Palestina? siapa yang tidak tahu tentang bangsa satu ini, selama berabad-abad bangsa ini sudah berdiri menjadi sebuah wilayah yang merdeka namun sejak datangnya bangsa Yahudi atau Jewish orang Palestina diusir dari rumah mereka dan bangsa Yahudi juga merampas tanah milik masyarakat Palestina.

Di dalam agama islam sendiri bangsa Palestina digambarkan sebagai tempat yang di mana terdapat suatu bangunan icon umat muslim sekaligus kiblat pertama penganut agama islam yakni Masjid Al-Aqsha, namun bangsa Yahudi atau yang sekarang Israel mengakui tanah di masjid itu ialah milik leluhur bangsa Yahudi.

Israel sendiri juga menganggap bahwa wilayah sekitar Al-Aqsha sendiri akan dijadikan sebagai ibukota negara itu, Jerussalem sendiri akan dibuat menjadi ibukota Israel namun banyak ditentang oleh bangsa lain karena wilayah itu ialah wilayah damai yang terdapat 3 agama yakni Islam, Yahudi dan juga Nasrani.

Palestina sendiri sering kali mendapat perlakuan tidak baik di dunia internasional seperti contohnya pengibaran bendera Palestina di markas United Nations yang seakan-akan PBB tidak rela bendera Palestina berkibar namun patut kita ketahui Indonesia salah satu  bangsa yang mengupayakan Palestina untuk merdeka.

Indonesia sendiri sangat membela Palestina dikarenakan faktor sejarah juga sebab Palestina sendiri salah satu bangsa yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada masa lalu, di UUD 1945 juga terdapat isi yang mengatakan bahwa Indonesia akan selalu mengutamakan perdamaian dunia di atas penjajahan.

Kita lihat tidak hanya pemerintah saja namun masyarakat Indonesia turut membantu dalam mendukung upaya kemerdekaan Palestina dengan berbagai dukungan seperti kemanusiaan dan bantuan-bantuan lainnya yang akan selalu diberikan oleh masyarakat Indonesia kepada bangsa yang masih tertindas ini.

Ketika Palestina diacuhkan oleh dunia di situlah Indonesia masih akan bersama bangsa Palestina, Banyak isu-isu yang mengatakan wilayah Palestina akan menyusut dalam tahun ke tahun karena Israel terus membangun pemukiman di atas tanah dari rakyat Palestina yang sudah mau menampung bangsa Yahudi ini.

Kalau kita lihat dari sejarah perang dunia kedua Palestina mau menampung masyarakat Yahudi yang kabur dari Eropa dikala Adolf Hitler ingin memusnakan semua bangsa Yahudi, namun bangsa Islam ini mampu menampung orang-orang yang akan di musnahkan ini.

Apa balasan yang diberikan oleh orang-orang Yahudi ini, mereka malah membuat negara Israel pada tahun 1948 yang membuat bangsa Palestina marah dan beberapa bangsa arab di sekitarnya. Terjadilah perang di tahun-tahun berikutnya untuk memusnahkan negara Israel yang mengambil tanah orang lain.

Para negara arab pun bersatu untuk melawan Israel pada perang yang bisa kita kenal dengan Six Days War yang berlangsung pada tahun 1967, pertempuran yang sangat sengit ketika bangsa arab tidak suka dengan keberadaan negara Israel yang dibentuk dengan seenaknya sendiri.

Namun pada pertempuran tersebut kemenangan malah ada dipihak negara Israel di mana Arab bersatu kalah dalam perang tersebut, namun kekalahan itu tidak menyebabkan bangsa Arab menyerah dalam menghadapi Israel meskipun tidak dengan perang Arab bersatu berjuang menggunakan cara diplomasi.

Permasalahan Palestina-Israel ini masih diperbincangkan sampai hari ini karena dunia masih belum bisa menyelesaikan masalah kedua bangsa ini dan bahkan setelah perang dingin berakhir pun masih belum selesai juga masalah yang dihadapi kedua bangsa ini.

Anehnya lagi ketika Israel membangun pemukiman baru untuk warga Yahudi pemimpin PBB hanya mengecam dan tidak melakukan apa-apa sedangkan ketika Palestina ingin merebut tanah mereka malah di cap  sebagai teroris dan bangsa yang radikal, ditambah pula bangsa Arab yang sudah mulai kacau balau.

Bangsa Arab sendiri mempunyai masalah masing-masing di setiap negaranya dikarenakan campur tangan Amerika dan sekutu-sekutunya yang makin menyebabkan kurang nya persatuan Arab untuk kembali lagi melawan Zionist Israel yang menindas saudara mereka  yang hampir setiap hari di serang.

Ditambah lagi isu Palestina lambat laun menghilang dikarenakan perang antara Russia dan Ukraina yang dimana Russia dituding sebagai penjahat perang namun disisi lain ada bangsa yang kejam dan merebut tanah orang lain yakni Israel malah tidak dianggap sebagai bangsa penjahat perang.

Palestina juga selalu diiming-imingi dengan janji palsu oleh Amerika Serikat dan barat tentang bantuan untuk merdekanya Palestina tapi Amerika malah menambah pasokan senjata ke militer Israel dengan berdalih untuk menjaga Israel dari lawan-lawan Amerika di Timur Tengah seperti Iran dan lain-lainnya.

Tidak semuanya bangsa didunia ini mendukung Israel ada yang membela Palestina seperti Indonesia dan Malaysia juga negara Islam lainnya termasuk bangsa non Islam contohnya Irlandia bangsa Eropa yang juga getol dalam mendukung upaya kemerdekaan Palestina.

Tapi kembali lagi di dalam Al-Qur'an sendiri kedua bangsa ini tidak akan pernah akur sampai habisnya umur bumi ini, meskipun ada orang yang berpikiran bahwa kalau Palestina merdeka kiamat akan tiba sebenarnya manusia tidak ada yang tau kapan hari itu tiba bahkan Nabi kita pun tidak tau kapan hari itu akan datang.