Berjalannya kehidupan membuat kita tidak terlepas dari ekspektasi. Setiap orang akan selalu berekspektasi tinggi dalam hal yang akan terjadi dalam kehidupannya. Terkadang kita berekspektasi jauh di atas kemampuan kita atau dapat dikatakan ekspektasi yang terlalu tinggi.

Apakah kamu sering berekspektasi terlalu tinggi?

Kita tidak bisa menghindari dari munculnya ekspektasi dari dalam diri kita. Hal tersebut tidak dapat kita hindari dan susah untuk dihindarkan karena sebagai manusia biasa kita akan selalu mendapat suatu pencapaian yang baik dan tinggi. Ekspektasi ini muncul dengan tujuan yaitu untuk mencari kebahagiaan dalam kehidupan.

Wajar sekali bila seseorang memiliki ekspektasi dalam kehidupannya. Ekspektasi yang terlalu tinggi dan tidak realistis inilah yang membuat datangnya kekecewaan. Beberapa peneliti juga berpendapat bahwa ekspektasi yang berlebihan menyebabkan hilangnya rasa senang dan bahagia pada diri seseorang.

Ekspektasi yang terlalu tinggi dapat berakibat pada kegagalan. Ekspektasi yang tidak sesuai dengan realita ini membuat kita menjadi putus asa, sedih, kecewa, dan timbulnya amarah pada diri kita. 

Hal - hal tersebut sangat mungkin terjadi pada orang - orang yang tidak mencapai ekspektasi yang sudah dibuatnya.

Dalam berjalannya hidup pasti kita memiliki ekspektasi. Sebagai manusia kita boleh saja untuk berekspektasi tetapi agar hidup lebih tenang kita juga harus belajar untuk mengatur juga menyeimbangkan harapan kita dengan logika.

Bukan kita tidak boleh untuk berekspektasi tetapi kita harus dapat untuk mengatur ekspektasi agar kita dapat waspada apabila realita dalam hidup kita jauh dari ekspektasi yang sudah kita angan - angankan.

Ekspektasi tinggi yang tidak sesuai realita tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga pada kesehatan mental. Ekspektasi yang tinggi dan tidak sesuai dengan realita dapat menimbulkan kekecewaan yang berlebihan. Munculnya rasa kecewa yang berlebihan ini dapat menyebabkan timbulnya rasa stres yang apabila berlebihan juga akan menyebabkan gangguan pada mental. 

Mengelola ekspektasi dapat dikatakan sebagai hal yang tidak mudah. Pengelolaan ekspektasi dapat dilakukan secara perlahan atau bertahap tidak dapat bisa langsung. 

Pengelolaan ekspektasi ini diharapkan agar kita terhindar dari rasa kecewa, amarah, tertekan, dan gangguan mental. Berikut ini merupakan tindakan yang dapat dilakukan untuk mengelola ekspektasi.

Pertama yaitu belajar untuk memaafkan diri sendiri. Kehidupan akan selalu berputar, terkadang kita di atas terkadang juga di bawah. Terkadang realita tidak sesuai dengan ekspektasi kita maka dari itu kita harus dapat untuk memaafkan diri kita sendiri agar dapat untuk menerima realita yang ada. 

Semakin kita mudah untuk memaafkan diri sendiri maka kita akan lebih mudah untuk menjalani realita yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita.

Kedua yaitu menerima semua yang telah terjadi kepada kita dengan lapang dada. Kita harus dapat menerima semua hal yang terjadi di hidup kita dengan lapang dada, baik itu secara perlahan. 

Apabila kita dapat cepat beradaptasi dan menerima semua yang terjadi dengan lapang dada dapat membantu kita untuk terus maju ke depan dan membuat kita untuk menikmati proses yang sedang kita jalani.

Ketiga yaitu selalu belajar untuk bersabar. Sabar bukan merupakan hal yang mudah dilakukan bagi seseorang. Belajar bersabar dapat untuk mengelola ekspektasi kita yaitu agar dapat menerima ekspektasi yang tidak sesuai harapan. Belajar sabar juga akan membuat hati seseorang lebih cepat menerima realita yang terjadi dalam kehidupan.

Keempat yaitu berekspektasi secara realistis. Manusia terkadang berekspektasi sangat tinggi dan jauh dengan kemampuan yang mereka punya. Berekspektasi secara realistis merupakan suatu cara untuk mengelola ekspektasi. 

Berekspektasi secara realistis  ini yaitu dengan menyeimbangkan antara harapan kita dengan kemampuan maupun logika. Kita juga harus memperhatikan situasi dan kondisi saat berekspektasi.

Kelima yaitu cepat untuk beradaptasi dengan ekspektasi yang terjadi. Dalam kehidupan ekspektasi kita tidak semua akan berjalan sesuai dengan keinginan kita. Untuk menghindari rasa kekecewaan yang berlebihan pada ekspektasi yang tidak sesuai realita kita harus cepat untuk beradaptasi. 

Sikap mudah beradaptasi terhadap ekspektasi ini akan membantu kita untuk mudah dalam menjalankan hidup yang realitanya jauh dari ekspektasi yang kita harapkan.

Beberapa tindakan di atas merupakan cara untuk mengelola ekspektasi kita. Pengelolaan ekspektasi ini dapat untuk membantu menenangkan pikiran kita dan lebih mudah untuk merasa bahagia. Beberapa tindakan yang sudah disebutkan di atas sangat baik tujuannya dan dapat diterapkan jika ekspektasi kita berbanding terbalik dengan realita kehidupan.

Sebagai manusia tidak bisa menghindari munculnya ekspektasi. Kita hanya dapat untuk berusaha serta berdoa, selebihnya kita kembalikkan kepada tuhan. Setiap manusia memiliki jalannya masing - masing. Tidak tercapainya ekspektasi yang kita inginkan bukanlah suatu kegagalan, pasti dibalik itu semua ada hikmah yang dapat kita petik. 

Bersyukur dengan apa yang telah terjadi kepada diri kita dan selalu berlapang dada adalah suatu cara yang paling baik untuk terus maju ke depan menghadapi realita kehidupan.