Di tengah berbagai persoalan kemerosotan atau bisa disebut Degradasi pendidikan moral di bangsa ini  lemahnya mental sejak dini, Serta kurang adanya peran orang tua dalam mendidik dan membimbing anak-anak, sehingga moral mereka tidak baik. Moral atau karakter melekat di dalam diri masing-masing  setiap orang di bangsa ini. Hampir berbagai pelosok negeri ini melekat akan karakter atau moral  dan perilaku baik yang akan tertanam di hati mereka sejak buaian. Adab dan perilaku  pun  sangatlah mudah kita jumpai di berbagai kalangan masyarakat.

 Di zaman gelombang  arus globalisasi ini semakin naik, tapi sayangnya banyak anak remaja yang sepertinya kehilangan tujuan, arah dan kurang memanfaatkan hal-hal yang bersifat positif, seperti  halnya menciptakan  karya atau inovasi baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Namun sayang sekali anak remaja zaman sekarang ini kayak  kurang bisa menyaring budaya barat yang datang ke Indonesia ini. Mereka tidak bisa membedakan mana kala yang baik dan mana hal yang buruk.

Bahkan, seakan semua budaya barat ditelan  mentah-mentah oleh mereka, mulai dari , tingkah laku sehari-hari, gaya berpakaian serta gaya hidup ala kebarat-baratan dianggap sebagai sesuatu yang sangat modern dan bangga jika mereka dapat menirukannya. Sering kita dengar dengan kata-kata remaja sekarang ini, ahh alai kamu masa tidak mengikuti perkembangan zaman yang modern lah dibilang jadul tidak keren masih aja berpakaian jadul.

Pada zaman modern seperti now ini, kita   jarang sekali menemukan aspek  moral dalam diri seseorang. Pada kenyataannya, merosotnya  standard pendidikan moral di   Indonesia saat  ini  merupakan sangat miris  layaknya seseorang yang melompat dari ketinggian ratusan meter ke dasar palung bumi. Mengapa demikian? 

Ikatan mendasar  pendidikan moral adalah  kebobrokan moral  biasanya menunjukkan bahwa asa  semakin merosot nilai-nilai dan mutu kehidupan karena  identitas nasional. ... Pendidikan karakter  adalah salah  suatu upaya kemerosotan moral di lingkungan sekolah dasar. Sementara Pendidikan karakter dapat mencegah siswa sekolah dasar dari kemerosotan moral. Akan  tapi pendidikan moral mengajarkan pada bidang non akademik tersudut pada karakter dan perilaku sehari-hari seseorang di dalam kehidupan di lingkungan masyarakat dan lainnya. Formalitas  karakter sangatlah penting dalam setiap  perubahan pada masanya.

Dalam halnya pendidikan moral  di zaman  sekarang ini seakan-akan tidak ada. Karena kita dapat melihat dari karakter dan perilaku anak zaman sekarang yang bisa dikatakan tidak tahu tentang bagaimana bersikap baik, bagaimana bersikap sopan, dan seterusnya. Dan, mereka mungkin bahkan tidak menyadari  pentingnya pendidikan moral ini bagi diri mereka untuk masa depan mereka.

Dan hal ini  yang harus kita salahkan? Apakah orang tua adalah teladan pertama mereka atau guru  orang tua kedua bagi  mereka atau orang lain?

Seandainya  saja mereka tau betapa pentingnya pendidikan moral yang untuk di ajar dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka.  Harapan agak pesimis mengenai kembalinya pendidikan karakter yang dipraktikkan oleh orang tua, bahkan guru, di masa  awal zaman  modern. Dengan karakter yang luar biasa berbentuk seperti emas berharga. Karena kita tahu bahwa budaya tinggi dari pada ilmu pengetahuan.

Sekarang, kami bertanya-tanya tentang kebobrokan moral pada anak- anak di era millennial ini. Orang tua dan guru yang  memberikan pendidikan yang buruk atau anak yang menolak menerima pendidikan moral?

