Penulis
2 tahun lalu · 282 view · 1 menit baca · Puisi ase.jpg

Epilog Secangkir Kopi Hitam

Panggung ini bukan drama kekasih,

yang kau sandingkan dengan lakon,

bukan pula tentang pujangga yang kehilangan pena,

Kemarin kita bersepakat,

bahwa kesetiaan kertas pada tinta,

adalah kemujaraban dari Pencipta

.....dan sore ini kita tersadar,

bahwa keajaiban benarlah ketidakmungkinan,

beda yang indah tak lagi garis kataku,

dan penerimaan pudar pada waktu...

Kekasih...

Jamuanku tentang hitam pahit kopi di sore ini,

Kesempurnaan yang tereguk kuat,

Kau pinjam ingatanku,

dan kau biarkan lalu dalam kepulan asap,

hangat dan hilang....

Artikel Terkait