“Believe in yourself, take on your challenges, dig deep within yourself to conquer fears. Never let anyone bring you down. You got  to keep going”._Chantal Sutherland

            Berbicara di depan publik bukanlah hal yang mudah bukan? Apalagi bagi Anda yang sedang berjuang menjadi seorang publik figur. Memang bagi kebanyakan orang berbicara di depan publik tampaknya biasa-biasa saja, tapi tidak dengan mereka yang belum pernah berbicara di depan publik.

            Wajar-wajar saja jika demam panggung saat baru pertama kali berbicara di depan publik. Itu merupakan perasaaan manusiawi yang dialami semua orang. Tapi, bukankah Anda mendambakan perasaan itu hilang dari dalam diri Anda ketika berbicara di depan publik?

            Maka dari itu, bagaimana Anda bisa mendapatkan rasa percaya diri  saat tampil  berbicara di depan publik untuk pertama kalinya. Berikut merupakan delapan cara  yang dapat Anda pelajari dan  mungkin bisa Anda realisasikan ketika Anda ingin dan sedang  berbicara di depan publik. Delapan cara ini merupakan hasil pembacaan saya dari  Norman Canfield dalam  bukunya  “Dahsyatnya Kekuatan Berpikir Positif”. 

            Pertama: Tersenyumlah. 

            Senyum adalah cahaya yang menerangi dan memberi kenyamanan bagi semua orang. Tersenyum saat berbicara di depan publik seperti sebuah batu yang dilemparkan ke tengah  kolam yang tenang. Batu yang dilemparkan itu akan membentuk sebuah lingkaran kecil  dan ahkirnya melebar hingga ke  sedut kolam.

            Ini berarti bahwa senyum dapat merenggangkan, menetralisir, dan mendinginkan suasana. Tersenyumlah saat ingin dan sedang berbicara. Suasana yang sebelumnya kaku akan menjadi cair dengan senyuman Anda. Anda akan lebih leluasa dan penuh percaya diri saat berbicara. Jadi, tersenyumlah saat ingin dan sedang berbicara di depan publik.

          Kedua: Tatap Mata Lawan Bicara           

            Kadangkala banyak orang merasa tidak ada apa-apa ketika sedang berbicara di depan publik atau dengan lawan bicara yang memiliki pengetahuan luas. Tidak apa-apa bukan? Toh, semua orang memiliki tingkat intelektual dan kadar pengetahuannya masing-masing.

            Tetapi, jangan merasa malu saat Anda berada dalam suasana itu, berusahalah untuk tenang dan kendalikan diri. Yang lebih penting adalah tatap mata lawan bicara Anda saat berbicara.

             Secara psikologis dapat meningkatkan rasa percaya diri dan Anda akan mengerti bahwa semua orang sama apa pun status dan pengetahuan yang dimilikinya. Jadi berusahalah untuk tatap mata lawan bicara Anda ketika hendak dan sedang berbicara.

            Ketiga: Lupakan Standar Yang Ditetapkan Oleh Orang Lain

            Seringkali Anda diliputi perasaan cemas dan merasa diri tidak ada apa-apa dengan orang lain dan seringkali pula Anda terjebak pada statement orang lain “dia tidak bisa apa-apa”.  Semua ini mungkin disebabkan karena kemampuan dan talenta yang Anda miliki  hanya satu atau tidak sama sekali.

            Statement semacam itu dapat menjadi penghalang bagi Anda untuk terus mengembangkan dan mendapatkan rasa percaya diri Anda. Terlebih  ketika Anda berbicara di depan publik. Janganlah cemas Anda adalah tuan atas dirimu. Teruslah  belajarlah dan temukan kemampuan dalam diri Anda. Percaya diri itu tumbuh karena Anda tahu bahwa Anda bisa. Maka, affirmasilah dalam diri Anda bahwa Anda bisa dan Anda bisa setiap kali Anda tampil berbicara di depan publik.

            Keempat: Tampillah Serapi Mungkin

            Penampilan dapat menunjukkan jati diri dan status sosial Anda. Melalui penampilan Anda, orang lain dapat menilai siapa Anda sebenarnya. Tak hanya menunjukkan jati diri dan status sosial, penampilan yang bersih dan rapi membuat Anda tampil penuh percaya diri.

