"Sebenarnya personally, aku itu gak terlalu gimana ya, percaya kalau corona itu ada."

"Penyakitnya itu ada. Cuma sebenarnya gak seheboh itu lho. Terkadang masyarakat terlalu gampang ngambil berita gitu lho."

"Padahal mereka gak cari tau. Gak dengerin dari beberapa pihak. Ngedengerinnya cuma dari satu pihak, jadinya gak punya referensi."

"Nah aku tipe yang kayak corona B aja gitu."

Kalimat-kalimat yang meluncur dengan cepat dari bibir Indira Kalistha tersebut bagaikan sengatan panas matahari di siang bolong yang bisa mengakibatkan bibir pecah-pecah, kulit kering, flek hitam di wajah, tenggorokan serak, dan dehidrasi.

Mbak Indira bisa menganggap corona B aja di saat orang sedunia pusing. Bahkan ada pejabat di Jerman yang sampai bunuh diri karena merasa gagal mengatasi masalah keuangan akibat corona. Ini pasti karena kecerdasannya.

Saat dikonfirmasi Mbak Gritte Agatha, "Tapi tetep kamu cari tau lah ya?" Dijawab dengan yakin, "Cari tau banget, aku tuh."

Membayangkan proses mencari tahu sampai bisa menyimpulkan corona itu B aja bikin saya minder. Sudah berbulan-bulan saya berusaha menyimak berita apa pun tentang corona dan masih deg-degan sampai sekarang karena khawatir terinfeksi. Saya termasuk yang patuh swakarantina 14 hari setelah bepergian sesuai anjuran pemerintah dan para ahli.

Kalau tahu dari awal corona cuma B aja kan segala keributan penanganan corona ini gak perlu terjadi. Ini bukti kedua kecerdasan Mbak Indira, bisa menyangkal rekomendasi ahli dengan sangat percaya diri.

Selain petikan di atas, Indira Kalistha juga memberitahukan gak merasa perlu pakai masker kecuali diminta dan punya kebiasaannya mengabaikan mencuci tangan yang gak berubah bahkan setelah ada corona. Kalau perkataan sudah sesuai dengan perilaku begini berarti paripurna kecerdasaannya. IQ dan EQ senada seirama.

Suaminya, sebagai orang terdekat, juga sudah memberi pernyataan yang cukup jelas bahwa Mbak Indira itu cerdas dan salihah di postingan IG.

"Walaupun banyak orang bilang kamu bodoh, aku ga percaya. Aku percaya bahwa kamu adalah wanita yg cerdas. Mereka cuma ga ngerti aja. Tapi bodoh atau pintar itu ga penting. Yg penting kamu udah jadi istri yg soleha buat aku."

Kan udah disebut tuh bahwa kita inilah yang gak mengerti kecerdasan Mbak Indira. Sudah dijelaskan juga bahwa kepribadian yang introvert membuat seseorang jadi ngomong ceplas-ceplos tanpa berpikir dulu.

Kecerdasannya itu loh yang introvert, jadi jarang muncul kalau gak penting amat. Beda sama kecerdasan ekstrovert yang langsung ketahuan karena sebelum ngomong mikir dulu. Ah, ya sudahlah, percuma dijelaskan. Hanya orang yang cerdas aja yang bisa paham kerumitan semacam ini.

Kita yang gak mengerti jenis kecerdasan yang semacam ini membuat Mbak Indira menangis saat colab sama Mas Deddy. Mbaknya sampai repot menjelaskan bahwa di tas selalu ada masker dan tisu basah.

Loh, di video pertama bilangnya gak pernah pakai masker dan mengabaikan cuci tangan, di video kedua berubah? Ini adalah bukti ketiga kecerdasan Mbak Indira. Mbaknya tahu kita susah paham diberi pencerahan tentang corona yang B aja, karena itu bobot edukasinya dikurangi, disesuaikan kapasitas kita.

Masa kebodohan kita jadi tanggung jawab Mbak Indira sih? Kita yang gak paham tapi malah Mbak Indira yang harus menanggung akibatnya. Sampai mau dilaporkan pidana oleh seorang dokter yang merasa geram karena pembodohan publik yang dilakukan Mbak Indira sebagai influencer.

Pelajaran penting buat kita yang tingkat kecerdasannya masih jauh di bawah level Mbak Indira, jangan berani-beraninya bilang corona itu B aja sebelum mencari tahu. Apalagi sampai menolak pakai masker, enggan cuci tangan, dan bergabung dengan kerumunan saat para ahli menyarankan physical distancing dan ada aturan PSBB.

Selain itu, sebagai orang yang sudah terbukti gak cerdas, seharusnya netizen tahu diri, pilihlah tontonan yang membuat kalian bersemangat menambah kecerdasan.

Mbak Indira Kalistha, Ferdian Paleka, bahkan Mbak Gritte Agatha yang kontennya mirip acara bincang-bincang gosip tapi dengan kemasan edukasi itu sebaiknya jangan ditonton dulu sebelum kalian berhasil jadi orang cerdas. Masih follow? Segera unfollow demi kebaikan bersama.

Sejak video dengan Gritte dan Deddy Corbuzier ditayangkan, sudah ada dua kejadian yang dimuat di berita online, mall penuh sesak karena belanja baju lebaran. Jadi orang yang seperti Mbak Indira dan suaminya itu ada banyak. Disebut Covidiot, sebuah akronim dari Covid-19 dan idiots. Artinya adalah orang yang tak peduli tentang transmisi infeksi Covid-19 dan tidak mau menjalani apa pun yang disarankan oleh tim medis dan pemerintah.

Tentu saja bagi saya Mbak Indira bukan idiot, malah cerdas. Buktinya saya yang awalnya gak tahu sama sekali ada influencer bernama Indira Kalistha sekarang jadi tahu. Tapi untuk follow sih entar dulu, tunggu saya cerdas dulu, supaya bisa sefrekuensi sama mbaknya.

Einstein juga sudah mengingatkan, bahwa yang tidak terbatas di dunia ini ada dua: alam semesta dan kebodohan manusia. Covid-19 dan Covidiot banget kan ya?