76887_90051.jpg
Puisi · 1 menit baca

Gadis Kecil dan Halte

Gadis kecil itu kembali mendatangi halte bus di salah satu sudut kota. Dia sedang menanti jadwal kedatangan salah satu bus.

Gadis itu percaya bus itu akan datang hari ini. Bila tidak hari ini pun, masih ada esok dan esoknya lagi. Dia harus tetap menunggu. Dia harus mendapatkan bus yang satu itu.

Sudah larut tapi bus itu belum juga datang. Mungkin tidak hari ini. Tak apa. Besok Gadis kecil itu akan datang lagi. Dia harus segera beristirahat agar bisa bangun dan datang lebih awal ke halte.

Datang lebih awal keesokan harinya, Gadis kecil itu mulai lelah. Dia mulai merasa putus asa akan kedatangan bus itu. Dia menangis, semakin lama semakin keras tangisnya. "Bagaimana bila bus itu tidak datang?" Keluhnya. "Lalu siapa yang akan menolongku?" 

"Tubuhku tertinggal di bangku tengah bus itu, bila bus itu tak datang, bagaimana bisa aku mendapatkan tubuhku kembali?".

.Gadis kecil itu terus menangis di sudut halte kota mati.