Mungkin semua orang akan beranjak ke fase dewasa, Dewasa itu termasuk dengan kehidupan. Ketika beranjak dewasa banyak pengaruh yang terjadi dalam diri kita masing-masing. Apa itu pengertian dewasa yang sebenarnya?. Menurut KBBI dewasa adalah mencapai usia akil baligh, yaitu bukan anak-anak maupun remaja lagi.

Seseorang dikatakan dewasa jika mereka bisa berpikir dan menyelesaikan masalah dengan baik atau terkadang tingkat kedewasaan seseorang bisa dilihat dari penilaian orang lain. Seseorang dapat dikatakan dewasa apabila dia memiliki pola pikir yang matang mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Memang beranjak dewasa itu bukanlah pilihan melainkan beranjak dewasa itu sebuah takdir untuk menjalani kehidupan yang nyata. Menjadi dewasa bukan hal yang mudah bagi setiap seseorang, semua kembali dari pengalaman hidup, berfokus pada pengembangan diri di saat ini, dan bersiap menghadapi jatuh bangun yang akan terjadi di masa mendatang.

Proses beranjak dewasa itu panjang dengan banyak persyaratan seperti : Harus bertanggung jawab, harus mandiri, harus mampu beradaptasi, harus kuat, dan keharusan lain yang terkadang membuat kita takut menjadi dewasa.

Ngomong-ngomong, apakah kalian sudah mengalami bagaimana fase dewasa? Dewasa termasuk perjuangan melawan diri agar dapat menyikapi apa yang dirasakan dalam diri kita sendiri. Tidak semua saat beranjak dewasa itu enak!. Lalu, apakah saat beranjak dewasa itu menyenangkan atau sebaliknya ?.

Mungkin ada yang seseorang menyikapi kedewasaan dengan menyenangkan ada juga seseorang yang menyikapi saat beranjak dewasa itu menakutkan atau menyakitkan. Hal ini mungkin bisa terjadi di semua kalangan anak remaja sekarang, jika menganggap dewasa itu menyenangkan berarti seseorang berhasil dalam  menyikapi kedewasaan tersebut.

Namun, jika seseorang menganggap dewasa itu menakutkan, berarti dalam diri seseorang itu belum siap menerima keadaan atau belum siap menghadapi lika-liku, sulit untuk menyelesaikan ujian-ujian yang dialami. Banyak remaja sekarang dewasa hanya direnungkan dan tidak ada tindakan untuk berproses. Ada beberapa hal yang harus dihadapi ketika beranjak dewasa.

1. Terjebak di zona nyaman

Zona nyaman yang dimaksud adalah zona nyaman di percintaan. Banyak sekarang remaja terjebak dalam zona percintaan. Gengsi adalah salah satu penyebabnya, sulit kita menghindari zona percintaan. Memang cinta itu indah karena datangnya dari hati, dari banyaknya permasalahan alam percintaan yang menjadikan kita agar lebih berpikir dewasa.

2. Menjadi tulang punggung.

Di saat kita dijadikan tulang punggung keluarga, banyaknya ujian yang kita hadapi saat menjadi tulang punggung keluarga. Terutama pada anak pertama yang selalu menjadi tulang punggung keluarga. Namun, dari  kita dipaksakan oleh keadaan, ujian tersebut akan menjadikan kita dewasa dan menguatkan mental pada diri sendiri.

3. Gagal dalam pekerjaan atau karier

kegagalan dalam pekerjaan atau karier membuat kita overthinking dan emosi banyaknya kekhawatiran atau panik dalam menghadapi situasi gagal yang dialami, misalnya : gesernya jabatan, ketidaknyamanan dengan rekan kerja dari permasalahan tersebut dapat menimbulkan rasa emosi.

Emosi menyebabkan sulitnya mengerjakan sesuatu karena pikiran kita masih terbulatkan dengan masalah yang terjadi, sulit untuk berkembang apalagi saat kita beranjak dewasa dan rasa ketakutan dalam diri sendiri membuat kita sulit untuk berpikir. Dari ujian kegagalan, emosi, rasa takut tersebut akan menjadikan pribadi yang lebih kuat.

4. Sulit berpikir mengurus diri sendiri

Ketika beranjak dewasa, banyak orang yang sulit mengurus diri sendiri, munculnya rasa malas, muncul sifat egois pada diri seseorang. Mengurus diri sendiri itu penting untuk masa depan, untuk menghilangkan rasa malas tersebut, dan kita harus mengubah mindset negatif menjadi positif dalam diri kita sendiri.

Cara mengubah mindset tersebut yaitu dengan mencoba untuk bergaul dengan orang lain, mengubah kebiasaan yang buruk dalam diri kita dan melakukan kegiatan yang positif agar mendapatkan relasi di sekitar yang berdampak positif untuk pribadi kita,serta mendapatkan wawasan positif yang luas.

5. Beratnya mengejar impian

ada di mana impianmu bisa tercapai dan ada juga impian yang belum tercapai. Banyak sekali ujian yang dihadapi seseorang dalam mengejar impian seakan-akan mau menyerah saja. Eits, Jangan menyerah begitu saja karena masih banyak cara untuk mengejar impian. Setiap proses jatuh bangun dari lika-liku atau ujian pasti akan mendapatkan hasil yang baik.

 “We are dangerous when we are not consious of our responsibility for how we behave, think, and, feel.” -Marshall B. Goldberg.

Menjadi dewasa tidak dapat tumbuh dalam waktu semalam, apalagi hanya dengan satu permasalahan. Sebab pendewasaan diciptakan oleh usaha dan kesabaran, dibentuk dari ujian dan permasalahan hidup, dan dipertahankan dengan keteguhan diri.

Nah, itulah beberapa yang harus dihadapi seseorang ketika beranjak dewasa, dari 5 hal tersebut dapat menjadikan motivasi ketika kita beranjak dewasa, kamu juga dapat melakukan hal yang menyenangkan bersama dengan orang yang baru. Kamu tidak perlu selalu berada di tempat yang sama setiap waktu.

Memang banyak lika-liku yang harus dihadapi saat beranjak dewasa serta harus kuat dalam menjalani kedewasaan agar dapat menumbuhkan mental yang kuat dalam diri kita sendiri untuk masa depan nanti. Dengan dewasa kamu akan lebih memahami apa yang sudah kamu alami pada dirimu sendiri.

Kurangi rasa pesimis yang ada dalam diri kita, mudah menyerah bukanlah hal yang bagus. Takdir dari seorang manusia itu agar dapat berproses dengan yang sedang dihadapi. Kamu akan lebih menghargai diri kamu bahwa hal-hal yang telah kita lewati tersebut akan berpengaruh untuk ke depannya nanti saat remaja hingga tua nanti.