“Digeboy geboy mujair nang-ning-nong, nang-ning-nong, pak guli pak, bang dung ding ser”

Hayooo pasti tau kan potongan lirik diatas lagu siapa. Yap, benar sekali lagu diatas adalah lagu Geboy Mujair yang dipopulerkan oleh Ayu Ting Ting. Lagu ini sempat viral pada masanya lho gengs. Ngomong-mgomong soal viral, lagu ini cukup unik. Hal ini karena judulnya yang melibatkan ikan mujair. Dari sekian banyaknya ikan, kenapa ya Kak Ayu pilihnya ikan mujair? Bikin penasaran aja deh. Ngomong – ngomong soal ikan, ikan jadi salah satu sumber vitamin bagi tubuh kita lho. Pasti pada suka ikan kan, hayo tunjuk jari yang suka ikan. Salah satunya ada ikan gurami nih yang jadi favorit bagi banyak masyarakat.

Ikan gurami sebagai favorit masyarakat

Ikan  gurami yang memiliki nama  latin Osphronemus gourami. Ikan ini masuk dalam jenis komoditi perikanan yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan gizi pada masyarakat. Banyaknya  masyarakat yang menyukai jenis ikan ini sehingga harga jual pada ikan ini lumayan tinggi lhoo. Padahal pembudidayaan ikan gurami  relatif mudah. 

Ikan gurami termasuk kedalam jenis ikan yang unik lho teman -teman karena   mampu bertahan hidup di perairan yang memiliki oksigen rendah dan  pakan yang diberikan bisa berupa tumbuh-tumbuhan, pelet, dll. Gurami adalah salah satu jenis makhluk hidup omnivora. Akan tetapi dibalik kemudahan dalam pembudidayaan ikan gurami seperti yang sudah diuraikan di atas, ternyata ikan gurami memiliki pertumbuhan yang lambat dan mudah terserang penyakit. Pakan yang diberikan pada ikan gurami tentunya mempunyai pengaruh yang besar  terhadap pertumbuhan gurami itu sendiri dan ketahanan gurami terhadap penyakit.

Apa sih pelet itu dan apa hubungannya dengan minyak sisa kentucky?

Seperti yang sering kita dengar bahwa pelet ialah  makanan buatan yang berbahan dasar dari beberapa macam bahan yang dicampur dan dijadikan adonan, kemudian dicetak. Ukuran dan bentuk dari pelet sendiri juga beragam mulai dari 1-2 cm dengan bentuk bulat ataupun batang. Sebagai pakan  ikan biasanya  pelet harus mengandung lemak, karbohidrat, protein, dan zat gizi lain untuk mendukung pertumbuhan dari ikan itu sendiri sehingga nutrisi pada ikan terpenuhi.

Bahan pakan gurami ini dapat dibuat dengan menggabungkan antara minyak goreng sisa Kentucky dengan bahan pakan alami lainnya seperti daun talas. Dewangga et al. (2017) menjelaskan bahwa daun talas mengandung senyawa flavonoid dan Saponin. Flavonoid ialah senyawa polifenol yang berfungsi sebagai senyawa antibakteri dengan cara membentuk senyawa kompleks terhadap protein ekstraseluler dan bersifat sebagai koagulator protein. Saponin yang terkandung dalam talas juga dapat membantu menyerang jamur sehingga membantu proses penyembuhan luka.

Penyakit apa yang sering muncul pada ikan gurami?

Rosmawati et al. (2016) mengatakan bahwa ikan gurami seringkali mengalami pecah pembuluh darah yang  disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Bakteri ini mampu mengeluarkan eksotoksin  yang menimbulkan bercak merah pada permukaan tubuh, rusaknya sisik dan sirip, dan mata menonjol.   Senyawa flavonoid yang terkandung dalam pakan ikan ini yang berasal dari talas mampu menghambat kerja bakteri dengan memproduksi enteroksi yang terkandung pada eksotoksin serta memacu sistem imun pada gurami dengan merangsang perbanyakan sel darah putih.

Yuk, gausah berlama-lama lagi, Mari kita simak bagaimana proses pembuatannya!

Dalam pembuatan pelet gurami  diawali dengan memotong daun talas menjadi ukuran yang lebih kecil agar memudahkan kita dalam proses pengolahan. Selanjutnya, daun talas yang sudah dipotong kecil-kecil dijemur di bawah sinar matahari sampai kering dan wajib  dihaluskan dengan blender untuk memperoleh tepung daun talas yang  halus. 

Proses selanjutnya adalah menyiapkan minyak goreng sisa kentucky yang bisa diperoleh dari penjual ayam goreng kentucky di pinggiran jalan. Minyak goreng sisa kentucky tersebut harus kondisi padat sehingga berbentuk gumpalan tepung sisa. Setelah tepung   daun talas dan gumpalan tepung sisa penggorengan siap maka dilanjutkan dengan proses pencampuran kedua bahan tersebut dengan tepung kedelai, tepung terigu, dedak, dan minyak ikan menggunakan mesin giling pelet. Ketika melakukan penggilingan bahan- bahan tersebut, dilakukan hingga bahan- bahan tersebut tercampur rata sampai mesin giling pelet akan mencetak pelet dan pelet harus  diangin-anginkan segera ditempat terbuka.

