Apa itu Dark jokes?

Dark jokes artinya Candaan gelap atau Lelucon gelap. Maksudnya adalah lelucon yang bersifat tabu yang menuai pro dan kontra bagi masyarakat. Karena lelucon ini menyangkut dengan hal-hal seperti bencana, kematian, fisik seseorang, dan hal-hal lain yang menurut masyarakat tidak pantas untuk dibuat lelucon.

Menurut saya, Dark jokes tidak cocok di Indonesia. Karena kebanyakan dark jokes itu bersifat sarkas dan satir yang menyinggung. Seperti yang kita ketahui orang-orang Indonesia itu mudah tersinggung. Bahkan, ketika idola mereka dibilang jelek saja mereka tersinggung.

Berbeda dengan negara Amerika, disana orang-orang mempunyai kebebasan untuk berbicara atau biasa disebut Freedom of Speech. Sehingga ketika disana ada bencana atau peristiwa kurang mengenakkan, itu dijadikan candaan sama orang-orang sana dan bahkan tidak ada hukum yang melarang tentang itu.

Sebagian besar Komedian Indonesia juga tidak membawakan materi Dark jokes di acara-acara Stand up di televisi dan lebih memilih untuk membawakan materi Dark jokes di acara off air. Mengapa demikian, Karena ada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang memantau dan mereka tidak ingin ada hukum penyiaran yang dilanggar.

Salah satu Stand up komedian Indonesia yang terkenal sering membuat sebuah Dark jokes yang menuai kontroversi adalah Coki Pardede. Beberapa lelucon yang saya ingat ditayangkan di akun Youtube Majelis Lucu Indonesia dalam konten yang berjudul Pingin Siaran. “Ada yang tau makanan khas Afrika? Lumpur dan tanah.” salah satu lelucon yang dilontarkannya. Diepisode lain dia juga berkata “Mengapa orang barat cebok pake tisu? Kenapa tidak pake air? Daripada airnya mubazir tidak dipake mending disumbangkan ke orang-orang Afrika saja”. Jujur menurut saya itu lucu wkwkwkwk maaf receh. Terlepas dari leluconnya yang tidak pantas, tapi lelucon tersebut mengingatkan kepada kita bahwa masih banyak orang-orang diluar sana khususnya di Afrika, disana sedang mengalami krisis makanan dan air yang harus menjadi perhatian dunia.

Ada juga Stand up komedian yang sering membawakan materi Dark jokes disetiap perfomnya. Dani Aditya, adalah seorang penyandang disabilitas cerebral palsy (lumpuh otak), yang mengharuskannya duduk diatas kursi roda dalam kesehariannya. Uniknya, dark jokes yang dibawakannya merupakan lelucon tentang kekurangannya sendiri. Seperti keluhannya dia iri kepada orang yang bisa berjalan tetapi malas untuk berolahraga, penggemar berat sepakbola tapi tidak bisa ikut bermain, dan masih banyak lagi jokes-jokesnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Orang-orangpun tertawa ketika mendengar jokes-jokes yang disampaikannya.

Saya respect sama Mas Dani Aditya. Dia bisa berdamai dengan keadaannya dan tidak menyerah dalam menjalani hidup. Kekurangannya justru menjadi kelebihan dan membuahkan kesuksesan dalam karir standup komedinya.

Saya ada sepenggal cerita dan ini merupakan pengalaman pribadi saya. Singkat cerita, Pada waktu itu saya masih SD kelas 6. Jadi, saya dan beberapa teman sedang duduk di kursi depan kelas membicarakan tentang game-game terbaru di warnet. Sekedar info, Ayah saya meninggal ketika saya masih berumur 5 tahun. Nah, disela-sela pembicaraan ada satu teman yang tiba-tiba menanyakan ini, “Sid, bapakmu disana ngapain ya? Disana masuk surga atau neraka”. Disitu saya kaget “Lah kok tiba-tiba nanya itu?” tapi saya tidak langsung marah atau memukulnya. Karena jamannya masih bocah SD yang polos, saya bingung itu pertanyaan bercanda atau serius. Karena pada saat itu mereka yang mendengar tertawa dan saya juga ikut tertawa. Hanya saja saya tertawa dengan ada sedikit rasa tersinggung.

Pada saat umur semakin bertambah saya semakin sadar bahwa, tersinggung karena sebuah candaan itu manfaatnya apa sih? Sampai sekarang pun saya mencoba untuk membuang rasa ketersinggungan tersebut. Menurut saya tersinggung itu tidak ada gunanya, yaa walaupun kemungkinan untuk menghilangkan ketersinggungan itu kecil

Dark jokes memang tidak diperuntukkan ke semua orang, mau ngerti atau ngga dengan dark jokes yang disampaikan, opsinya cuma dua: ketawa atau bahkan marah karena jokes tersebut. Tentu saja dark jokes haruslah dilontarkan kepada orang dan situasi yang tepat. Karena jika sebuah dark jokes dilontarkan ke orang yang salah, bisa saja orang tersebut akan langsung tersinggung dan marah-marah. Orang-orang yang tertawa dengan sebuah dark jokes, mereka adalah orang-orang yang paham dengan maksud dari dark jokes yang disampaikan tersebut

Dark jokes semakin populer akhir-akhir ini, Tak terkecuali di media sosial tentunya. Seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan Tiktok. Sayapun mencari informasi mengapa dark jokes populer akhir-akhir ini, ternyata kepopuleran ini disebabkan warganet-warganet tiktok yang membuat sebuah lelucon gelap, lalu di kolom komentarnya dijisi oleh orang-orang yang membuat lelucon gelap juga dan ternyata jokes-jokesnya sampah setelah saya liat-liat.

Menurut saya, dark jokes tidak harus dipopulerkan. Mengapa demikian, karena sebuah dark jokes itu hanya dilontarkan pada situasu dan waktu yang tepat saja. Saya heran, mengapa mereka dengan mudahnya melontarkan jokes-jokes gelap dan isi lelucon mereka buat juga sampah. Padahal seperti yang kita ketahui, dark jokes itu merupakan lelucon yang bersifat tabu dan tidak layak untuk dijadikan jokes sehari-hari.