            Jadi, berusahalah untuk tetap tampil bersih dan serampi mungkin ketika ingin berbicara di depan publik. Penampilan yang serapi mungkin dapat membuat perasaan Anda bahagia dan Anda dapat berbicara dengan penuh percaya diri.

            Kelima: Reka Ulang

            Ini berhubungan dengan daya ingat Anda. Seringkali Anda sudah semaksimal menyiapkan  materi baik berupa teks maupun menghafal untuk nantinya dipresentasikan di depan publik. Namun, karena ketidakmampuan daya ingat Anda, membuat Anda melupakan sebagian isi materi.

            Maka reka ulang sangatlah penting bagi Anda yang ingin bicara di depan publik. Reka ulang berarti me-review kembali materi yang sudah Anda siapkan. Review-lah dalam  sepuluh menit sebelum Anda tampil ke depan publik untuk membicarakannya atau mempresentasikannya.

            Dengan reka ulang,  membuat Anda tetap konsisten dan bisa membuat Anda menghafal secara kompresensif materi yang Anda siapkan. Sehingga Anda dapat berbicara dengan penuh keyakinan dan tentu dengan tetap percaya diri.

            Keenam: Ikut Ambil Bagian

            Jadilah orang yang selalu aktif di mana dan kapan pun Anda berada. Aktif dalam bicara tentunya. Dalam situasi-siatuasi formal, seminar, webinar, diskusi, worshop, dan kegiatan sejenisnya, berusahalah untuk mendapatkan kesempatan berbicara.

            Dalam kesempatan-kesempatan  itu, berbicaralah bila diberi kesempatan, tanyalah apabila menurut Anda penting, sebab dengan begitu Anda akan semakin tampil penuh percaya diri. Karena Anda memulai dari setiap kesempatan-kesempatan yang ada.

            Bukankah setiap kesuksesan tumbuh dari kebiasaan? Untuk bisa sukses dan tampil bicara di depan publik dengan penuh percaya diri, mulailah aktif bicara  dari setiap kesempatan yang Anda alami.

            Ketujuh: Bicaralah perlahan

            Setiap  orang memiliki warna suara yang berbeda bukan? Ada yang keras, ada yang tegas, ada yang lembut, dan lain sebagainya. Perbedaan ini mau menunjukkan bahwa setiap orang adalah unik.

            Maka bagi Anda yang cenderung memiliki suara yang keras dan cenderung berbicara cepat, bicaralah perlahan saat Anda tampil di depan publik. Berbicaralah dengan tidak tergesa-gesa. Hal demikian supaya, apa yang Anda bicarakan dicerna dan dipahami oleh orang lain.

            Saat Anda bicara perlahan, itu akan membuat Anda semakin percaya diri karena Anda yakin dan percaya bahwa apa yang Anda bicarakan itu logis dan masuk akal. Sehingga dengan demikian dipahami oleh orang lain.

            Kedelapan: Tentukan Langkah Selanjutnya.

            Rasa percaya diri tumbuh dalam diri Anda karena Anda sering tampil berbicara di depan publik. Jadi,berusahalah untuk terus dan terus tampil. Jangan hanya sekali tetapi berulang kali. Memfaatkan kesempatan dan jadilah diri sendiri.

            Susunlah daftar berapa kali Anda tampil berbicara di depan publik. Berapa kali kesalahan yang Anda lakukan saat berbicara di depan publik, dan berapa kali isi materi yang Anda lupakan saat berbicara di depan publik. Ini dapat membantu Anda, supaya langkah selanjutnya ketika Anda tampil Anda dapat memperbaiki, sehingga Anda bisa tampil penuh percaya diri dan penuh daya tarik.  

            Ahkirnya  fallow your dreams, believe in yourself, and don’t give up. Jadilah yang terbaik bagi diri Anda dan orang lain. Tampilah dan berbicaralah di depan publik dengan penuh percaya diri dan yakinlah bahwa Anda bisa.