Popularitas BTS terus menyita banyak pasang mata di seluruh dunia. Bukan hanya dari kalangan media internasional, tetapi beberapa pelaku industri di K-Pop juga menganalisis. BTS resmi debut pada 13 Juni 2013 yang terdiri dari RM, Jin, Suga, J-Hope, Jungkook, Jimin, dan V.

BTS meraih kesuksesan yang sangat besar. Direktur agensi K-Pop yang diwakili oleh Yoon Seon Mi dan Yoon Ho Joon pun membeberkan rahasia di balik kesuksesan Bangtan Sonyeondan / BTS. Cerita perjuangan BTS awal debut di tahun 2013 silam kurang dikenal oleh warga Korea.

BTS bukan berasal dari agensi besar, seperti JYP Entertainment, SM Entertainment maupun YG Entertainment. Sebaliknya BTS merupakan idol K-Pop debutan Big Hit Entertainment yang saat itu adalah agensi yang sangat kecil, sebelum akhirnya kini menjadi raksasa hiburan K-Pop dan berubah nama menjadi HYBE.

BTS diharapkan menjadi boy group yang bisa melawan stereotip masyarakat. Sehingga BTS bisa melindungi musik dan nilai mereka. Di samping itu, nama BTS juga memiliki filosofi buat menjaga serta melindungi impian dan cita-cita para fans di usia muda, maka dari itulah, fans BTS diberi nama ARMY atau singkatan dari Adorable Representative MC for Youth. Kalau dalam Bahasa Inggris, army berarti ‘tentara’ yang berkaitan juga dengan arti BTS, yaitu anti peluru.

Ketika BTS debut, mereka hampir tidak pernah muncul di TV. Padahal pada masa itu cara utama untuk mempromosikan sebuah album adalah dengan tampil di acara musik, seperti MCountdown dan Music Bank. 

Faktanya, satu-satunya penampilan BTS di acara musik saat debut hanya di MCountdown. Itu pun hanya mendapatkan slot sisa-sisa terakhir setelah ada grup yang memutuskan untuk mundur di menit-menit terakhir.

Sulitnya promosi album waktu debut di stasiun TV, akhirnya membuat BTS memilih promosi lewat media sosial. Langkah itu pun dinilai sebagai eksperimen yang kurang efektif. Strategi tersebut terbilang sukses untuk menjaring para penggemar. Memilih gebrakan baru, BTS coba berkomunikasi dengan para penggemar untuk pertama kalinya, bukan hanya dalam bahasa Korea, tetapi bahasa Inggris.

Kebanyakan orang selalu membatasi mimpinya karena takut inilah, itulah, berbagai alasan. Namun seharusnya kita tidak boleh membatasi mimpi, melainkan harus percaya bahwa mimpi kita itu akan terwujud asalkan mau berusaha.

Para anggota BTS pun sama, mereka memiliki mimpi yang besar, namun ada masa-masa disaat mereka meragukan mimpinya. Saat BTS merilis album The Most Beautiful Moment In Life, Part 1, awalnya para anggota tidak percaya, kalau albumnya akan sukses, namun V berusaha meyakinkan semuanya agar jangan takut bermimpi. 

Pada Mei 2015 ketakutan akan mimpi itu pun terbantahkan, BTS mendapatkan piala penghargaan karena menempati posisi nomor 1 di program musik SBS “The Show”. Sebelumnya piala pertama yang BTS raih pada tahun 2013 sebagai New Artist of the Year di MelOn Music Awards, dan itu menjadi cikal bakal BTS raih piala penghargaan. 

Setelah membuka media sosial melalui twitter, BTS bukan hanya aktif dalam menciptakan komunikasi dengan penggemar, tetapi juga cepat beradaptasi dan mengikuti tren di masanya. BTS bahkan mampu membuat personal branding sehingga menciptakan konsep bermusik yang sesuai dengan perkembangan zaman.

BTS juga mampu membangun pesona musik yang benar-benar diminati pasar sesuai zamannya, semangat juang yang tinggi dan pantang menyerah ditambah dedikasi penuh kepada fans, membuat BTS akhirnya sukses dan besar seperti sekarang. BTS mempunyai reputasi yang besar tidak hanya di Korea Selatan, tapi juga di seluruh dunia.

BTS juga punya fanbase global yang besar, tidak lain karena bakat mereka yang luar biasa dan perjuangan yang sangat hebat. Tidak hanya fokus menjadi grup musik, BTS juga sering bergabung dalam berpartisipasi di aktivitas sosial. Seperti bekerja sama dengan UNICEF untuk campaign Love Myself.

BTS bahkan dipercayai Presiden Moon Jae In untuk menjadi utusan khusus Presiden yang menghadiri sidang umum PBB. Moon Jae In menunjuk BTS dengan mempertimbangkan pertumbuhan cepat generasi masa depan secara global. BTS adalah ikon K-Pop global yang telah diakui keberhasilan mereka dalam menyebarkan budaya Korea.

Pemerintah Korea Selatan menyatakan penunjukan BTS dilakukan dalam meningkatkan kesadaran tentang agenda global, misalnya pembangunan berkelanjutan, kepada generasi mendatang serta untuk memperkuat kekuatan diplomatik negara secara global. 

Lewat lagu terbaru BTS yang berjudul “Permission to Dance” pihak pemerintah berharap BTS dapat membawa pesan kedamaian dan keputusan itu lebih penting karena dianggap dapat menyatukan latar belakang berbeda dengan tujuan untuk mengatasi pandemic melalui solidaritas dan kerja tim yang lebih baik.

Kita dapat belajar bahwa keluar dari zona nyaman adalah hal yang menakutkan, namun faktanya keluar dari zona nyaman merupakan salah satu cara agar kita bisa lebih berani meraih impian kita. 

Oleh karena itu, hal-hal yang kita bisa ambil pelajaran dari suksesnya BTS. Kini nama BTS telah dikenal di seluruh dunia, dan prestasinya pun sudah banyak diraihnya.