Banyak bahasa gaul yang diperbincangkan anak muda pada zaman sekarang, terutama bagi remaja. Remaja merupakan seseorang yang baru menginjak dewasa yang berumur kisaran 16-21 tahun. Di usia ini rasa ingin tahunya sangat tinggi, maka kita harus bijak dalam menyikapinya.

Akhir-akhir ini, kata ilfil semakin familiar di telinga. Tetapi, beberapa orang belum mengetahui makna yang sebenarnya dari kata tersebut. Kebanyakan orang di luar sana, saat mendengar kata ilfil mengartikannya ke arah asmara dan konteks negatif. Namun kata itu juga bisa diartikan dalam hal lain, contohnya dalam hal pertemanan, pekerjaan, dan lainnya.

Lalu, tahukah kamu makna ilfil itu? Bagaimana mengatasi perilaku yang disebut ilfil? Yuk, kita simak penjelasannya bawah ini!

Ilfil merupakan singkatan dari kata “hilang feeling” yang mempunyai arti hilang perasaan. Feeling berasal dari bahasa Inggris yang berarti perasaan. Kata ilfil identik dengan perasaan jijik terhadap seseorang yang bertingkah memalukan. Yang menurut mereka membuat malu dirinya sendiri. Kata ini sering dilontarkan kepada seseorang yang perilaku serta ucapannya kurang menyenangkan.

Mari kita bahas lebih lanjut!

Sebagai contoh, ketika seorang remaja ingin berkenalan dengan lawan jenis. Pada pertemuan pertama, lawan jenisnya mempertunjukkan suatu sikap yang dirasa kurang sopan. Maka, remaja itu pun mesti merasa ilfil. 

Contoh lainnya, seorang pria melihat orang di sebelahnya kencing sembarangan. Hal ini membuat pria tersebut merasa jijik. Nah, perilaku ini bisa disebut ilfil.

Setelah kita mengetahui hal-hal yang bisa membuat orang ilfil, kita bisa mengantisipasi agar tidak membuat orang lain risih atau ilfil dengan kita. Berikut hal atau cara menghadapi orang yang gampang ilfil:

1. Tidak melakukan hal yang terlalu dilebih-lebihkan. Karena bisa membuat orang gampang ilfil. Mereka cepat merasa muak apabila kita melakukan suatu hal yang berlebihan.

2. Saling mengenal satu sama lain. Mengenal orang maupun teman sangat dibutuhkan. Dengan mengenal kepribadian dan kebiasaan mereka, kita bisa terbiasa saja dan memaklumi. Sehingga, kita tidak mudah ilfil satu sama lain.

3. Tidak menjadi orang lain demi terlihat baik. Tentu saja agar terlihat baik di depan orang perlu dilakukan. Tetapi, kita harus tetap menjadi diri sendiri. Dengan menjadi diri sendiri, juga membranding diri kita.

4. Mencoba membicarakan topik yang menarik. Kita tentu pernah bertemu dengan orang yang tidak sefrekuensi. Merasa boring dan kurang paham dengan topik yang dibicarakan. Maka itu, penting mencari teman berbicara yang cocok dengan kita. Jika kita memiliki teman ngobrol yang sefrekuensi topik yang dibahas nantinya akan jauh lebih menarik.

Selain kata ilfil, masih banyak bahasa gaul anak remaja zaman sekarang dan juga merupakan bahasa percakapan keseharian, contohnya sebagai berikut!

1. Confess

Jika Anda bermain media sosial, mesti Anda sangat familiar dengan kata “confess”. Confess merupakan cara mengakui suatu perasaan kepada orang lain baik itu teman maupun pasangan. Misalnya, ‘Aku suka kamu dari lama nih, bisa dong aku confess perasaan aku ke kamu?’.

2. Salting

Pada anak muda saat ini mesti kata ini juga tidak asing di kalangan mereka. Salting atau salah tingkah merupakan istilah yang ditujukan kepada seseorang yang bertingkah aneh, tidak beraturan, serta tidak terkontrol. Biasanya salting ini berhubungan dengan lawan jenis. Contohnya, ‘Jangan liatin aku, nanti aku salting’.

3. Mutualan

Bagi pengguna Twitter mesti tidak asing dengan kata “mutualan”. Kata ini biasanya digunakan oleh pengguna Twitter untuk menjalin pertemanan terhadap pengguna lain. Kata ini berhubungan erat dengan follow (mengikuti) akunMisalnya, ‘Kamu keren, mutualan yuk?’

4. Anxiety 

Anxiety merupakan kata kata dalam bahasa Inggris yang memiliki arti rasa takut atau gelisah. Banyak orang menggunakan kata ini untuk mengungkapkan rasa takut atau cemas yang ada pada dirinya. Contoh penggunaan katanya, Aaaa gimana nih kayaknya anxiety gue kambuh deh’.

5. Ngab

Kalian mungkin tidak asing dengan kata “ngab”. Ngab merupakan singkatan yang memiliki arti “abang atau kakak laki-laki”. Kata ini merupakan sapaan kepada kakak laki-laki yang dianggap lebih dewasa atau sepantaran. Bahkan singkatan ini sangat lumayan ngetrend di kalangan anak muda sekarang. Misalnya, ‘Bagaimana nih ngab kabarnya?’

Masyarakat Indonesia apalagi kalangan remaja sudah terbiasa menggunakan bahasa gaul untuk menunjang komunikasi. Ilfil salah satunya. Ilfil adalah sebuah kata yang biasanya digunakan untuk menunjukkan bahwa kita jijik terhadap sesuatu atau tingkah laku seseorang.

Selain ilfil, remaja juga familiar dengan confess, salting, mutualan, anxiety, dan ngab. Sejatinya menggunakan bahasa gaul juga tidak salah. Namun, tetap saja bahasa Indonesia juga harus tetap dipakai untuk berkomunikasi. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik, bisa menjadi salah satu cara ikut mempertahankan identitas bangsa Indonesia.

Bahasa Indonesia harus tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan budaya. Selain itu, bangsa Indonesia tidak akan kehilangan jati dirinya akan bahasa gaul tersebut.