Pentingnya formalitas karakter sejak dini yang dilakukan orang tua di rumah yang di lanjutkan oleh guru di sekolah-sekolah kepada anak-anak itu menanamkan dasar berperilaku yang baik di setiap lingkungan. Untuk mewujudkan generasi individu yang berkualitas  dan perilaku yang baik, itu sangat penting.

Dimulai dengan  sesuatu  yang sederhana seperti pengajaran  untuk membuang sampah di tempatnya. Ini adalah salah satu disiplin moral bahwa anak-anak di ajarkan. Kemudian rasa bertanggung jawab, kemanusiaan, amanah, dan lain-lain. Maka dari dasar-dasar perilaku itulah melahirkan karakter anak yang berkualitas baik.

Landasan moral yang tinggi memungkinkan seseorang untuk saling menghormati. Moral juga membentengi diri kita terhadap apa yang buruk. Jika kita membentengi diri kita dari terhadap kejahatan atau keburukan, kita menghindari kejahatan dan tetap bertindak dengan baik terlepas dari godaan. Untuk mempertahankan keharmonisan dalam hubungan sosial.

Norma juga ikut berkontribusi pada perilaku seseorang. Karena bisa dikatakan perubahan  yang paling berpengaruh pada karakter  seseorang adalah lingkungan.  Misalnya kita dapat melihat anak-anak dewasa ini mengikuti perkembangan  zaman modern dan tidak terbentangi  secara moral, agar mereka tidak melihat kejahatan sekarang ini.

Faktor lingkungan juga mempunyai berperan penting dalam karakter seseorang. Karena lebih mudah bagi seseorang untuk terlibat dalam perilaku buruk dan menghancurkan pendidikan moral yang telah diabaikan oleh mereka  sejak usia dini. 

Dengan  cara ini seseorang harus unggul dalam menemukan  lingkungan yang baik untuk ketahanan benteng dalam diri mereka dari segala kejahatan yang bisa merusak kepribadian mereka.

Banyak contoh perilaku buruk yang dilakukan oleh anak-anak zaman millennial Seperti remaja yang mabuk, anak-anak kecil yang sudah tahu online game, dan seterusnya. Hal ini disebabkan kurangnya penekanan pada pendidikan moral dalam diri anak-anak bahwa mereka terbawa  oleh arus modern yang tampannya memecahkan karakter mereka masa depan. 

Penanaman moral  yang lebih baik demi terbentuknya generasi baru yang  dari orang- orang yang tinggi atau unggul sangat dibutuhkan pada era sekarang ini. Jika dibiarkan seperti itu terus-menerus maka akan menghancurkan masa depan bangsa. 

Rakyat  Indonesia  ingin lebih baik dari sebelumnya  meningkatkan kualitas generasi  remaja dan anak-anak bahkan tidak menurunkannya kualitas bangsa.

Dengan melakukan  ini kita dapat membentuk generasi baru orang-orang yang unggul dalam hal karakter dan perilaku yang baik dengan di membentengi pendidikan moral yang tinggi.

Jangan biarkan hilangnya pendidikan moral membuat  bangsa merosotan dalam hal membentuk karakter seseorang dalam perilaku sehari-hari. Seseorang harus menerima  pendidikan moral yang diberikan kepadanya dengan menjadikannya sebuah benteng kejahatan yang menyerang diri mereka sendiri.

Pada dasarnya bahwa budaya  lebih tinggi dari pada ilmu pengetahuan. Dan budaya yang peduli dengan pendidikan moral yang ada dalam di satu sama lain.

Ayo kawan-kawan sahabatku semua marilah kita tumbuhkan lagi pengertian  mengenai pentingnya kemerosotan  pendidikan moral terhadap anak-anak  agar dapat mengembangkan karakter yang bajik dengan pendidikan moral yang tertanam dan bagaimana cari kita mengamalkan supaya ke depannya kemerosotan pendidikan moral di Indonesia setiap tahunnya menurun.

***

We are the only one who can change we, not others. So choose we college and study hard.