Polusi air memang hal yang tidak diinginkan oleh semua kalangan masyarakat. Walaupun begitu, masih ada beberapa masyarakat yang masih mencemari air. Itulah sebabnya mengapa kita harus mengetahui dampak-dampak apa saja yang terjadi saat polusi air agar setidaknya polusi air bisa berkurang.

Air banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti keperluan rumah tangga, perkantoran, industri, pertanian, peternakan, dan perikanan. Pencemaran air oleh berbagai jenis polutan akan menyebabkan air tidak dapat lagi digunakan untuk berbagai keperluan tersebut.

Menurut slideplayer.info, di pertanian dan perikanan, air digunakan untuk irigasi dan kolam perikanan, misalnya oleh senyawa anorganik, akan menyebabkan air tidak dapat digunakan lagi. Hal ini disebabkan karena senyawa anorganik dapat mengubah PH perairan secara drastis.

Perubahan PH tersebut dapat mematikan hewan dan tumbuhan. Selain itu, terdapat beberapa senyawa anorganik yang sifatnya beracun bagi hewan dan tumbuhan.

Menurut artikel ilmugeografi.com, polusi air bisa langsung berefek pada matinya binatang dan tumbuhan yang ada di air. Binatang dan tumbuhan merupakan kekayaan yang dimiliki oleh kehidupan air dan juga merupakan sumber makanan bagi manusia. Jika tidak ada binatang dan tumbuh-tumbuhan maka automatis kehidupan manusia juga tidak akan terpenuhi.

Kita dapat membandingkan air yang banyak binatang dan tumbuhannnya dengan air yang sedikit binatang dan tumbuhannya. Air yang banyak tumbuhan dan binatangnya akan lebih jernih dan juga lebih hidup. Oleh karena itulah bintang dan tumbuhan air memberikan banyak sekali manfaat bagi air tersebut.

Tumbuhan juga akan memberikan banyak stok oksigen di dalam air karena tumbuhan air pun juga melakukan fotosintesis sehingga membuat air seperti hidup. Selain itu, matinya binatang dan tumbuhan juga akan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia. Bagaimana pun juga tumbuhan dan binatang air merupakan sumber makanan bagi manusia.

Makhluk hidup yang ada di air dapat mati dikarenakan orang-orang sering menangkap ikan menggunakan bahan peledak atau menggunakan pukat harimau. Bisa juga dari tumpahan minyak dari kapal yang mengangkut bahan bakar.

Polusi air juga berdampak pada pemandangan air. Air yang sudah terpolusi akan tampak kotor, tidak sehat, keruh, dan mengalami perubahan pada warna. Air yang terkena polusi tidak akan jernih lagi seperti air yang masih murni. Air yang terkena polusi juga tidak sedap untuk dipandang.

Menurut ilmulingkungan.com, air menjadi kotor karena orang terbiasa membuang sampah di air. Limbah pabrik yang dialirkan ke air membuat air kotor dan tercemar.

Menurut thegorbalsla.com, polusi air pada akhirnya juga akan berdampak serius bagi kesehatan. Dalam hal ini air yang terkena polusi akan menjadi media hidup mikroba patogen. Selain itu, ini juga akan menjadi sarang serangga. Bahkan bisa menjadi sarang penyakit. Karena itulah polusi air sangat tidak baik untuk kesehatan.

Selain masalah kehidupan dan kesehatan manusia, dalam hal ini polusi air juga berdampak serius bagi kualitas tanah. Air pada dasarnya akan di serap oleh tanah. Oleh karena itu, ketika terjadi polusi air, maka tanah pun juga akan ikut tercemar. Jadi, sebaiknya hal ini di perhatikan dengan baik sehingga air maupun tanah tetaplah terjaga.

Dampak lainnya ialah timbulnya berbagai macam jenis penyakit. Penyakit-penyakit ini dapat menimpa manusia maupun makhluk hidup lainnya. Banyak sekali jenis penyakit yang dapat muncul akibat adanya polusi air. 

Sebagian penyakit yang sering muncul adalah penyakit kulit dan pencernaan. Hal ini karena selain dikonsumsi, air juga digunakan untuk membersihkan badan dan pakaian yang pada akhirnya akan digunakan pada badan.

Menurut dosenpendidikan.com, jumlah zat terlarut dalam air limbah akibat pencemaran akan menyebabkan penurunan kadar oksigen terlarut dalam air. Ini mengakibatkan kehidupan air terganggu. 

Karena kematian bakteri, proses pemurnian air limbah yang secara alamiah harus terjadi dalam air limbah juga terhambat. Panas dari industri juga akan berdampak kematian organisme, apabila air limbah tidak didinginkan terlebih dahulu.

Dengan meningkatnya jumlah zat organik dibuang ke lingkungan air, maka akan semakin tercemar perairan. Ini biasanya ditandai dengan bau yang sangat menyengat dan disamping tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan. Masalah limbah minyak atau lemak juga dapat mengurangi lingkungan estetika.

Sebaiknya, kita jangan mencemari air dengan tidak membuang sampah atau limbah. Jangan menggunakan bahan peledak atau pukat harimau sebagai alat untuk menangkap ikan karena dapat membunuh makhluk hidup laut.

Jika orang-orang sadar bahwa sampah atau limbah yang dibuangnya ke sungai dapat menimbulkan banyak kerugian untuk lingkungan atau orang itu sendiri, tentu mereka akan berhenti membuang sampah tersebut dan tidak akan ada lagi polusi air. 

Binatang dan tumbuhan air juga bisa hidup dengan tenang. Nelayan juga akan dengan mudah menangkap ikan yang nantinya akan dimakan oleh manusia seperti kita.