+ Apakah perang buruk?
- Tentu
+ Apakah membunuh itu baik?
- Tentu saja, tidak
+ Apakah orang yang suka perang dan membunuh, harus hidup berdampingan dengan orang yang berpikir sebaliknya? Apa itu nilai?
- Orang-orang harus hidup berdampingan dan menerima satu sama lain nilai yang mereka yakini, sehingga tidak akan terjadi perang
+ Termasuk nilai yang tidak kompatibel? Apa yang menurutmu baik?
- Tentu saja tidak berperang dan memelihara kehidupan
+ Berperang dan membunuh ekosistem kehidupan, menurutmu nilai yang buruk?
- Tentu saja
+ Apa itu nilai?
- Maksudmu?
+ Apa itu nilai?
- Semua orang pasti tahu, nilai menjadi keyakinan dasar mengapa seseorang berbuat sesuatu. Kamu berpikir sama?
+ Orang berperang dan membunuh, juga memiliki nilai yang mereka yakini
- Nilai yang salah! Apa yang menurutmu baik dan buruk?
+ Aku tidak memiliki kewajiban untuk memberikan perspektifku tentang baik dan buruk. Semua orang memiliki perspektif cara pandang atas segala sesuatu dari dirinya, termasuk nilai
- Ke mana arah pembicaraanmu?
+ Baik terhadap sesuatu, tidak lantas menjadikan ia baik untuk semuanya
- Karenanya kamu berusaha untuk tidak berpendapat?
+ Bukan begitu
- Lalu?
+ Menurutmu, kenapa sampai sekarang masih ada orang yang gigih berperang, sebab mereka memiliki nilai yang mereka yakini baik dan benar.
- Membenarkan tindakan menghilangkan nyawa manusia, kamu pikir itu baik?
+ Kamu berpikir dangkal!
- Apa maksudmu?
+ Apa kamu berpikir bahwa berperang hanya untuk menghilangkan dan memusnahkan?
- Perang hawa nafsu, maksudmu?
+ Perang.. dalam bentuk yang bagaimanapun, tetap menghilangkan sesuatu untuk kemudian menjadi sesuatu. Menghilangkan yang lain, juga memunculkan yang liyan
- Karena itulah menghentikan perang sama dengan memutus rantai tiada henti -lingkaran setan itu, begitulah maksudku
+ Artinya siapapun yang berperang, tetap memiliki nilai yang mereka yakini
- Betapapun nilai itu entah baik atau buruk, begitu maksudmu?
+ Apa landasan yang membuatmu berpikir itu baik atau buruk?
- Keyakinanku
+ Bagaimana dengan keyakinannya? keyakinan mereka? kamu pikir itu hak mu untuk memberikan justifikasi?
- Itu... Keyakinan universal, bukankah semua orang berkeyakinan bahwa membunuh manusia, tidak dibenarkan?
+ Kamu berpikir dangkal!
- Apa maksudmu?
+ Bagaimana dengan para pembunuh kemanusiaan? Menurutmu, apa itu manusia dan kemanusiaan?
- Aku paham!
+ Maksudmu?
- Menurutku, kamu berpikir bahwa menghilangkan manusia masih lebih baik ketimbang menghilangkan nilai dalam tradisi kemanusiaan. Dan diksi perang, kamu angkat dalam percakapan kita sebagai panggung atas lakon -entah tragedi, misteri atau kebanggaan antara manusia dan kemanusiaanya. Aku pikir, kamu rela mengorbankan nyawa manusia untuk membalas nilai kemanusiaan yang hilang, bukan begitu?
+ Mengapa kamu berpikir begitu jauh?
- Tentang apa?
+ Nyawa manusia yang sebanding dengan nilai kemanusiaan. Menurutmu, apa nilai manusia dalam kemanusiaan?
- Sesuatu yang bernilai baik dan benar
+ ...dalam batas universal manusia di dunia, begitu maksudmu?
- Persis.
+ Berikan aku contoh!
- Membunuh manusia adalah tindakan buruk, tidak baik! Semua manusia di dunia tidak ada yang membenarkan pembunuhan nyawa manusia apapun alasannya
+ Lantas kenapa masih ada pembunuhan di dunia? Apakah manusia masih belum memahami apa itu kebenaran dan kebaikan? -Sehingga perang, pembunuhan, konflik, perubahan, atau derivasi lainnya terus ada dan inheren dalam kehidupan manusia?
- Kamu tidak hanya memikirkan soal perang dan pembunuhan dalam arti fisik saja!
+ Sesuatu apa yang melandasi bahwa itu baik, ini jahat?
- Nilai!
+ Dan setiap orang memiliki dasar keyakinan masing-masing dalam tindak perilakunya, bukankah begitu?
- Tentu, tapi tetap harus ada batasan tertentu. Karenanya ada perbuatan baik, perbuatan buruk
+ Batasan apa yang kamu maksud? Sesuatu yang melampaui dasar pemikiran, keyakinan dan perasaan yang inheren dalam setiap masing-masing orang?
- Itu.. soal Tuhan, tentang Ketuhanan yang coba manusia jabarkan dalam kehidupan
+ Apakah jika membunuh nyawa manusia itu buruk, berarti memelihara hidup manusia itu baik?
- Tentu
+ Kamu berpikir dangkal!
- Sampaikan pendapatmu
+ Bagaimana jika ada manusia yang telah kamu jaga hidupnya, justru menderita dalam kehidupannya? Apakah itu sesuatu yang baik untuk dirinya? Ah.. mungkin baik untuk dirimu yang telah merasa berbuat benar.. maksudku, kamu yang telah menjaga hidup seseorang!
- Membunuh seseorang berarti mengakhiri penderitaan hidupnya, begitu maksudmu? Menurutmu, apa hal yang membuat penderitaan hidup seseorang?
+ Jangan tanyakan padaku!
- Lantas kenapa kamu yakin dengan logika bahwa mengakhiri hidup seseorang, juga menyelesaikan segala penderitaan hidupnya?
+ Seingatku tidak pernah kukatakan itu. Kemungkinan atas sesuatu selalu bisa terjadi!
- Termasuk kemungkinan dalam penilaian baik dan buruk, benar dan jahat, begitu? Rasanya seperti dalam ruang interogasi, apa yang kamu cari sebenarnya?
+ Tidak ada
- Lantas mengapa bertanya?
+ Karena aku tidak tahu
- Ketidaktahuanmu menjadi sumber pencarian!
+ Meskipun tidak tau persis apa yang kelak ditemukan, begitu?