Arsiparis
1 tahun lalu · 79 view · 1 menit baca · Puisi 80828_97751.jpg
Jogyaspot.com

Gerimis di Yogyakarta

Saat matahari belum binar betul

Aku menyapamu dengan berjuta kenangan

Rintik gerimis menyambutku

Menggugah setiap yang pernah terlewati


Di kota ini ribuan otak idealis lahir

Mereka disepuh bagai keris ampuh

Mendalami riwayat jejak hikmah dan laku hidup

Meski di Jakarta nanti lumpuh


Yogyakarta merenda setiap yuwana

Menjadikannya Arjuna bahkan mungkin Rahwana

Gerimis Yogyakarta membuka kisah 

Berjuta pena pada siapa ia bertahta


Pagi ini di Yogyakarta

Aku  mendengar tembang macapat

Rintik gerimis Yogyakarta melantunkan sekar gambuh

Hitam putih anaknya jadi bunga tutur


Di Jakarta mereka lupa dan jumawa

Dan gerimis di Yogyakarta melagukan megatruh untuknya

Artikel Terkait