Pemain muda kebangsaan Skotlandia ini mengundang perhatian dunia dan menjadi idola baru untuk fans Chelsea terutama. Dengan umur 18 tahun, dia melakukan debut yang dibilang sangat bagus. 

Laga pertamanya bersama Chelsea senior saat lawan liverpool di Stamford Bridge dalam lanjutan babak kelima FA Cup yang diadakan pada Rabu (4/3) minggu lalu. Gilmour langsung dijadikan starter oleh Frank Lampard selaku pelatih Chelsea. Gilmour dipasang mungkin karena menggatikan absennya Kante karena sedang cedera. 

Ia dipasangkan menjadi gelandang bersama Kovacic dan Ross Barkley. Gilmour bermain sangat baik di laga tersebut, ia layaknya pemain yang sudah berpengalaman dan tidak demam panggung. 

Gilmour memiliki visi, passing, touch yang sangat baik dan tidak takut untuk berhadapan dengan gelandang yang lebih berpengalaman yang dimiliki Liverpool seperti Fabinho dan Lallana. Ia mencatatkan statistik dengan umpan passing 37 passes dengan akurasi pass 77%, 66 sentuhan, 5 tekel dan diataranya 2 sukses. 

Dalam laga ini The blues menang dengan skor 2-0, dua gol tersebut di cetak oleh Willian padan menit ke-13 dan Barkley pada menit ke-64. Pada laga ini Billy Gilmour dinobatkan sebagai man of the match karena penampilan yang bagus dan kinerja yang baik dalam 90 menit. Gilmour bisa mengatur saat menyerang maupun saat sedang bertahan selayaknya tugas seorang gelandang. 

Usai laga selesai Lampard memuji kinerja Billy Gilmour pada pertandingan tersebut. "Sungguh performa yang luar biasa untuk pemain muda. Ia tenang dalam lima atau 10 menit pertama," kata Lampard kepada BBC One.

"Ia adalah gambaran ke belakang dari seorang gelandang. Bisakah Anda menjejakkan kaki? Ya. Bisakah Anda membuat sudut untuk melepaskan operan? Ya. Tubuhnya kecil tapi memiliki kepribadian yang besar."

"Ia pantas menjadi sorotan publik setelah performa seperti itu." Tutur Lampard. Chelsea selanjutnya akan bertemu dengan 'The Foxes' yaitu Leicester City di babak selanjutnya FA Cup. 

Modal yang baik bagi Chelsea untuk mengadapi laga besok karena kepercayaan diri dari anak asuh dari Frank Lampard sedang tinggi dan memiliki trend positif.

Pada Minggu (8/3) kemaren, Chelsea bertanding melawan Everton di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Premier League Inggris pada pekan ke-29. Frank Lampard lagi-lagi menujuk dan mengandalkan Billy Gilmour sebagai gelandang sekaligus menjadikan sebagai starter. Dua pertandingan beturut-turut Gilmour menjadi starter karena Kante yang sedang cedara dan Jorginho yang terkena akumulasi kartu kuning. 

Pada laga ini Billy Gilmour memainkan laga debut nya di Premier League bersama Chelsea,Gilmour pasangkan dengan Mason Mount dan Ross Barkley dengan formasi andalan Chelsea yaitu 4-3-3. Chelsea yang bermain di hadapannya pendukung sendiri sangat mendominasi jalannya pertandingan. 

Babak pertana Chelsea membuka ke unggulan pada menit ke-14 Pedro Rodriguez memberikan umpan kepada Mount yang dituntaskan dengan tendangan ke arah pojok kanan penjaga gawang Jordan Pickford. 

Ross Barkley berperan penting terhadap gol kedua Chelsea dimana ia memberikan umpan terobosan ke Pedro dan dapat diselesaikan dingin dengan tendangan jarak dekat  oleh pria kebangsaan Spanyol ini. Kedudukan 2-0 untuk Chelsea bertahan hingga paruh babak kedua. 

Pada babak kedua Chelsea semakin enjoy dan sangat lepas permainan Chelsea dan tim tamu juga sangat bingung untuk membangun serangan dan sering buat kesalahan sendiri. 

Pada menit ke-51 serangan yang di bangun oleh Ross Barkley dan memberikan ke Willian dapat diselesaikan dengan tendangan yang keras kembali lagi ke arah pojok kanan Pickford 3-0 Chelsea unggul. Tak lama gol Willian berselang 3 menit, kembali lagi Chelsea memperlebar jarak skor dengan 4-0. Umpan silang yang diberikan Willian dapat di sodorkan langsung oleh striker yang sudah senior yaitu Oliver Giroud. 

Kedudukan 4-0 untuk The Blues bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjangnya berbunyi bertanda pertandingan sudah selesai. 

Pada laga ini Frank lampard juga menurunkan beberapa pemain muda selain Billy Gilmour(18) ada Armando Broja(18), Mason mount(21), Reece James (20), dan Tino Anjorin(18). Tetapi dalam pertandingan ini yang paling dominan yaitu 'The Scottish Xavi' Billy Gilmour julukan yang disebut oleh fans Chelsea. 

Lagi-lagi Billy Gilmour kembali menjadi man of the match di pertandingan ini. Dilansir dari Twitter Squawka Footbal, Billy Gilmour menyelesaikan lebih banyak umpan dari pemain lain dengan akurasi umpan 92,5%, 80 percobaan dan 74 umpan. 

Selesai pertandingan, Giroud dan Gilmour di interview dan Gilmour mengatakan "Ini menakjubkan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan". 

Lantas pelatih Chelsea Lampard juga memberikan tanggapan terhadap Gilmour keesekokan harinya. "Dia(Gilmour) telah membutikan kalau dirinya pantas mendapat kesempatan bermain. Kami memang memiliki beberapa pemain cedera dan larangan bermain di area yang sama, tapi itu bukan alasan saya memainkan Gilmour," ujar Lampard, melansirkan dari laman Sky Sports.