Kalian memiliki hobi menulis? Apakah di sekolah kalian memiliki mading sekolah? Kalian harus tahu, kita bisa mengembangkan kreativitas menulis kita melalui mading sekolah. Tidak hanya menulis puisi atau cerpen yang kemudian dipublikasikan di mading sekolah, tetapi juga bisa menuliskan hal-hal lain seperti artikel, berita, esai hingga komik.

Kalian pasti tahu, menulis merupakan sebuah kemampuan yang sudah pasti dimiliki oleh setiap orang. Menulis ini biasanya sangat berkaitan erat dengan imajinasi dan kreativitas seseorang. 

Hal yang paling mudah dalam menulis yaitu menceritakan kisah diri kita sendiri. Namun tidak hanya itu saja, memiliki kemampuan dalam menulis harus terus dikembangkan agar menjadi sebuah karya yang bisa dinikmati oleh banyak orang.

Kemampuan menulis pasti dimiliki oleh siapa saja, tak terkecuali para siswa sekolah yang mempunyai kreativitas dan imajinasi yang tinggi. Namun beberapa dari mereka masih banyak yang belum memahami cara berkreasi dalam menulis, sehingga yang mereka lakukan hanya diam dan menyimpan semua bakat menulisnya. 

Salah satu cara agar mereka bisa meningkatkan keterampilan menulis mereka dan meluapkan semua bakatnya yaitu dengan memulai menciptakan karya tulis melalui mading sekolah.

Dari yang kita ketahui, bahwa mading atau majalah dinding merupakan suatu sarana untuk menyebarluaskan informasi yang biasanya berada di sekolah. Mading sangat bermanfaat bagi para siswa untuk mendapatkan sebuah informasi apapun mulai dari informasi mengenai sekolah maupun informasi penting yang mendidik dari luar sekolah, misalnya seperti informasi dari pemerintah pendidikan. 

Tidak hanya itu, mading juga bisa digunakan para siswa untuk meluapkan kreatifitasnya untuk dinikmati oleh seluruh warga sekolah. Siswa bisa mengembangkan seluruh kreatifitas menulis dan pengetahuan yang mereka miliki untuk dipublikasikan dan dinikmati para siswa lainnya dilingkungan sekolah.

Pada umumnya, mading biasanya dijadikan sebagai ekstrakurikuler di sekolah. Bagi para siswa yang gemar menulis dan mempunyai imajinasi yang tinggi serta kreatif, pasti akan sangat senang bila menjadi salah satu bagian dari anggota ekstrakurikuler mading. 

Ada banyak kegiatan yang dilakukan ketika mengikuti ekstrakurikuler mading, seperti menulis naskah pendek, esai, puisi, cerpen, berita, artikel, komik dan masih banyak lagi yang bisa dipublikasikan melalui mading.

Dalam kegiatan ekstrakurikuler mading di sekolah, tidak hanya anggota ekstrakurikuler mading saja yang bisa menghasilkan karya dan mempublikasikannya. Seluruh warga sekolah juga bisa mempublikasikannya lewat mading sekolah. 

Ketika ekstrakurikuler mading sekolah berjalan dengan baik, maka tidak hanya mengembangkan bakat menulis para siswa, tetapi juga mengembangkan minat baca bagi seluruh warga sekolah termasuk guru dan staf sekolah.

Kegiatan yang bisa dilakukan yaitu dengan mengadakan perlombaan menghasilkan karya yang nantinya akan dipublikasikan melalui mading sekolah. Hal ini bertujuan agar banyak siswa yang bisa mengembangkan idenya dalam menulis, misalnya seperti mengadakan perlombaan membuat puisi, cerpen atau essai yang bisa meningkatkan kreativitas menulis para siswa.

Tentunya juga agar tidak hanya pengurus ekstrakurikuler mading saja yang membuat karya tulis, tetapi seluruh warga sekolah juga bisa mengembangkan ide dan kreativitasnya untuk dipublikasikan melalui mading sekolah.

Tidak hanya dengan mengadakan perlombaan saja, seluruh warga sekolah sekaligus pengurus ekstrakurikuler mading bisa menuliskan berita dari seluruh acara atau kegiatan yang dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah. Misalnya seperti acara memperingati hari guru, acara memperingati HUT RI, acara seminar yang dilakukan di lingkungan sekolah sampai kegiatan yang dilakukan di luar sekolah.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kreativitas dalam menulis maka diperlukannya berlatih dalam menulis dengan sungguh-sungguh, selalu mengembangkan ide dan kreativitas yang ada di dalam pikiran dan terus selalu mencoba menghasilkan sebuah karya tulis.

Sebagai seorang siswa pasti akan mendapatkan pengetahuan ketika proses pembelajaran di kelas. Biasanya, guru Bahasa Indonesia secara tidak langsung akan melatih kemampuan dalam menulis mereka untuk membuat sebuah karya tulis dengan cara menuliskan biografi atau pengalaman selama liburan di akhir tahun. Ini juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam hal menulis.

Akan selalu ada ide dan inspirasi yang didapatkan ketika akan menulis. Bahkan, hanya dengan melihat satu benda di sekitar kita saja akan menjadikan objek itu sebagai inspirasi. Misalnya dengan melihat sebuah bunga matahari yang indah bermekaran di halaman rumah, tentu akan tersebelit kata tentang bunga matahari tersebut.

Ya, sebenarnya mudah saja untuk memulai menulis, hanya saja kita takut jika tulisan kita tidak diterima oleh publik. Kita bisa memulainya dengan menulis sebuah karangan dan di tempel di majalah dinding sekolah. Memulai dengan tulisan sederhana sampai terbiasa untuk menulis dan menciptakan sebuah karya hingga berani mempublikasikannya pada media.

Tidak ada salahnya mencoba berkreativitas lewat mading sekolah. Ini bisa dijadikan sebagai sarana utama untuk mengembangkan kreativitas menulis yang kita miliki. Jangan malu untuk mencoba!