Sebuah kejadian tidak menyenangkan dialami oleh William dan juga Anthony. Kedua caleg dari DPRD Provinsi DKI Jakarta dengan fraksi Partai Solidaritas Indonesia ini mengalami sebuah tekanan, khususnya di dalam perjuangan mereka membuka anggaran yang janggal. 

Kedua orang ini disalahkan oleh anggota legislatif lainnya mereka dianggap membocorkan rahasia dan jerawat-jerawat yang ada di dalam DPRD DKI Jakarta. 

William dipersalahkan bahkan oleh badan kehormatan karena terbukti membongkar anggaran yang tidak pada komisinya. Dan sekarang Anthony yang menjadi korban kekejaman para senior yang bercokol sudah lama sebelum PSI masuk ke kursi DPRD.

Anthony Winza disemprot oleh ibu Cinta Mega yang datang dari PDIP karena dituding membongkar kejanggalan anggaran yang ia pegang kertasnya.

Di dalam rapat pembahasan anggaran, Anthony menemukan suatu kejanggalan, yakni nilai komputer yang harganya fantastis dan tidak masuk akal, yakni 128 miliar. Lantas Anthony mempertanyakan mekanisme bagaimana angka tersebut bisa muncul dari atas kertas itu.

Kalau ditanya muncul bagaimana, ya pasti karena ini tinta printernya. Tapi yang dipertanyakan ya tentu bukan urusan tinta yang mencetak angka ratusan miliar itu. Ia mempertanyakan bagaimana proses penganggaran sehingga memunculkan angka 128 miliar untuk unit komputer yang jumlahnya tidak banyak. 

Spek macam apa yang dibutuhkan untuk menghasilkan komputer senilai 128 miliar? 

Keributan yang nyaris masuk ke adu jotos antara Anthony dan Cinta Mega sebenarnya terjadi bukan secara nyambung. Ada hal yang menjadi pembahasan rapat pada saat itu adalah mengenai air dan juga PDAM. 

Tapi mengapa Ibu Cinta Mega malah membahas tentang Anthony yang dituding membuka anggaran kepada publik? Curiga bahwa memang Cinta Mega ini sudah gerah dengan kelakuan "nakal" dari Anthony dan orang-orang PSI lainnya seperti William Viani Justin dan lain-lain.

Seharusnya Cinta Mega tahu bahwa kelakuannya ini tidak akan mendapat simpati publik. Yang ia dapatkan adalah antipati publik. Malah publik antipati kepada PDIP secara lebih luas lagi.

Saya heran, sekaligus terganggu dengan tindakan Cinta Mega yang merugikan PDIP. Dan kekhawatiran saya terbukti bahwa PDIP yang menjadi objek sasaran tembak dari publik karena tindakan yang tidak terpuji dari ibu Cinta ini. 

Dan harus diakui bahwa PSI yang masih baru itulah yang mendapat keuntungan dari tindakan Cinta Mega ini. Kelakuan Ibu Cinta Mega ini justru malah menjadi umpan lambung untuk PSSI masuk ke Senayan pada tahun 2024.

Saran saya kepada Grace Natalie adalah ucapkan terima kasih kepada PDIP bahwa dia sudah menginvestasikan dukungannya kepada Partai Solidaritas Indonesia. Cinta Mega ini bisa menjadi seorang yang mengampanyekan PSI untuk tahun 2024. 

Senayan ada di depan mata, maka saya sarankan PSI untuk bermain cantik dan terus memberitakan kebenaran dan membongkar anggaran-anggaran palsu. Selama ini publik tidak pernah diperlihatkan dengan kinerja anggota DPRD DKI Jakarta yang begitu luar biasa, seperti apa yang dikerjakan oleh Pak Ahok saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hasilnya begitu memuaskan dan begitu memberikan pengharapan bagi rakyat Jakarta, khususnya di dalam pelayanan publik.

Saya melihat bahwa Tuhan itu cukup baik dan ia bahkan sangat baik karena memberikan pengganti dari Pak Ahok seorang diri, yaitu beberapa anggota legislatif yang ada. Terimalah umpan lambung dari PDIP dan saya berharap tahun 2024 PSI bisa menggolkan tujuan mereka untuk menjalankan sumpah dari rakyat Indonesia.

Ayo berjuang terus, kami akan terus sampaikan bahwa PS ini layak dipilih dan layak menjadi panutan bagi rakyat Indonesia. Perjuangan kalian tidak akan sia-sia jika itu dikerjakan untuk rakyat.

Saya menunggu gebrakan-gebrakan lain dari orang-orang PSI yang ada di DPRD masing-masing wilayah. Gebrakan PSI membuat Indonesia lebih maju, bukan seperti PKS yang malah merusak bangsa ini.

Teruslah berjuang dan semoga amanah. Ibu Pertiwi menolong kalian. Tuhan memberikan kalian kekuatan. Karena korupsi adalah racun bagi bangsa ini, bukan oleh pembangunan seperti yang dikatakan oleh orang itu.

Perjuangkanlah keterbukaan anggaran dan transparansi untuk diperlihatkan kepada publik. Karena kami percaya bahwa laporan yang terbuka adalah perjuangan yang patut kita dukung.

William dan Anthony patut dicontoh oleh masyarakat luas, khususnya anggota DPRD. Jangan mau kalah dan dikalahkan oleh para senior senior yang sudah hidup di dalam zona nyaman tersebut. Kalian orang baru haruslah menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai perwakilan bangsa ini.

Semoga pekerjaan kalian ini boleh sukses dan mendapatkan pengakuan dari rakyat. Karena keterbukaan adalah sebuah keniscayaan. 

Membongkar anggaran ke publik itu bukan hanya benar, namun itu adalah salah satu bentuk ibadah yang paling kontekstual di kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Jangan mengatakan kalian beragama jika negara saja tidak becus.