Apa aja sih manfaat daun talas?

Menurut Sefni dkk. (2019), daun talas mengandung protein sebesar 27.80 % dan energi bruto sebesar 3.821 kal/g sehingga cocok apabila dijadikan bahan dasar dalam pembuatan pelet gurami. Keberadaan tanaman talas sendiri juga mudah ditemui karena tanaman yang memiliki nama latin Coloasia esculenta ini adaptif terhadap lingkungan sehingga tanaman tersebut dapat tumbuh di tempat yang kering seperti pekarangan, ladang, kebun, sawah atau rawa.

Darimana minyak sisa kentucky berasal? 

Minyak goreng sisa kentucky dipilih karena banyak tersedia dipasaran. Minyak goreng sisa kentucky ini dapat dimanfaatkan karena pada sisa tepung tersebut mengandung unsur yang dapat menambah kalori pada pelet. Selain itu, minyak ini digunakan karena mudahnya untuk didapatkan. Penggunaan minyak sisa kentucky bermanfaat untuk menambah protein serta vitamin dan mineral dalam bahan baku pakan pelet dan dapat mengurangi limbah penggorengan kentucky.

Pada umumnya minyak sisa penggorengan kentucky tersebut dibuang ke lingkungan tanpa proses pengolahan. Hal ini mengakibatkan lingkungan kotor dan mencemari air maupun tanah. Tanah yang tercemar limbah minyak secara terus menurus akan mengurangi kesuburan tanah sedangkan air yang tercemar limbah minyak akan mempengaruhi kandungan mineral pada air bersih tersebut.

Untung apa buntung?

Pada umumnya, harga pelet per kilogramnya yang terdapat di pasaran berkisar antara  Rp13.000,00 – Rp20.000,00. Namun dengan memproduksi pelet sendiri dapat menghemat biaya pemberian pakan ikan. Harga minyak bekas di pasaran memiliki harga dengan kisaran Rp5.000,00. 

Pada umumnya daun talas dianggap sebagai hama di perkebunan, sehingga para pemilik kebun dengan senang membersihkan daun talas yang tumbuh di perkebunan mereka tanpa memikirkan nilai jual daun talas tersebut.

Pembuatan pelet gurami dari minyak goreng sisa kentucky dan daun talas ini sangat mudah dan efektif, dikarenakan tidak membutuhkan biaya produksi yang banyak dan pelet yang dihasilkan dari minyak bekas yang dipadukan dengan daun talas ini tidak memerlukan perlakuan dan penanganan khusus dalam proses produksinya. Oleh karena itu,  pembudidaya ikan gurami yang ingin mendapatkan keuntungan lebih besar bisa menggunakan pelet ini sebagai salah satu pilihan alternatif yang dapat menunjang budidaya ikan gurami. 

Pelet ini juga memiliki khasiat yang tinggi dikarenakan dalam proses pembuatanya tidak disertai dengan limbah daging busuk, Oleh karena itu pelet ini sangat baik apabila dijadikan makanan utama pada ternak ikan gurami sehingga hasil budidaya gurami akan sangat menguntungkan, baik dari sisi keuangan maupun kulaitas hasil panen.

Setelah baca artikel diatas, kira-kira sobat langsung kepikiran untuk membuat budidaya ikan gurami gak nih?. Selain proses pembudidayaannya yang dapat dilakukan dengan mudah serta bahan – bahan yang digunakan juga mudah diperoleh lho!. Proses budidaya ikan gurami ini dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan untuk berbisnis yang tidak memerlukan modal besar tetapi menghasilkan keuntungan yang besar. Yuk mulai berbisnis budidaya ikan gurami, modal dikit tapi cuan banyak! Keren banget deh

Referensi:

Dewangga, A., Meriani, S. F., Apriliany, R., Darojati, U. A., Yudha, A. I.2017. Formulasi Tablet Effevecent Dari Ekstrak Etanol Daun Talas (Colocasia esculenta L.) Sebagai Antiseptik Topikal. BIOMEDIKA. 9(2): 1-5.

Rosmawaty,R., Rosidah, dan Liviawaty, E.2016.Pemanfaatan Ekstrak Kulit Jengkol Dalam Pakan Ikan Untuk Meningkatkan Imunitas Benih Gurame (Osphronemus gouramy) Terhadap Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophila. Jurnal Perikanan Kelautan.7 (1):14-22.

Sefni, E., dan Rahayu, R.2019. Pemanfaatan Kombinasi Tepung Daun Talas (Colocasia esculenta L. Schott) dan Tepung Kedelai dalam Formulasi Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Berat Ikan Gurami (Osphronemus goramy L.).Jurnal Metamorfosa. 6(1):44-50.