Rokok adalah tembakau kering yang digulung dengan zat kimia tertentu. Merokok adalah kegiatan membakar tembakau kering tersebut kemudian dihisap dan dihembuskan. Begitu diulang-ulangi sampai rokok itu terbakar habis.

Perilaku merokok di Indonesia saat ini menjadi sebuah kebiasaan yang wajar. Merokok sekarang ini sudah dapat ditolerir oleh masyarakat. Bahkan banyak diantara remaja saat ini yang menjadi perokok aktif dan perokok berat.

Di kalangan remaja merokok menjadi hal yang wajar, bahkan di zaman sekarang ini merokok bagi remaja adalah hal gaul. Banyak orang yang meng-claim hal itu sehingga remaja menjadi terpacu untuk mencoba karena masa remaja adalah masa mencari jati diri.

Remaja sangat mudah untuk dipengaruhi. Menurut Kemenkes RI pada tahun 2015 sifat khas remaja seperti mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung risiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan yang matang.

Remaja mulai meninggalkan sifat kekanak-kanakan dan memulai untuk mencoba hal-hal yang bersifat lebih dewasa. Salah satu contohnya adalah merokok. Tetapi banyak diantara mereka yang belum memahami dampak buruk yang diakibatkan merokok.  

Ada banyak efek buruk merokok yang berkaitan dengan kesehatan, tingkat sosial, dan psikologis yang dapat membahayakan kehidupan seseorang dengan sangat rinci. 

Untuk membuat rokok, orang menanam pohon tembakau yang daunnya sebagian besar dihisap atau dikunyah dan diendus untuk berbagai macam efek. Merokok yang melibatkan tembakau, mengandung bahan kimia tertentu yang dikenal sebagai nikotin. 

Nikotin adalah bahan kimia yang sangat adiktif  dan orang yang merokok dapat meyebabkan kecanduan nikotin untuk jangka waktu lama jika dia tidak berhati-hati untuk pertama kalinya. Selain nikotin, tembakau mengandung sembilan belas bahan kimia penyebab kanker yang berbeda dan bahan kimia ini disebut tar.

Orang merokok untuk alasan yang variatif seperti mereka ingin menghasilkan rasa sehat, untuk meningkatkan suasana hati mereka, dan untuk meningkatkan konsentrasi jangka pendek dan memori.

Merokok adalah ancaman kesehatan utama, tetapi tetap saja orang memberikan alasan yang berbeda untuk merokok, sebagian besar pembenaran ini tidak terlalu masuk akal.

Merokok sebagian besar dimulai pada usia muda karena remaja berpikir bahwa jika mereka mulai merokok mereka akan dianggap dewasa, tetapi tentu saja mereka salah dan menyebabkan resiko kesehatan yang serius bagi diri mereka sendiri.

Merokok oleh banyak orang adalah cara untuk bersantai, tetapi itu datang dengan resiko kesehatan yang lebih besar untuk merusak otak. Merokok adalah kebiasaan yang sangat buruk sehingga harus dihentikan, perokok tidak mempertaruhkan nyawa mereka tetapi nyawa orang lain yang menghirup asap.

Efek merokok berbeda dari seseorang ke orang lain tergantung pada paparan bahan kimia rokok. Merokok bukan hanya masalah kesehatan masyarakat, tetapi juga memiliki pengaruh yang besar bagi keuangan negara.

Sampai kita berhenti merokok, lebih banyak orang akan kecanduan, lebih banyak orang akan sakit, lebih banyak keluarga akan hancur karena kehilangan orang-orang yang dicintai, membawa kerusakan besar pada sistem medis nasional.

Bahaya merokok pada tubuh seseorang sangat besar dan merokok harus dilarang dari semua tempat umum. Merokok dapat dengan mudah membuat tubuh lemah, dan menyebabkan kematian yang lambat dan menyakitkan.

Ada banyak fakta terkait merokok dan kematian, misalnya di Amerika Serikat ada sekitar 443.000 kematian akibat merokok, yaitu sekitar satu dari lima kematian setiap tahun. Angka yang dibilang sangat banyak, tetapi masih belum disadari oleh banyak masyarakat. 

Juga diyakini bahwa setiap tahun lebih banyak kematian terjadi karena merokok dibandingkan dengan menggabungkan kematian oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV), alkohol, bunuh diri, obat-obatan terlarang, pembunuhan dan kecelakaan lalu lintas.

Karena merokok, sembilan puluh persen dari semua kanker paru-paru pada pria disebabkan, dan delapan puluh persen dari semua kematian kanker paru-paru pada wanita. Diperkirakan bahwa kematian sembilan puluh persen dari semua kematian oleh penyakit paru-paru obstruktif kronis disebabkan oleh merokok.

Kesimpulannya merokok tidak hanya berbahaya bagi perokok itu sendiri tetapi bagi semua orang di sekitarnya. Orang yang merokok telah meningkatkan peluang mereka terkena penyakit jantung dan kanker paru-paru. Apalagi para remaja yang seharusnya tumbuh sehat malah penyakitan akibat rokok.

Remaja yang kecanduan merokok memiliki kemungkinan besar di masa tuanya akan sakit-sakitan. Memang, penyakit yang diakibatkan rokok tidak langsung dirasakan. Tetapi penyakit itulah yang akan menjadi kejutan buruk bagi mereka di masa yang akan datang.

Sepenuhnya memahami bahaya merokok dan menghentikannya dari mengambil nyawa orang-orang yang berbudi luhur merupakan kebutuhan mutlak. Merokok harus dihentikan oleh perokok untuk menghindari kerugian finansial dan efek berbahaya dari kesehatan.

Merokok sangat berkontribusi terhadap sterilitas sehingga baik pria maupun wanita harus mencegahnya. Kita tahu hampir setiap penyakit yang terkait dengan merokok dan menyebabkan kematian sehingga sekarang saatnya untuk mengatakan tidak pada efek berbahaya dari merokok.

Orang tua memiliki peran penting untuk lebih memperhatikan anak mereka agar tidak terjerumus ke pergaulan yang buruk. Remaja seharusnya juga dapat menyaring apa yang baik bagi mereka. Remaja tidak boleh gampang terpengaruh terhadap hal-hal buruk. Tidak ada yang keren dari merokok.