Apa yang pertama kali muncul di benak anda ketika mendengar kata “TikTok”? Musiknya? Goyangnya? Atau konten yang dihasilkan dari TikTok itu? Jika anda suka musik, aplikasi TikTok menjadi salah satu rujukan untuk anda dalam menikmati musik. 

Lalu jika anda suka bergoyang, aplikasi TikTok menjadi tempat yang cocok untuk menyalurkan hobi anda. Selain itu, ada kalanya anda membutuhkan referensi dalam menyelesaikan tugas, aplikasi TikTok-lah solusinya. Namun, apa jadinya jika 3 komponen itu digabungkan jadi satu dalam sebuah video? Keren sekali, bukan?

Tidak heran jika TikTok menjadi aplikasi favorit saat ini. Seakan-akan TikTok menjadi aplikasi yang disembah oleh para manusia yang ingin dianggap "kekinian" oleh orang lain. Parahnya lagi jika membuat video TikTok yang membahayakan diri sendiri hanya untuk konten semata.

Sebagai contoh datang dari dalam negeri. Seorang remaja di Bekasi tewas tersengat listrik saat hendak mengambil ponselnya yang tersangkut di kabel ketika tengah asyik membuat konten video yang diduga untuk diunggah di TikTok.

Contoh lainnya adalah seorang remaja di India bernama Pratik Wadekar yang tewas setelah berakting untuk membuat konten di TikTok. Kronologinya saat korban dan saudaranya merekam sebuah video sambil menggunakan pistol rakitan yang dibeli saudaranya.

Naas, pemicu pistol itu tidak sengaja ditarik oleh salah seorang saudaranya yang mengakibatkan Pratik tertembak dan tewas di tempat. Lalu, siapa yang akan disalahkan dari semua kejadian itu? Sangat disayangkan jika para remaja yang menjadi aset bagi keluarganya namun harus mati konyol akibat TikTok.

Di balik itu semua, banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dari TikTok. Pertama adalah kita dapat mencari berbagai video edukasi yang dibuat oleh pemilik akun. Mulai dari life style, tutorial, materi kuliah, sejarah, bahkan saat ini pelajar dan mahasiswa diberi tugas melalui aplikasi TikTok karena lebih simpel dan efektif.

Kedua adalah kita dapat terhibur dari video-video yang ada di dalam TikTok. Banyak sekali cuplikan video lucu yang sangat menghibur bagi para penontonnya. Dan ketiga adalah di dalam TikTok dapat menyatukan antara musik dan goyangan.

Inilah mengapa saat ini TikTok sangat disukai semua kalangan. Tua ataupun muda bisa ikut bergoyang sambil menikmati musik dari TikTok. Musik yang diputar pun mempunyai ciri khas tersendiri. Seakan-akan kita menjadi terngiang-ngiang dari musik itu.

Lebih dari itu, ada yang menyebut istilah “TikTok syndrome” karena memang benar, musik di dalam TikTok membuat siapa pun yang mendengar jadi ikut terbawa suasana dan bergoyang menikmatinya.

Menghafal gerakan atau goyangan dalam TikTok tidaklah mudah. Karena dibutuhkan latihan yang berulang-ulang agar lancar dalam bergoyang. Konten yang dihasilkan dapat di-like atau di-comment oleh seluruh pengguna akun TikTok.

Semakin kreatif konten yang dihasilkan, maka semakin ramai orang yang menyukai dan mengomentarinya. Maka dari itu, semua orang berlomba-lomba dalam membuat konten yang kreatif di dalam video TikTok.

Perlu anda ketahui, TikTok turut andil dalam penanganan kasus Covid-19 di Indonesia. Dilansir dari berita harian Kompas.com, TikTok Sumbang Rp5 Triliun untuk Atasi Covid-19, Rp 100 Miliar untuk Indonesia.

"Kami ingin mengambil bagian kecil dan mendukung Pemerintah Indonesia melalui bantuan uang tunai sebesar Rp 100 miliar untuk menyediakan peralatan medis bagi tenaga kesehatan,” kata Donny Eryastha, Kepala Kebijakan Publik TikTok Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Bantuan itu akan digunakan untuk membeli dan mendistribusikan alat pelindung diri (APD) kepada semua tenaga kesehatan di seluruh Indonesia maupun kebutuhan lain yang berkaitan dengan kesejahteraan dan penunjang tugas tenaga medis. Luar biasa sekali, bukan?

Jadi, sebaiknya kita lebih bijak dalam melakukan sesuatu apa pun itu. Jangan sampai kita merugi akibat kelalaian diri kita sendiri. Selain itu juga kita sebaiknya tidak menganggap sesuatu hal itu sepenuhnya buruk.

Pasti di balik sesuatu yang buruk itu akan ada sisi positifnya. Setiap orang pasti memiliki cara sendiri untuk membuatnya merasa bahagia. Janganlah kita menghujat atau mencaci maki seseorang tanpa mengetahui kejadian aslinya seperti apa dan bagaimana.

Jangan sampai kita merusak kebahagiaan orang lain hanya karena perkataan yang mungkin menyinggung perasaan orang lain yang tanpa kita sadari. Selalu berpikir dengan akal sehat dan bijak dalam melakukan sesuatu, menimbang sisi positif dan negatifnya, maka kita akan menjadi manusia yang bijak.

Seperti aplikasi TikTok, jika kita bijak dalam menggunakannya, maka kita pun akan mendapatkan manfaatnya. Namun jika kita hanya mementingkan nafsu semata, kerugianlah yang akan kita terima. Nah, masih tertarik dengan goyang TikTok? Atau konten yang ada di dalamnya? Jawabannya ada pada diri anda sendiri.