan contoh dari toleransi beragama. Tidak hanya itu, ada beragam toleransi yang dilakukan oleh masyarakat seperti toleransi budaya, sosial dan norma-norma masyarakat.

Keadaan integrasi nasional menjadi terancam akibat tindakan teroris dilakukan sekelompok penjahat. Kemudian ada gerakan kemerdekaan Papua yang ingin membuat Papua seakan-akan merdeka. Hal inilah mengancam proses integrasi bangsa. Padahal bangsa yang bersatu tentu akan membuat kehidupan masyarakat lebih aman, tentram dan sejahtera.


Integrasi nasional merupakan suatu proses penyatuan maupun pembauran berbagai aspek sosial budaya, latar belakang ekonomi dalam suatu kesatuan wilayah maupun pembentukan bangsa yang harusnya menjamin terwujud keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam mencapai tujuan bersama sebagai suatu bangsa.

Sebagai upaya dalam mendapatkan kedamaian suatu negara. Karena kedamaian merupakan hal paling penting dalam toleransi dan kebersamaan. Perbedaaan golongan dan ketidakmerataan pembangunan dapat memicu pertengkaran, serta beragam konflik lainnya. Dalam kebersamaan dan kedamaian masyarakat lebih kondusif. Sebab kedamaian memicu rasa aman dan nyaman. Sementara pertengkaran dan peperangan memicu rasa khawatir dan saling curiga satu dengan yang lain. Ketika masyarakat banyak bertengkar, energi yang dikeluarkan akan sia-sia serta akan menimbulkan kerugian dan permasalahan yang semakin kompleks.

Generasi muda yang ada saat ini lebih tertarik pada modernisasi hingga melupakan beragam kebudayaan Indonesia. Anak muda lebih mengenal kebudayaan luar negeri seperti Korea, Jepang, sehingga hal demikian dapat menghilangkan rasa persatuan. Dan lebih mementingkan diri sendiri daripada sesama, akibat pengaruh dari perkembangan teknologi.

Sifat masyarakat indiviualis penyebab hilangnya jiwa persatuan dan kesatuan bangsa. Padahal bangsa ini dikenal bangsa yang suka gotong royong. Maka dibutuhkan pembelajaran di sekolah mengenai Pendidikan Kewarganegaraan sehingga menumbuhkan jiwa berbangsa, sifat patriot dan cinta tanah air. Menjaga kebhinekaan dan terciptanya kehidupan yang aman dan tentram.

Pemuda saat ini perlu memiliki rasa tanggung jawab dalam menlindungi keutuhan dan kesatuan bangsa. Dengan menjunjung tinggi keadilan demi terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran bangsa di masa yang akan datang. Sehingga generasi penerus akan mempunyai rasa kepedulian terhadap sesama dan memiliki rasa persatuan.

Dengan adanya kebersamaan maka bangsa ini akan semakin solid. Kebersamaan yang terjaga selain menciptakan kedamaian, juga menciptakan rasa saling tolong menolong dan kerjasama. Sesuatu yang dikerjakan secara berkelompok akan mencapai sesuatu yang luar biasa. Seperti Jepang saat pulih sangat cepat dari bencana alam yang mengerikan. Karena masyarakatnya saling peduli satu sama lain. Sehingga dapat segera terbebas dari dampak bencana yang sangat merugikan.


Bangsa Indonesia yang beranekaragam tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Perbedaan dibutuhkan untuk saling mengenal dan memahami keunikan masing-masing. Sehingga mampu untuk menutupi kekurangan dengan saling melengkapi. Dengan adanya keunikan dari masing-masing daerah maka bangsa Indonesia akan semakin kaya. Indonesia yang kaya dengan budaya dan sejarah. Sayangnya bangsa ini kurang memperhatikan sejarah. Seperti peninggalan zaman dahulu yang diambil pihak museum dari negara asing. Sebabnya Indonesia dianggap belum mampu menjaga warisan sejarah tersebut.

Kekurangan dari keanekaragaman ialah akan munculnya berbagai konflik, seperti konflik antar suku, antar agama, konflik kepentingan dan beragam konflik lain. Beragam gesekan yang dapat terjadi kapanpun sebab terlalu banyak perbedaan. Tapi hal ini harus dipandang sebagai suatu yang baik, karena setiap perbedaan akan memberikan nilai tambah bagi bangsa ini. Contohnya seperti suku Batak yang bersuara lantang dan keras, dan juga orang dari Makassar yang bernada tinggi. Tentu hal itu bukan karena mereka marah. Tetapi kebiasaan tersebut terbentuk karena lingkungan. Bagaimana ketika kita bertemu dengan mereka? Kalau kita belum mengenal suku Batak, kita bisa takut karena mereka akan terkesan kasar dan galak. Tetapi ketika kita mengenal orangnya dengan baik, maka persepsi negatif tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Globalisasi yang terjadi memicu sikap individualistis, sehingga tidak memperdulikan terhadap kondisi sekitar. Tidak peduli terhadap budaya, lingkungan dan nasib bangsa kedepan. Hal ini menjadi masalah tersendiri. Menurunnya kesadaran masyarakat akan berdampak pada bangsa. Sebab masyarakat yang membangun bangsa.

Dengan semangat persatuan, bangsa ini dapat melewati segala permasalahan yang ada di depan mata. Seperti masalah resesi ekonomi yang terjadi. Dengan adanya integrasi nasional disertai semangat kebersamaan-persatuan maka bangsa ini pasti mampu melepaskan diri dari beragam permasalahan. Mulai dari permasalahan pada sektor pariwisata, pertanian, budaya dan beragam sektor lainnya. Hal itu tentu jika integrasi nasional yang ada berjalan dengan baik dan terarah.


Integrasi nasional dibutuhkan dalam membentuk identitas dan jati diri bangsa. Dari kesatuan yang ada menuju kebersamaan sehingga mempercepat pembangunan dari segala sisi. Adanya intergrasi nasional akan meminimalkan konflik. Sebab toleransi dan saling menghargai antar penduduk telah terbangun.

Integrasi yang terjadi pada suatu bangsa disebabkan oleh perpaduan dari berbagai unsur seperti suku bangsa, tradisi, kepercayaan, agama, sosial, budaya, dan ekonomi, terwujud ke dalam satu kesatuan wilayah, politik, ekonomi, sosial, dan budaya membentuk jati diri bangsa. Bangsa ini membutuhkan integrasi nasional yang masif dalam melindungi keberagaman dan kedamaian yang telah terjalin selama ini. Integrasi nasional yang bersifat progresif akan membantu bangsa menuntun ke jalan penuh kedamaian.

Daftar Pustaka

Tirto. Website : https://tirto.id/pengertian-integrasi-nasional-faktor-pendorong-dan-penghambat-f96a

Tirto. Website https://tirto.id/apa-saja-ancaman-terhadap-integrasi-nasional-indonesia-gavr

Universitas Udayana. PDF : https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_1_dir/6bfed1ab6721a7e36e217799d6017460.pdf

Universitas Negeri Makassar.  PDF : http://eprints.unm.ac.id/12427/1/Artikel%20Jurnal%20Nasional%20Tidak%20Terakreditasi%20-%20Integrasi%20Nasional%20Sebagai%20Salah%20Satu%20Parameter%20Persatuan%20dan%20Keatan%20Bangsa%20Negara%20Republik%20Indonesia.pdf