Siapa yang tidak kenal dengan aplikasi WhatsApp? Atau siapa sih yang tidak memakai aplikasi WhatsApp? Aplikasi gratis untuk berkomunikasi yang masih berjaya dan dipakai oleh hampir semua pengguna smartphone di seluruh belahan dunia.

Umumnya pengguna WhatsApp memang sudah tercukupi kebutuhannya hanya dengan satu aplikasi ini saja. Berkomunikasi secara personal bahkan dengan beberapa orang sekaligus bisa dilakukan. Mengirim file mulai dari foto atau gambar dengan ukuran kecil sampai ke dokumen yang ukurannya besar pun bisa. Melakukan panggilan biasa sampai panggilan dengan video beramai-ramai pun bisa. 

Di masa serba-digital ini, muncul pula yang namanya gerakan cashless. Atau yang sering kita sebut dengan dompet elekronik (e-wallet). Hampir semua bentuk pembayaran dilakukan secara online. Mulai dari isi ulang pulsa, token listrik, sampai berbelanja dan transfer uang antarbank.

Lalu hadirlah beberapa aplikasi cashless yang mungkin saat ini sudah sangat familier bagi kita ya. Sebut saja; Ovo, Jenius, Dana, dan lain-lain.

WhatsApp sepertinya melihat hal ini sebagai peluang baru untuk menarik hati para pelanggannya. Mereka menghadirkan fitur baru di WhatsApp yang dinamakan 'WhatsApp Bebas Bayar'.

Apa itu 'WhatsApp Bebas Bayar'?

Fitur ini adalah fitur yang ditujukan untuk memudahkan para pengguna WhatsApp untuk melakukan pembayaran secara online. Konsepnya sama dengan beberapa aplikasi cashless lainnya.

Pertama-tama kita bisa mendaftarkan diri di nomor 0815-5333-9999. Setelah itu, dibutuhkan beberapa langkah yang harus dilakukan, seperti mengisi data, melakukan verifikasi surat elektronik, serta memasukkan enam digit PIN.

Hanya itu saja? Iya, sesimpel itu.Praktis, simple, dan cepat. Hanya dengan chatting seperti biasa, pembayaran dapat terselesaikan. Tidak perlu menunggu jam kantor karena layanan ini bisa digunakan dalam 24 jam.

Dan seperti aplikasi cashless lainnya juga, tentu saja, kita perlu melakukan pengisian saldo (top up) agar selanjutnya mudah untuk melakukan pembayaran. Pengisian saldo ini bisa dilakukan di Alfamart terdekat dari tempat tinggal kita.

Pembayaran apa saja yang bisa dilakukan di fitur WhatsApp ini? Banyak.

  1. Pembayaran Listrik
  2. Pembelian pulsa handphone
  3. Pembelian token listrik
  4. Pembayaran air (PDAM)
  5. Transfer dana antar-akun WhatsApp Bebas Bayar
  6. Transfer dana antar-rekening bank

Selain itu, kita bisa selalu mengecek sisa saldo dan bonus yang kita dapatkan selama menggunakan fitur ini.

Tidak ada bedanya dengan aplikasi cashless lainnya, dong? Memang. Hampir tidak ada perbedaan yang signifikan. Dari mulai tahap awal sampai metode proses pembayaran yang dilakukan, semuanya sama.

Hanya saja, mungkin bagi beberapa orang yang malas atau enggan menggunakan beberapa aplikasi lain. Hal ini bisa menjadi sebuah solusi. Tidak perlu memasang aplikasi cashless lain di gawai kita. Cukup dengan satu aplikasi WhatsApp saja, maka semuanya sudah bisa dilakukan.

Yakin nih fiturnya benar? Bukan penipuan?

Tidak perlu khawatir dengan penipuan aplikasi yang marak saat ini. Layanan Whatsapp Bebas Bayar ini telah mendapatkan ISO 27001 yang merupakan jaminan sistem keamanan informasi yang baik sesuai standar internasional.

Terus terang, saya sendiri adalah pengguna WhatsApp yang juga memasang dan menggunakan secara aktif dua aplikasi cashless lain di gawai saya. Karena sebagai freelancer, pekerjaan saya memang lebih banyak saya lakukan dari rumah. Tentunya malas bila harus keluar rumah hanya untuk bayar ini-itu. Dan tentu saja saya menyambut dengan baik sekali hadirnya fitur bebas bayar di WhatsApp ini.

Seperti layaknya aplikasi-aplikasi lain yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sebagai pendatang baru di dunia layanan pembayaran, tentu saja WhatsApp Bebas Bayar ini juga memilikinya.

Saya sudah bertekad untuk menghapus dua aplikasi cashless lain di gawai saya sampai saya menyadari bahwa sepertinya fitur bebas bayar WhatsApp ini belum bisa digunakan untuk berbelanja di tempat-tempat tertentu seperti beberapa aplikasi lainnya. Saya belum mencoba. Tapi di daftar layanan yang mereka tampilkan, memang hal ini tidak tertera.

Wah, masih agak repot dong ya? Sepertinya begitu. Saya masih harus bersabar sampai mereka menambahkan layanan ini pada fitur baru WhatsApp.

Nah, kalian bagaimana? Tertarik untuk mencoba? Yuk coba! Siapa tahu kalau banyak peminat dan penggunanya, fitur ini akan makin dioptimalkan kinerjanya oleh WhatsApp.