Kata orang, kehidupan akan terasa sangat indah jika kita mampu menebar banyak kebermanfaatan. Selama seseorang menjadi insan berkualitas, ketika kelebihan yang ada di dalam dirinya itu, bisa membawa kebaikan bagi banyak orang, sudah sangat pasti, ia bakal mendapatkan kehidupan yang menggembirakan. Tetapi sebaliknya, jika ia tak punya kebermanfaatan yang bisa diberi, maka tentu, ia akan merasakan kehidupan yang jenuh, serta diliputi gairah kerupuk yang mudah rapuh.

Tanpa terasa, kehidupan yang bisa menebar banyak kebermanfaatan, adalah kehidupan yang amat mengasyikkan. Loh, bagaimana tidak mengasyikkan? Kalau keberadaan kita dibutuhkan oleh orang-orang. Yang mampu mendatangkan kebahagiaan tersendiri di hati banyak orang. Dan menurut pandangan kebanyakan, manusia yang punya potensi memberi manfaat, adalah orang yang sedang menjalani kehidupan yang mengasyikkan!

Tetapi pertanyaan kita setelah itu berporos pada satu lingkaran. Bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan kehidupan yang bermanfaat? Apa saja hal yang benar-benar dibutuhkan banyak orang? Atau, apa saja prosedur yang mesti dilewati agar bisa menjadi pribadi yang berarti? Setidaknya pertanyaan-pertanyaan diatas akan terulas secara sederhana—berdasarkan pengamatan saya pribadi—melalui tulisan yang singkat ini.

Yang pertama. Pengetahuan.

Perjalanan yang kita lakukan di dunia ini sangatlah panjang. Ada banyak hal menarik yang perlu kita ketahui. Dan alangkah meruginya seseorang, jika ia tidak punya keinginan lebih untuk menggali ilmu pengetahuan yang telah Tuhan beri. Dunia yang bisa secanggih ini, disebabkan karena banyaknya orang yang berpengetahuan. Coba saja Anda bayangkan, jika seandainya dunia diisi oleh orang-orang malas yang enggan memperluas wawasan. Sudah seberapa jenuh kah kita untuk tinggal di bumi ini? Tidak ada lampu, tidak ada jalanan, tidak ada perabotan, tidak ada buku, tidak ada hp, tidak ada laptop, dan tidak ada kendaraan. Semuanya tidak ada. Karena itu semua, hanya akan dibuat oleh orang yang berpengetahuan. Dan menjadi orang yang berpengetahuan, merupakan cara agar mendapatkan kehidupan yang teramat mengasyikkan.

Jika kita lihat, orang yang punya pengetahuan, akan lebih dikedepankan ketimbang mereka yang sama sekali tidak punya ketertarikan dengan dunia pendidikan. Orang yang tahu akan lebih mulia dibanding orang yang enggan untuk tahu. Siapapun pasti akan mengamini ini. Yang banyak tahu akan lebih dihargai, dan berpotensi besar memberikan manfaat kepada orang yang berada di sekelilingnya. Jadi orang yang berpengetahuan, cara sederhana yang terbukti ampuh membuat kita merasakan kebahagiaan.

Yang kedua. Pengalaman.

Sebagaimana yang kita tahu, bahwa perjalanan ini sangat panjang. Maka sudah pasti, akan ada banyak hal yang harus kita lakukan. Ada banyak hal yang kita mesti bereksperimen di dalamnya. Kenapa? Agar kita tahu, ternyata sesuatu yang ini salah jika dibuat semacam ini, oh sedangkan yang itu bagus jika dimasukkan ini. Kalimat ‘oh, oh’ yang berulang-ulang  itu akan kita ucapkan setelah mendapatkan kumpulan pengetahuan dan pengalaman. Apalagi mengucapkan ‘oh’ sambari kepala mengangguk. Atau sampai menggeleng, saking mahalnya pengalaman itu kita dapatkan.

Thomas Alfa Edison, tidak akan pernah berhasil menemukan temuannya, jika ia tidak memberanikan diri untuk mengukir pengalamannya. Ia katakan, butuh 1000 lebih eksperimen untuk bisa membuat lampu ini menjadi nyala terang benderang. Dan kita bisa lihat sekarang, terbukti, ia dengan pengalaman yang pernah ia ukir, mampu menebar kebermanfaatan di tangan banyak orang. Dan—menurut saya—ketika kita mampu mendapat banyak pengalaman, itu juga merupakan cara merajut kehidupan yang mengasyikkan!

Kemudian yang ketiga. Jaringan.

Kita manusia ini merupakan makhluk sosial. Adalah ciptaan Tuhan yang berkebutuhan dengan makhluk lainnya. Tidak bakalan ada manusia yang mampu hidup secara sendirian. Semandiri apapun ia di dunia ini, ia juga pasti butuh orang lain untuk melengkapi hidupnya. Jadi sekali lagi, tidak akan pernah ada manusia yang bisa hidup sendiri.

Oleh karena alasan itu, ada gunanya jika kita membangun hubungan dengan banyak orang, agar kita bisa punya banyak kenalan. Jika Anda bertanya, seberapa besar untungnya jika Anda punya banyak kenalan? Eits bro, jangan salah. Orang yang punya banyak kawan, berpotensi besar untuk mendapatkan dukungan ketimbang dia yang selalu mengurung diri di dalam kamar. Tidak sekedar dukungan, bantuan berupa material ataupun in-material juga bakalan mudah ia dapatkan.

Mungkin inilah sebabnya, jika ajaran islam selalu menggaungkan, ajakan untuk membangun hubungan persaudaraan, merajut tali kasih sayang untuk seluruh alam, saling mengucap salam kedamaian, hatta kepada orang asing yang belum dikenal. Tujuannya sesederhana ini, yakni agar kita mendapatkan kehidupan yang sangat mengasyikkan!

Jadi untuk mendapatkan kehidupan yang mengasyikkan, tidak usah pikir panjang. Cukup dengan meraih tiga ini sebanyak-banyaknya. Maka tidak butuh waktu lama, sesuatu yang penuh keasyikan akan segera Anda dapatkan. Cukup cari banyak-banyak pengetahuan, cari kumpulan deretan pengalaman, lalu jalinlah hubungan dengan banyak orang. Lalu setelah itu. Selamat! Hidup Anda sangat mengasyikkan!