Hidup tak bisa terlepas dari kertas? 

Pohon merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang keberlangsungan hidup manusia. Beberapa fungsi pohon yang sangat penting diantaranya mengahasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia untuk bernafas, menyerap karbon dioksida, mencegah erosi dan menjaga kesuburan tanah.

Dari tahun ke tahun jumlah pohon terus mengalami penurunan, hal ini dikarenakan pohon telah menjadi bahan baku industri. Pohon-pohon ditebang setiap hari untuk memenuhi kebutuhan produksi. 

Salah satu industri yang menggunakan pohon sebagai bahan baku adalah industri pembuatan kertas dan tisu.Kertas masih menjadi media utama dalam kegiatan surat menyurat. hampir setiap hari kita menggunakan kertas, dan kadang menggunakan kertas itu dengan sia-sia tanpa memikirkan dari mana kertas itu berasal. 

Untuk membuat 15 rim kertas berukuran A4 membutuhkan 1 batang pohon sebahagai bahan baku dan untuk membuat kertas koran yang terbit setiap hari, untuk setiap 7000 eksemplarnya akan menebang 10-17 pohon hutan.

Selain kertas kita juga biasa menggunakan tisu yang terbuat dari bahan baku yang sama. tisu menjadi alat yang sangat praktis untuk digunakan, dengan bentuknya yang tipis dan ringan memudahkan kita untuk membawanya berpergian. 

Selain itu, jika menggunakan tisu kita tidak perlu repot untuk mencucinya, cukup sekali pakai kemudian dibuang. Padahal untuk membuat 2 pack  berisikan 40 lembar tisu saja produsen memerlukan 1 pohon yang berumur 6 tahun.

Jadi berapa banyak kertas dan tisu yang kita gunakan setiap hari? Berapa banyak orang yang menggunakan kertas dan tisu ?. berapa banyak pohon yang telah ditebang hanya untuk membuat kertas dan  tisu?. 

Sampai saat ini pun indonesia sudah kehilangan sekitar 72% hutan aslinya.Salah satu cara untuk mengurangi laju pengurangan pohon adalah bijak dalam menggunakan kertas dan tisu. Kita bisa mengurangi penggunaan kertas dengan menggantinya menggunakan media tulis elektronik, dan menggunakan saputangan yang terbuat dari kain untuk mengurangi pemakaian tisu.Pohon sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia. 

Tanpa adanya pohon akan timbul berbagai masalah yang akan mengancam keberlangsungan hidup manusia, oleh karena itu kita harus bijak dalam merawat dan memanfaatkan pohon. Setiap insan manusia sejak ia lahir kebumi kontak dengan kertas secara tidak langsung terjadi tanpa disadari, surat kelahiran adalah kertas bukti bahwa ada seorang anak manusia lahir dan mengarungi kehidupan dan menambah kebutuhan kertas-kertas dimuka bumi.

Balita waktu keingin tahuan seseorang sedang bergelora, seakan semua ingin digenggam, ini ingin dipunyai, itu ingin diwarnai. Mulai dari kertas origami warna warni, kertas putih polos sepolos dirimu waktu itu, sebuah pena untuk membuat sekedar coretan abstrak namun menyenangkan hati bukan ? Ya, semua diri tak ayal tak mampu jauh dari sebuah benda ini.

Tiba masanya umur telah mencapai kriteria untuk bergabung bersama kawan ditaman kanak-kanak. Dititik ini hidup dan kertas akan lebih dominan dan terus berkelanjutan hingga nanti. Pembelajaran yang asik menyanyi, berlari, dan fokus utamanya menanamkan dasar-dasar kehidupan dan pendidikan pada peserta didik 

Disinilah hidup dan kertas dimulai dengan bimbang, ingin menghindarinya, namun memerlukannya. Ingin tak ada penebangan pohon yang merajalela , namun tak bisa melepasnya 

Dilema itu yang selalu terpikir. Jalan apa yang dapat mengurangi penggunaan kertas yang menjadi momok menakutkan di masa depan. 10 tahun kedepan atau 100 tahun kedepan mungkin masih aman, selebihnya dari itu ? Mungkin generasi pada masa itu hanya melihat kertas dalam dunia maya bukan dunia nyata.

Dikutip dari website kementerian perindustrian republik indonesia, " produksi kertas bisa mencapai 13 juta ton pertahun, trennya kebutuhan kertas di beberapa negara selalu meningkat saat mendekati musim dingin diakhir tahun."

Harusnya dalam era industri 4.0 kita dapat mengurangi dan mengalihkan penggunaan kertas. Dalam dunia ekonomi bisa dilakukan dengan pengiriman struk atau nota belanja dengan platform smartphone tidak lagi dengan cetakan kertas, dengan dunia perbankan buku buku tabungan bisa dialihkan secara digital, meski peredaran uang kertas belum ada solusinya. 

Dalam dunia pendidikan guru dan tenaga pendidik diharap kreatif membuat tugas dengan tidak melulu ketergantungan dengat kertas, tugas tugas berupa file file word, excel dan lain lain tidak lagi harus di print out sebaiknya dikirim melalui email itu jelas lebih efektif atau dengan pertanyaan dan ujian secara lisan yang dapat membentuk karakter anak akan lebih komunikatif kedepannya.  

Dalam dunia ekonomi kreatif, para penggiat didalamnya dituntut mampu mendaur ulang kertas yang tak bertuan itu menjadi bahan bahan yang bernilai jual dan dapat menjadi komoditas untuk diperjual belikan. 

Hidup dan kertas sebenarnya adalah budaya hidup sehat namun jika penggunaan terkendali dan tidak mubazir, tetapi dalam kenyataan rill nya saat ini kita tak bisa memisahkan diri dari kertas namun banyak solusi dan jalan keluar untuk upaya upaya dalam pengurangan dan membatasi penggunaan kertas.

Hidup dan kertas tetap harmonis
Hutan dan hidup akan berkawan
Dunia dan kita akan hidup bersama
Dalam kebahagiaan dan ketaatan
Tuhan bersama orang orang yang tidak berlebih lebihan.