Saat ini dunia sepak bola sedang bergeliat dengan diselenggarakan turnamen mayor di setiap belahan dunia seperti di Amerika Selatan dengan kompetisi Copa America 2021 meskipun pada awalnya kompetisi ini menghadapi beberapa hambatan dimulai dari pengunduran diri dari Kolombia dan Argentina sebagai tuan rumah karena menimbang perkembangan wabah Covid-19 di kedua negara tersebut yang sedang meningkat sehingga tidak mungkin untuk menyelenggarakan kompetisi yang kemudian CONMEBOL selaku otoritas yang menyelenggarakan kompetisi tersebut menunjuk Brasil sebagai tuan rumah Copa America 2021 ini meskipun banyak tentangan didalamnya namun hingga kini kompetisi tersebut tetap berjalan sebagai mestinya.

Bergeser ke benua eropa yang dimana bukan hanya untuk wilayah eropa saja akan tetapi hingga menjalar ke berbagai negara di dunia termasuk Indonesia sendiri sedang menikmati kompetisi sepakbola eropa yang dikenal dengan nama UEFA Euro 2020 yang memiliki prestise lebih tinggi dibandingkan kompetisi-kompetisi lainnya di dunia selain Piala Dunia karena pada kompetisi tersebut mempertarungkan negara-negara dengan basis sepakbola terbaik di dunia seperti halnya Inggris, Belanda, Jerman, Italia, Belgia, Portugal dengan Cristiano Ronaldonya, dan lain sebagainya dengan menampilkan aksi-aksi para pemain bintang dari tiap-tiap negara semakin menarik atensi untuk menonton pergelaran Euro 2020 tersebut termasuk bagi masyarakat Indonesia sendiri.

Hingga kini Euro 2020 telah berjalan dan sudah memasuki fase akhir dan semakin menambah sengit persaingan karena sudah ada empat negara yang berlomba untuk lolos ke babak final tentunya yang kemudian akan semakin menarik untuk ditonton. Dari berbagai pertandingan yang sudah diselenggarakan ada satu pertandingan yang menarik perhatian yaitu pada laga fase grup F antara Jerman dan Perancis. Laga yang dihelat di Allianz Arena Stadium tersebut tidak hanyak mempertadingkan kedua kesebelasan besar dengan latar belakang historis yang mentereng dari kedua negara tersebut di dunia sepakbola akan tetapi juga terdapat ulah penyusup yang masuk ke dalam stadion dengan beraksi menggunakan parasut.

Aksi tersebut mengakibatkan beberapa orang terluka karena terkena serpihan alat kamera akibat tersangkutnya kabel kamera ketika sedang melakukan aksinya tersebut hingga oleng ke bagian sisi tribun serta awak media.  Media-media eropa melaporkan bahwa dari insiden tersebut terdapat dua suporter yang menjadi korban serta mengalami sedikit luka ringan. Selain kedua suporter tersebut bahkan pelatih timnas Perancis yakni Didier Deschamps mengalami luka memar ketika berusaha untuk melindungi diri dari insiden tersebut. Aksi tersebut didalangi oleh seorang aktivis dari Greenpeace yang terbang dengan menggunakan parasut berwarna kuning dengan disertai dengan slogan yang bertuliskan “Kick Out Oil” dan logo dari perusahaan otomotif Jerman yaitu Volkswagen dengan bertuliskan Greenpeace.

Greenpeace sendiri merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang dimana oragnisasi tersebut bergerak pada isu-isu yang erat kaitannya dengan lingkungan secara global. Hingga kini lembaga tersebut telah memiliki cabang yang tersebar di segala penjuru dunia dengan berpusatkan di Amsterdam Belanda. Aksi tersebut dilatarbelakangi sebagai bagian dari protes terhadap penyelenggaraan Euro 2020 untuk lebih ramah terhadap lingkungan dengan menyinggung perusahaan otomotif Volkswagen sebagai bagian dari sponsor pada Euro 2020 tersebut. seperti yang kita ketahui bahwa Volkswagen sendiri dianggap masih belum serius untuk menggapai kendaraan yang ramah terhadap lingkungan dengan masih mengirim kendaraan yang bermesinkan bensin atau diesel.

Aksi protes tersebut disinyalir menyinggung serta untuk menuntut Volkswagen secepatnya menghentikan penggunakan mesin yang berbahan bakar karena polusi yang ditimbulkan justru sangat merusak iklim dan Greenpeace menganggap bahwa Volkswagen merupakan satu satu perusahaan yang bisa dibilang paling merusak pada iklim dunia yang dimana model kebijakannya tersebut VW memiliki dampak yang besar pada keberadaan emisi CO2 dalam lalu lintas. Dengan hal tersebut dengan mempercepat proses penghentian penggunaan mesin berbahan bakar merupakan sebagai upaya untuk mengurangi emosi karbon yang sangat memiliki dampak terhadap iklim dunia dan hal itu yang harus secepatnya dilakukan oleh perusahaan seperti Volkswagen meskipun sebenarnya VW sudah memasarkan mobil listrik yang ramah lingkungan akan tetapi nilainya masih sedikit hanya sekitar 2,5 Persen saja.

Sepak terjang Volkswagen di dunia sepak bola tidak hanya menjadi sponsor dari Euro 2020 saja akan tetapi pada level klub juga Volkswagen juga mensponsori klub-klub besar yang salah satunya menjadi sponsor utama di klub besar Bundesliga Jerman yaitu VFL Wolfsburg. Selain itu penetrasi modal dalam industri sepakbola tentunya tidak akan bisa lepas dari korporasi-korporasi yang menaunginya yang dimana hal tersebut merupakan penggerak sumber dana agar kompetisi tersebut dapat diselenggarakan meskipun pada dasarnya beberapa korporasi tersebut memang memiliki dampak terhadap keberadaan dari lingkungan itu sendiri.

Aksi yang dilakukan oleh Greenpeace tersebut mengingatkan bahwa sejatinya banyakk perusahaan yang menginginkan keuntungan yang lebih lewat sepakbola dengan menumpang pada sepakbola korporasi-korporasi tersebut berupaya untuk mendapatkan citra glamor dan kemahsyuran di mata dunia selain juga mengejar keuntungan secara finansial dengan membuai para pecinta sepakbola di dunia yang jumlahnya sangat besar tentunya karena sepak bola merupakan wadah bagi para korporasi untuk mempromosikan produknya tersebut yang justru membuat mereka lupa bahwa mereka lah yang kemudian harus bertanggungjawab pada masa depan dari kelangsungan bumi.

Mungkin aksi tersebut sedikit menampar UEFA sebagai otoritas penyelenggara Euro 2020 namun pihak UEFA mengatakan bahwa UEFA dan mitra akan tetap berkomitmen secara penuh untuk turnamen Euro 2020 ini yang berkelanjutan dan telah banyak inisiatif yang diterapkan dalam upaya untuk mengimbangi emisi karbon. Pernyataan tersebut patut ditunggu apakah UEFA beserta mitranya memang benar-benar serius dalam upaya mengurangi emisi karbon yang berdampak pada iklim dunia atau malah sebaliknya.