60015_96328.jpg
Ilustrator: Daioe
Puisi · 1 menit baca

Dimanakah Penyair Tinggal?


Bagai menanti hujan di musim kemarau

Duduk sendiri dalam lautan tanya

Diiringi alunan bunyi sebuah seruling tua,

Menanti jawaban dari hembusan angin laut


Alam pikiran terus berkelana tiada henti,

Seribu tanya begitu deras mengalir

Sederas suara ombak yang menderu,

Dimanakah penyair-penyair tinggal?

Setelah wafat

Dan tubuhnya terpisah dengan rohnya?


Apakah mereka berada di satu tempat tinggal yang sama?

Mpu Barada, Mpu Sedah,

Atau Ragarunting sang pengarang Bandaleksana yang tidak begitu dikenal itu?


Dimanakah Bujangga dan Bararejaya tinggal?

Demikian pula dengan Mpu Tantular, juga Mpu Jongga?


Benarkah tempat itu bernama Pulo Kayangan?

Sebuah pulau,

Di tengah hutan lebat?


Benarkah sang Aji Saka juga tinggal di sana?

Hidup dari Atas Angin,

Melekat dan terikat dengan karya indahnya?

Meskipun telah "mencakupi kedalaman ketiadaan"?


Sanggupkah ia menjawab seribu tanya ini?

Yang hadir begitu saja,

Di tengah laut,

Bersama deru ombak?


Benarkah gema suara hanacaraka yang hadir tiba-tiba,

mampu menjawab satu per satu pertanyaan,

Yang keluar dari alunan bunyi seruling,

Bersama bayang-bayang Aji Saka,

Dalam lautan tanya,

Di bawah tatapan sang rembulan?


Benarkah angin laut yang datang  terlambat,

Berhembus lembut tanpa jawaban satu pun?


Bagai menanti hujan di musim kemarau,

Meskipun sang Aji Saka datang dari Atas Angin,

Mengisahkan perjalanannya

yang telah "mencakupi kedalaman ketiadaan",

Seluruh pertanyaan ini,

Tetap saja tak terjawab


Bagai menanti hujan di musim kemarau

Duduk sendiri dalam lautan tanya

Menghampiri penyair-penyair Jawa kuno,

Bertanya dan terus bertanya,

Apakan mereka melanjutkan hidup dari Atas Angin?

Di Pulo Kayangan,

Di sebuah pulau,

Di tengah hutan lebat?


Akankah penyair yang hijau ini juga tinggal di sana kelak?

Bila tubuhnya nanti,

Telah terpisah dengan sang roh?

Disanakah ia  melanjutkan karya ciptanya?


Disanakah semua penyair tinggal pada akhirnya?

Sebelum benar-benar menyadari,

Bahwa seluruh karya indah itu,

Semua berasal dariNYA,

Pemegang Hak Cipta Yang Sejati.


Dan bila semua berasal dariNYA,

Dimanakah penyair tinggal?