Mobil balap Formula 1 bukanlah sekadar mobil berkecepatan tinggi biasa, mobil F1 dilengkapi dengan berbagai macam teknologi canggih untuk menunjang performa balap.  

Formula 1 sangat erat kaitannya dengan crash dan segala macam bahaya yang ada ketika balapan berlangsung, Para Insinyur yang merancang jet darat ini tak luput serta memperhatikan faktor keamanannya.

perangkat keamanan yang berada di mobil Formula 1 terbilang cukup banyak ditambah dengan perlengkapan yang dikenakan pembalap seperti helm, race suit, gloves, dan masih banyak lagi.

sejak musim 2018  inovasi penunjang keselamatan bagi pembalap F1 diterapkan di mobil F1 dengan sebutan Halo. teknologi ini sendiri berfungsi untuk melindungi bagian kepala pembalap dari segala macam hal yang dapat membahayakan ketika balapan.

Berbentuk seperti "tali sendal jepit" dengan bobot 7 Kilogram yang dipasang tepat di atas kokpit para pembalap Formula 1. direktur teknik tim Mercedes-Benz James Allison mengatakan bahwa Halo didesain sedemikian rupa untuk mencegah objek besar menghantam langsung kepala pembalap. 

halo terbuat dari struktur titanium berlapis serat karbon yang mampu menahan bobot sebesar 12.000 kilogram atau setara dengan berat bus tingkat London. membuat halo menjadi penunjang keselamatan balap yang paling kuat diantara komponen mobil F1 lainnya.

pada awal kemunculannya halo menuai banyak protes dan kritik oleh pecinta balapan F1 dan juga dari pembalap formula 1 itu sendiri.  penggunaan komponen halo tidak terlalu diperlukan serta mengurangi estetika dari mobil formula 1. sedangkan para pembalap menilai halo mengurangi jarak pandang atau vision saat balapan.

namun perangkat halo yang banyak ditentang oleh banyak kalangan tersebut malah menjadi "malaikat penyelamat" bagi pembalap formula 1, seperti pada peristiwa kecelakaan pembalap Romain Grosjean di GP Bahrain (29/11/2020).

Romain Grosjean yang kala itu ingin menyalip mobil rekan setimnya Kevin Magnussen dari sisi kanan, menabrak ban belakang mobil Alpha Tauri milik Daniil Kvyat.

Pembalap asal Prancis itu kehilangan kendali dan menabrak dinding pembatas dengan kecepatan 221 km/jam yang membuat mobilnya patah menjadi 2 bagian dan akhirnya meledak. ia sempat terjebak di dalam kokpit mobilnya yang tersangkut di bagian tengah dinding pembatas.

setelah berjuang untuk lolos dari kobaran api akhirnya Romain Grosjean berhasil keluar dengan selamat walaupun menderita luka bakar di tangan. Pembalap yang kini berkarir pada ajang balap Indy 500 tersebut menyatakan bahwa perangkat halo telah menyelamatkan nyawanya ketika mobilnya masuk menembus dinding pembatas.

padahal Romain Grosjean  awalnya termasuk pembalap yang menentang penggunaan perangkat keselamatan ini. tak sampai di situ halo juga berhasil menyelamatkan nyawa juara dunia 7 kali Lewis Hamilton di saat dirinya terlibat insiden dengan Max Verstappen pada 12 September 2021 lalu.

Mobil Lewis Hamilton yang baru saja keluar dari jalur pit stop tertimpa mobil Max Verstappen yang memaksa untuk tetap berada di jalur sehingga menyentuh bagian kerb yang cukup tinggi, membuat mobil pembalap Redbull itu terangkat ke udara dan mendarat tepat di atas perangkat halo milik Lewis Hamilton.

andai saja mobilnya tidak dilengkapi dengan perangkat halo, bukan tidak mungkin Lewis Hamilton akan menderita cedera di kepala walau menggunakan helm sekalipun. dan yang paling terbaru adalah insiden yang menimpa pembalap F1 asal Cina yaitu Zhou Guanyu. 

Mobil yang dikendarainya mengalami crash setelah bersenggolan dengan mobil milik pembalap Mercedes-Benz George Russel yang membuat mobilnya terbalik dan terseret sangat jauh hingga akhirnya terhenti di pagar pembatas penonton.

Insiden kecelakaan ini terjadi pada gelaran GP Inggris Silverstone selepas start. crash tersebut juga berimbas ke pembalap lainnya, seperti Alex Albon, Yuki Tsunoda, hingga Esteban Ocon. 

Red flag pun berkibar dan balapan diputuskan di-restart dengan susunan grid dari babak kualifikasi. Zhou tidak melanjutkan balapan karena harus mendapat perawatan medis lebih lanjut.

setelah menjalani perawatan, Zhou pun memberikan pernyataan "Marshall dan tim medis di trek sangat fantastis, dan saya juga berterima kasih pada FIA dan F1 atas semua pekerjaan yang telah mereka kerjakan, dan terus mereka lakukan, untuk meningkatkan keselamatan mobil kami".

lebih lanjut zhou mengungkapkan bahwa "Halo menyelamatkan saya hari ini, dan itu menunjukkan bahwa setiap langkah yang kami ambil dalam meningkatkan mobil kami memiliki hasil yang nyata dan berharga."

tentu saja dari berbagai peristiwa tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan perangkat keamanan halo sangatlah krusial yang terbukti ampuh mencegah pembalap mendapatkan cedera fatal akibat kecelakaan.

Asosiasi yang menaungi Formula 1 (FIA) tentu saja akan terus melakukan inovasi dan pengembangan terhadap unsur-unsur balap baik dari setiap sektornya. dan inovasi perangkat keamanan halo menjadi bukti kesuksesan FIA dalam mengemangkan dan menghidupkan olahraga ini.